Breaking News
light_mode

KPK Sita Aset Rp9 Miliar Terkait Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim: Penyidik Ungkap Lokasi Tersangka

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • print Cetak

Jakarta, INC MEDIA — Dalam upaya pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap enam aset bernilai Rp9 miliar pada 12-15 Mei 2025. Aset-aset ini terkait dengan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk anggaran tahun 2019-2022.

Foto Dok. Haris Efendi : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa aset yang disita terdiri dari tiga bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Kota Surabaya, satu unit apartemen di Kota Malang, serta dua lokasi lainnya, yakni tanah dan bangunan di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Banyuwangi.

“Penyitaan dilakukan karena diduga aset-aset tersebut diperoleh dari hasil tindak pidana terkait dengan perkara itu,” ungkap Budi Prasetyo, sebagaimana dilaporkan oleh Antara.

BACA JUGA : Dugaan Bansos Disalahgunakan, Warga Mengamuk: Rumah Kepala Kampung Dibakar Usai Pembunuhan Viral

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa langkah penyitaan ini merupakan bagian dari upaya maksimal KPK untuk memulihkan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi tersebut.

Pada 12 Juli 2024, KPK telah mengumumkan penetapan 21 orang tersangka dalam kasus ini. Dari jumlah tersebut, empat orang di antaranya merupakan tersangka penerima suap, sementara 17 orang lainnya berstatus sebagai tersangka pemberi suap.

Tiga dari empat tersangka penerima suap adalah pejabat negara, sementara satu orang lainnya merupakan staf dari penyelenggara negara. Di sisi lain, sebanyak 15 tersangka pemberi suap berasal dari pihak swasta, sementara dua lainnya adalah penyelenggara negara.

KPK Geledah Tujuh Lokasi Terkait Kasus Dana Hibah Jatim

Sebagai bagian dari penyidikan lebih lanjut, KPK sebelumnya menggeledah tujuh lokasi antara 14 hingga 16 April 2025, terkait dugaan korupsi pengelolaan dana hibah pokmas. Penggeledahan ini mencakup beberapa tempat di Kota Surabaya, termasuk rumah pribadi dan kantor milik Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.

BACA JUGA : Pelaku Pembunuhan Telah Diamankan, Polisi Himbau Masyarakat Lampung Tengah Untuk Tetap Tenang

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan bahwa tiga lokasi yang digeledah pada Senin, 14 April 2025, merupakan rumah pribadi, salah satunya milik La Nyalla Mahmud Mattalitti, anggota DPD RI. Pada hari berikutnya, Tessa menambahkan, penyidik juga menggeledah sebuah kantor di Kota Surabaya yang terkait dengan KONI Jatim.

Kemudian, pada Rabu, 16 April, KPK kembali melakukan penggeledahan di tiga rumah pribadi di lokasi berbeda, di mana sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik berhasil disita. Tessa mengungkapkan bahwa penyidik KPK belum merinci dokumen dan barang bukti elektronik tersebut diperoleh dari lokasi mana saja.

(Redaksi)*

 

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdukcapil Kembali Akan Rekam Data Kependudukan Anomali WBP Lapas Rajabasa

    Disdukcapil Kembali Akan Rekam Data Kependudukan Anomali WBP Lapas Rajabasa

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard

  • Menantu Bacok Ibu Mertua di Lampung Selatan, Berujung Maut

    Menantu Bacok Ibu Mertua di Lampung Selatan, Berujung Maut

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Peristiwa tragis menantu bacok ibu mertua mengguncang warga di Lampung Selatan. Insiden berdarah ini diduga dipicu konflik rumah tangga yang telah berlangsung cukup lama hingga akhirnya berujung pada aksi kekerasan fatal. Kronologi Kejadian Peristiwa menantu bacok ibu mertua ini terjadi di lingkungan permukiman warga dan sempat membuat panik masyarakat sekitar. […]

  • Tenaga Ahli Pemprov Lampung Sedot Rp18 Miliar APBD, Mirip Investasi Bodong

    Tenaga Ahli Pemprov Lampung Sedot Rp18 Miliar APBD, Mirip Investasi Bodong

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    INC MEDIA — Belanja tenaga ahli Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Tahun Anggaran (TA) 2025 menyedot anggaran hingga Rp18 miliar. Ironisnya, aliran anggaran ini dinilai tidak efisien dan berpotensi menimbulkan kepentingan pribadi atau kelompok, ibarat skema investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar tanpa kejelasan hasil. Alokasi anggaran jumbo ini muncul sebagai sisa dari rencana kerja (Renja) […]

  • Polda Lampung : Satu Buronan Narkoba yang Kabur Ditangkap di Aceh

    Polda Lampung : Satu Buronan Narkoba yang Kabur Ditangkap di Aceh

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membenarkan bahwa A, salah satu buronan kasus narkoba, telah berhasil ditangkap. A diketahui kabur dari ruang tahanan Polda Lampung bersama tiga tahanan lainnya pada Desember 2023 lalu. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengatakan pihaknya saat ini berkoordinasi dengan Polda Aceh menyusul penangkapan tersebut. “Benar, A […]

  • Komitmen Berantas Korupsi, Polri dan KPK tingkatkan Sinergi

    Komitmen Berantas Korupsi, Polri dan KPK tingkatkan Sinergi

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media ) – Komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia semakin diperkuat dengan kerja sama yang lebih erat antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa kedua lembaga penegak hukum ini sepakat untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi demi menciptakan pemerintahan yang bersih. […]

  • Gudang Minyak Ilegal Diduga Kembali Aktif, Aparat Kemana?

    Gudang Minyak Ilegal Diduga Kembali Aktif, Aparat Kemana?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Gudang Minyak Ilegal Kembali Beroperasi di Soekarno Hatta Bandar Lampung, INC MEDIA – Gudang minyak ilegal di Jalan Soekarno Hatta kembali menjadi sorotan setelah diduga kembali aktif beroperasi tanpa izin resmi pada Rabu (29/04). Sebelumnya, lokasi tersebut telah menuai polemik terkait legalitas. Namun demikian, hingga kini aktivitasnya masih terpantau berjalan dan memicu pertanyaan publik. Selain […]

expand_less