Tiga Guru Besar Al Hidayah Dikukuhkan, Pengurus DPD Lampung Raih Gelar Profesor di UIN Raden Intan
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Bandar Lampung, INC MEDIA – Tiga Guru Besar Al Hidayah menjadi sorotan dalam Sidang Senat Terbuka Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang digelar di Ballroom UIN Raden Intan Lampung, Minggu (26/7/2026). Dari total 16 profesor yang resmi dikukuhkan, tiga di antaranya merupakan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al Hidayah Provinsi Lampung.
Momentum tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pengajian Al Hidayah Provinsi Lampung. Pengukuhan itu tidak hanya menandai pencapaian akademik tertinggi bagi para dosen, tetapi juga mempertegas kontribusi mereka dalam memperkuat pendidikan tinggi, pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tiga Guru Besar Al Hidayah Resmi Dikukuhkan
Tiga pengurus DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Lampung yang resmi menyandang gelar profesor, yakni:
- Prof. Dr. Hj. Rini Setiawati, S.Ag., M.Sos.I., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pengembangan Masyarakat Islam.
- Prof. Dr. Hj. Eti Hadiati, M.Pd., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Islam.
- Prof. Dr. Hj. Heni Noviarita, S.E., M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Keuangan Syariah.
Pengukuhan ketiganya memperlihatkan komitmen akademisi Lampung dalam menghasilkan pemikiran ilmiah yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. Kehadiran profesor baru juga diharapkan memperkuat kualitas pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua DPD Al Hidayah: Menjadi Inspirasi bagi Kader
Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Lampung, Hj. Ariyah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ketiga pengurus menjadi guru besar merupakan bukti bahwa kader Al Hidayah terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Provinsi Lampung.
“Kami mengucapkan selamat kepada ketiga pengurus DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi lampung yang telah dikukuhkan sebagai guru besar. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjadi inspirasi bagi kader Al Hidayah lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi kader Al Hidayah lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, profesionalisme, serta pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai bidang keilmuan.
Guru Besar Memikul Amanah Pengembangan Ilmu
Salah satu profesor yang dikukuhkan, Prof. Dr. Hj. Rini Setiawati, S.Ag., M.Sos.I., menegaskan bahwa jabatan guru besar bukan sekadar prestasi akademik, melainkan amanah besar untuk terus menghasilkan karya ilmiah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengukuhan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkarya melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga ilmu yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat yang luas, khususnya bagi pembangunan di Provinsi Lampung,” katanya.
Pernyataan tersebut mencerminkan peran strategis seorang profesor sebagai penggerak inovasi, pembimbing generasi muda, sekaligus mitra masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan melalui pendekatan ilmiah.
Rektor UIN: Profesor Bukan Akhir Perjalanan Akademik
Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mengingatkan bahwa jabatan profesor bukanlah garis akhir dalam perjalanan akademik seseorang.
“Kesuksesan yang telah dicapai hari ini bukanlah titik akhir. Masih banyak pengabdian dan partisipasi yang menanti para guru besar, baik di dunia pendidikan, lembaga sosial kemasyarakatan, dunia usaha, maupun sektor-sektor lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepakaran seorang profesor akan memiliki nilai yang jauh lebih besar apabila mampu memberikan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat melalui riset, inovasi, dan pengabdian yang berkelanjutan.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, keluarga para profesor, pengurus DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Lampung, serta tamu undangan dari berbagai instansi. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol dukungan terhadap kemajuan pendidikan tinggi dan penguatan peran akademisi dalam pembangunan bangsa.| Red
- Penulis: Haris Efendi




