Breaking News
light_mode

Kebakaran Lahan Kosong Bekas PMI Kedawung Cepat Ditangani, Kapolsek Turun Langsung ke TKP

  • account_circle Asep Suparman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

CIREBON KOTA, INC MEDIAKebakaran lahan kosong terjadi di area bekas bangunan PMI Kabupaten Cirebon, Jalan Widarasari RT 06 RW 03, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/09/2026) malam. Tumpukan sampah yang berada di lokasi membuat api sempat meluas sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.35 WIB. Setelah menerima laporan, Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. bersama Kanit Reskrim, piket Reskrim, piket QR Polsek Kedawung dan Babinsa Sutawinangun langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Dok.foto/INC MEDIA: Petugas gabungan Polsek Kedawung, TNI, dan Damkar Kabupaten Cirebon berada di lokasi kebakaran lahan kosong bekas bangunan PMI di Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Sabtu (12/09/2026) malam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB.

Petugas melakukan pengecekan untuk memastikan titik api dan kondisi sekitar. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Cirebon agar proses pemadaman berlangsung cepat dan mencegah api merambat ke area lainnya.

Kronologi Kebakaran Lahan Kosong Bekas PMI

Berdasarkan keterangan saksi Kabil, 66 tahun, seorang pedagang yang berdomisili di Desa Sutawinangun, aktivitas pembakaran sampah sudah terlihat sejak sore hari.

Kabil menerangkan, sekitar pukul 15.00 WIB dirinya melintas di sekitar lokasi. Saat itu, ia melihat seorang warga membuang sampah kemudian membakar tumpukan sampah tersebut.

Api yang semula berasal dari tumpukan sampah kemudian membesar. Kabil bersama Ketua RT setempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Upaya tersebut sempat membuat api padam. Namun, bara api ternyata masih menyala di bagian bawah tumpukan sampah.

Kondisi itu menjadi persoalan karena bara yang belum sepenuhnya padam kembali memicu api. Selanjutnya, api berkembang dan membakar area kosong di sekitar bekas bangunan PMI Kabupaten Cirebon.

Kebakaran Lahan Kosong Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

Saksi lainnya, Riki Uman Nugraha, 37 tahun, seorang wiraswasta yang berdomisili di Desa Sutawinangun, mengaku mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 20.00 WIB.

Riki memperoleh informasi mengenai kebakaran di area bekas kantor PMI Kabupaten Cirebon. Menurut keterangannya, lokasi tersebut selama ini digunakan warga sekitar sebagai tempat pembuangan sampah.

Ia juga menyebut adanya dugaan warga membakar sampah tanpa melakukan pengawasan hingga api akhirnya meluas.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, Riki langsung menghubungi Polsek Kedawung dan Damkar Kabupaten Cirebon. Laporan tersebut kemudian segera ditindaklanjuti petugas.

Kapolsek Kedawung Turun Langsung ke Lokasi

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. bersama personel langsung melakukan pengecekan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak lebih luas.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cirebon kemudian mengerahkan satu unit kendaraan Damkar dengan nomor polisi E 9984 H.

Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar area kosong dengan luas sekitar 150 meter persegi. Setelah proses pemadaman berlangsung, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi juga menyebut tidak terdapat kerugian materiil yang dilaporkan.

Kapolsek Imbau Warga Tak Membakar Sampah Sembarangan

Kompol Ahmad Nasori menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam menghadapi kebakaran. Terlebih, lokasi kejadian dipenuhi tumpukan sampah dan material yang mudah terbakar.

“Begitu menerima informasi, kami langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Cirebon. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB dan tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil,” ujarnya.

Kapolsek juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat melakukan aktivitas pembakaran sampah di ruang terbuka.

Menurutnya, api yang terlihat kecil tetap berpotensi menimbulkan kebakaran apabila ditinggalkan sebelum benar-benar padam. Bara yang tersisa di bawah tumpukan sampah dapat kembali menyala dan memicu api lebih besar.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak membakar sampah sembarangan dan selalu memperhatikan potensi kebakaran di lingkungan sekitar. Apabila melihat kebakaran atau mengetahui adanya kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar petugas dapat melakukan penanganan dengan cepat,” tegas Kompol Ahmad Nasori.

