Kapolda Aceh Ajak Polwan Perkuat Integritas dan Pengabdian di Hari Jadi ke-78
- account_circle Helmy
- calendar_month 53 menit yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA — Kapolda Aceh ajak Polwan memperkuat profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian dalam momentum Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan). Pesan tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan kepada seluruh Polwan jajaran Polda Aceh.
Arahan itu berlangsung di Gedung Meuligoe Polda Aceh, Senin, 31 Agustus 2026. Kapolda menegaskan bahwa Polwan memiliki posisi strategis dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda Aceh Ajak Polwan Jaga Profesionalisme
Ruddi meminta seluruh Polwan menjalankan tugas secara profesional sekaligus mengedepankan pendekatan humanis. Menurutnya, kualitas pelayanan anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari integritas dan sikap dalam menghadapi masyarakat.
Kapolda juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dan kehidupan keluarga. Bagi anggota Polwan, keluarga dapat menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Jadikan keluarga sebagai sumber kekuatan dalam pengabdian. Ketika bertugas laksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan ketika di rumah hadir sebagai pribadi yang memberikan ketenangan, perhatian dan keteladanan,” pesan Ruddi saat memberikan arahan kepada Polwan di Gedung Meuligoe Polda Aceh, Senin, 31 Agustus 2026.
Polwan Diminta Responsif Hadapi Persoalan Masyarakat
Kapolda Aceh ajak Polwan meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mendorong Polwan membangun komunikasi serta sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting agar kehadiran Polri tidak hanya terlihat ketika terjadi persoalan, tetapi juga mampu membangun pencegahan dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Peran Polwan juga menjadi penting dalam menangani perkara yang melibatkan perempuan dan anak, terutama korban kekerasan.
Dalam kondisi tersebut, Kapolda meminta Polwan mengedepankan pendekatan humanis. Korban harus memperoleh rasa aman, perlindungan, serta pelayanan yang layak selama menjalani proses penanganan.
Pendekatan yang humanis juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Integritas dan Kehormatan Institusi Harus Dijaga
Selain pelayanan masyarakat, Ruddi mengingatkan seluruh Polwan agar konsisten menjaga disiplin, integritas, dan kehormatan institusi.
Ia menekankan bahwa perilaku anggota Polri tidak hanya menjadi perhatian ketika berada dalam lingkungan kedinasan. Sikap anggota di luar tugas juga dapat memengaruhi citra pribadi sekaligus nama baik institusi.
Karena itu, Kapolda meminta seluruh Polwan menggunakan media sosial secara bijak. Setiap unggahan, komentar, maupun aktivitas di ruang digital perlu dipertimbangkan secara matang agar tidak menimbulkan persoalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah tingginya penggunaan media sosial. Anggota Polri dituntut memahami bahwa ruang digital tetap membawa konsekuensi terhadap profesionalisme dan citra kepolisian.
Prestasi Polwan Polda Aceh Jadi Modal Pengabdian
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah diraih Polwan Polda Aceh.
Prestasi itu diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian personal maupun institusional. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi pemicu bagi seluruh Polwan untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kualitas pengabdian.
Momentum Hari Jadi ke-78 Polwan pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni. Kapolda mendorong seluruh Polwan menjadikannya sebagai titik evaluasi sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas.
Hari Jadi ke-78 Jadi Momentum Perkuat Pengabdian
Mengakhiri arahannya, Kapolda Aceh mengajak seluruh Polwan terus berkembang menjadi personel yang profesional, tangguh, berintegritas, dan humanis.
Ia berharap Polwan Polda Aceh semakin mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Polri dan masyarakat Aceh.
“Teruslah menjadi Polwan yang anggun, tangguh dan luar biasa. Jaga integritas diri, keharmonisan keluarga dan nama baik institusi. Teruslah memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Ibu Asuh Polwan Polda Aceh, Wakapolda Aceh beserta ibu, Irwasda Polda Aceh beserta ibu, Karo SDM Polda Aceh beserta ibu, Kabidpropam Polda Aceh beserta ibu, Pakor Polwan Polda Aceh serta seluruh Polwan jajaran Polda Aceh.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy







