Breaking News

Tegas! Polresta Bekuk Pelaku Pungli Pasar gudang lelang, Warga Sambut dengan Apresiasi

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
  • print Cetak

Bandar Lampung, INC MEDIA – Aksi tegas Polresta Bandar Lampung dalam menindak praktik premanisme kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Dua pelaku pungutan liar (pungli), berinisial S (71) dan D (37)—yang merupakan ayah dan anak—berhasil diamankan saat melakukan pungutan ilegal di Pasar Gudang Lelang, Telukbetung Selatan, Selasa (13/5/2025) pagi.

Foto Dok. Haris Efendi : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Keduanya diamankan dalam Operasi Pekat Krakatau 2025, setelah polisi menerima laporan dari masyarakat dan PT. Cahaya Karunia Baru (CKB), perusahaan pengelola pasar tersebut.

BACA JUGA : Polri Tuntaskan 3.326 Kasus Premanisme dalam Sepekan, Iklim Investasi Nasional Dijaga Ketat

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, AKP Dhedi Ardi Putra, penangkapan dilakukan setelah petugas memergoki keduanya sedang memungut uang dari para pedagang kios tanpa wewenang yang sah. Barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp488.500 turut diamankan dalam operasi tersebut.

“Meski telah diberhentikan dari perusahaan pada Februari 2025, S tetap melakukan pungutan liar dengan dalih membayar listrik dan kebersihan pasar,” ungkap AKP Dhedi.

Menejer PT. CKB, Edi Aman, menyatakan bahwa S dipecat karena telah melakukan pelanggaran berat, termasuk tidak mematuhi aturan perusahaan, berperilaku anarkis, dan bahkan mengancam akan membunuh.

“Kerugian perusahaan akibat ulah S dan anaknya sampai hari ini mencapai Rp 40.843.000. Ini uang dari para pedagang yang seharusnya masuk ke perusahaan sebagai pengelola resmi,” ujar Edi.

Dana tersebut, menurutnya, sangat vital untuk operasional pasar. Di antaranya digunakan untuk membayar retribusi ke Dinas Perdagangan dan Dinas Kebersihan, gaji karyawan, listrik tiga titik, iuran BPJS Ketenagakerjaan, pajak, wifi, perlengkapan kantor, serta perawatan pasar.

Edi menambahkan bahwa perusahaan telah lama memberitahu para pedagang bahwa S sudah tidak lagi bekerja di CKB. Namun, tindakan intimidatif dan kasar dari yang bersangkutan membuat banyak pedagang takut melawan.

“Kami khawatir terjadi bentrok fisik jika kami cegah langsung. Maka dari itu, kami laporkan ke polisi,” ungkapnya.

BACA JUGA : Indonesia Ambil Peran Global dalam Uji Klinis Vaksin TBC Bill Gates, Aman dan Diawasi WHO

Penangkapan ini disambut lega oleh para pedagang. Dalam video yang beredar, terlihat banyak pedagang mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan agar pasar tetap aman dari premanisme.

“Saya bersyukur. Sekarang kami merasa lebih tenang. Kami siap bayar iuran ke pengelola resmi, asalkan bisa berdagang dengan aman,” ujar salah satu pedagang pria dalam video.

Video lain memperlihatkan seorang wanita berhijab yang tak kalah lantang menyuarakan apresiasinya.

“Terima kasih banyak kepada Polresta Bandar Lampung yang sudah menindak tegas premanisme di pasar kami. Sekarang kami merasa jauh lebih nyaman. Semoga semua proses ke depannya lancar,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Pihak PT CKB sendiri berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan dan pengawasan di lingkungan pasar ke depannya. Edi pun berharap agar aparat penegak hukum dapat terus memberikan rasa aman dan perlindungan kepada para pedagang.

Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan mendalam di Polresta Bandar Lampung. Polisi juga menyelidiki lebih lanjut kemungkinan adanya unsur pemerasan atau ancaman dalam tindakan mereka.

(Hrs)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Pelarian Kelik, Pembunuh Siti Sulasih: Tertangkap Saat Tidur, Ditembak Saat Melawan

    Akhir Pelarian Kelik, Pembunuh Siti Sulasih: Tertangkap Saat Tidur, Ditembak Saat Melawan

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Tabir kelam di balik kematian tragis Siti Sulasih (31), warga Dusun Purwodadi, Kecamatan Natar, akhirnya terkuak. Perempuan malang itu ditemukan tak bernyawa di tengah rimbunnya perkebunan karet, Sabtu 24 Mei 2025 lalu. Mulut dan tangannya terikat, tubuh terbujur kaku dalam sunyi yang mencekam—sebuah akhir hidup yang begitu memilukan. Hari kelam […]

  • Wakapolda Lampung Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

    Wakapolda Lampung Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung (incmedia.site) – Polda Lampung menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tahun 2025 di Lapangan Apel Mapolda Lampung, Senin (17/2/2025).  Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) dalam kegiatan yang dihadiri oleh para pejabat utama (PJU) Polda Lampung dan seluruh personel. Dalam amanatnya, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menegaskan bahwa upacara ini […]

  • Gudang BBM Ilegal Terbakar di Tanjung Bintang, Warga Desak Aparat Turun Tangan

    Gudang BBM Ilegal Terbakar di Tanjung Bintang, Warga Desak Aparat Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Gudang BBM Ilegal Terbakar di Tanjung Bintang, Damkar Berjibaku Jinakkan Api Lampung Selatan, INC MEDIA – Gudang BBM ilegal terbakar di wilayah Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik karena lokasi gudang berada di dekat permukiman warga dan hanya memiliki satu akses jalan keluar-masuk. […]

  • Kenali Tanda Whatsapp Disadap dari Jauh dan Cara Hentikan

    Kenali Tanda Whatsapp Disadap dari Jauh dan Cara Hentikan

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INC MEDIA — Kasus penyadapan WhatsApp marak terjadi. Korbannya tanpa sadar bahwa akun WhatsApp mereka dipantau dari jauh oleh para penjahat siber. Namun sebenarnya ada tanda yang bisa Anda disadari saat WhatsApp dibajak atau disadap. Jika sudah menyadarinya tak usah panik karena, karena cara untuk menghentikan penyadapan yang terjadi pada WhatsApp. Baca Juga: Sistem Gig Economy […]

  • Lisa Mariana Akui Berbohong, Anaknya Bukan Anak Ridwan Kamil

    Lisa Mariana Akui Berbohong, Anaknya Bukan Anak Ridwan Kamil

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandung, INC MEDIA,  – Isu mengenai dugaan perselingkuhan antara mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dengan selebgram Lisa Mariana akhirnya menemukan titik terang. Lisa akhirnya mengakui bahwa ia telah berbohong mengenai klaim bahwa anak yang dikandungnya adalah anak Ridwan Kamil. Pengakuan ini terungkap dalam unggahan Instagram Story selebgram Ayu Aulia pada Minggu, 30 Maret 2025. […]

  • FORMADES Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Peredaran Pupuk Palsu

    FORMADES Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Peredaran Pupuk Palsu

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA,  – Forum Membangun Desa (FORMADES) mengecam keras peredaran pupuk palsu yang telah merugikan petani hingga Rp 3,2 triliun. Kasus ini dianggap sebagai bentuk kejahatan serius yang mengancam keberlanjutan sektor pertanian, sekaligus memukul perekonomian petani yang sudah tertekan oleh berbagai persoalan lain seperti kelangkaan pupuk subsidi, rendahnya harga hasil tani, dan tingginya biaya produksi. […]

expand_less