Peristiwa kebakaran lahan kosong tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan dapat memicu risiko serius. Kesadaran masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam menjadi bagian penting dalam mencegah kejadian serupa.

 

  • Penulis: Asep Suparman

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dobrak Rumah Janda di Tanjung Bintang, Pelaku Rampas HP dan Tinggalkan Luka

    Dobrak Rumah Janda di Tanjung Bintang, Pelaku Rampas HP dan Tinggalkan Luka

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Sebuah peristiwa pencurian disertai kekerasan terjadi di Dusun IV A RT/RW 001/007 Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, Aprianingsih Binti Suparno, mengalami kerugian materiil dan luka-luka akibat aksi pelaku yang diidentifikasi sebagai Sutanto. Menurut keterangan korban dalam laporan […]

  • Perdamaian Diuji, Badan Kehormatan dan PKS Didesak Evaluasi Etik Anggota DPRD Lampung Selatan

    Perdamaian Diuji, Badan Kehormatan dan PKS Didesak Evaluasi Etik Anggota DPRD Lampung Selatan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Perdamaian Diuji dalam sengketa batas lahan antara Suinah dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari PKS, Imam Rohadi. Meski Surat Pernyataan Perdamaian diteken pada 1 November 2025, realisasi pembongkaran pagar yang menjadi inti kesepakatan belum sepenuhnya terlaksana hingga pertengahan Februari 2026. Situasi ini memantik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan tentang […]

  • Sat Resnarkoba Polres Pesawaran Ungkap Kasus Narkoba, Amankan Pelaku dengan Barang bukti Sabu

    Sat Resnarkoba Polres Pesawaran Ungkap Kasus Narkoba, Amankan Pelaku dengan Barang bukti Sabu

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, (INC Media) — Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Dan amankan Seorang tersangka berinisial AS (36), warga Kota Metro, pada Sabtu (4/1/2025). AS ditangkap sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi penyimpanan barang haram tersebut, […]

  • ASN Brebes Terlibat Presensi Fiktif, 3.000 Pegawai Terancam Sanksi Berat

    ASN Brebes Terlibat Presensi Fiktif, 3.000 Pegawai Terancam Sanksi Berat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dugaan Presensi Fiktif Gegerkan ASN Brebes Jakarta, INC MEDIA — ASN Brebes kembali menjadi sorotan setelah ribuan aparatur sipil negara (ASN) diduga terlibat praktik presensi fiktif. Kasus ini mencuat usai pemerintah daerah menemukan indikasi manipulasi kehadiran yang dilakukan secara tidak sah dalam sistem absensi pegawai. Temuan tersebut memicu langkah tegas dari pemerintah daerah. Sedikitnya 3.000 […]

  • Rombongan Massa dari Jakarta Datangi Kampus Malahayati, Polisi Imbau Penyelesaian Damai

    Rombongan Massa dari Jakarta Datangi Kampus Malahayati, Polisi Imbau Penyelesaian Damai

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung (incmedia.site) – Situasi di Kampus Malahayati, Kota Bandar Lampung, masih belum menemui titik terang setelah rombongan massa dari Tanjung Priuk, Jakarta, tiba pada Minggu (2/3/2025) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB. Sekitar 200 orang dari Yayasan Teknologi Bandar Lampung datang dengan menggunakan tiga unit bus, diduga untuk mengambil alih aset kampus yang masih dikuasai […]

  • PETI Waykanan Disorot, ALAM BAKA Desak Aktor di Balik Tambang Ilegal Diusut

    PETI Waykanan Disorot, ALAM BAKA Desak Aktor di Balik Tambang Ilegal Diusut

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    PETI Waykanan Jadi Sorotan JAKARTA, INC MEDIA — PETI Waykanan kembali menjadi sorotan setelah Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran (ALAM BAKA) menggelar aksi unjuk rasa di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Mereka mendesak aparat penegak hukum tidak hanya memproses pekerja tambang di lapangan, tetapi juga menelusuri pihak yang diduga berada di balik aktivitas […]

expand_less