Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolda Aceh Sambangi SMA Negeri 3 Banda Aceh
- account_circle Redaksi
- calendar_month 52 menit yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA – Kepedulian terhadap dunia pendidikan tidak cukup diwujudkan melalui imbauan. Kehadiran dan keterlibatan langsung berbagai pihak, termasuk kepolisian, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus mendukung pembentukan karakter generasi muda.
Komitmen tersebut ditunjukkan Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Dr. Latif Usman saat menyambangi SMA Negeri 3 Banda Aceh melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Senin (2/11/2026).
Dalam kunjungan itu, Wakapolda didampingi Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Aceh AKBP Agung Prabowo. Kedatangan rombongan disambut langsung Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muzakir.
Wakapolda kemudian meninjau aktivitas belajar mengajar di sejumlah ruang kelas. Ia juga berinteraksi dengan para siswa untuk melihat secara langsung suasana pendidikan dan kondisi lingkungan sekolah.
Program Polidik menjadi salah satu upaya Polda Aceh membangun kedekatan dengan kalangan pendidikan. Melalui program ini, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil peran dalam mendorong tumbuhnya motivasi, kedisiplinan, dan karakter positif di kalangan pelajar.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi program prioritas Kapolri sekaligus bagian dari dukungan terhadap Quick Wins Kapolri.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar dan tenaga pendidik. Sekolah merupakan tempat penting dalam membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta mempersiapkan generasi muda untuk meraih masa depan,” ujar Joko.
Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah, dan berbagai institusi, termasuk Polri, juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Sinergi tersebut dinilai penting agar para siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman, mengembangkan potensi diri, serta terhindar dari berbagai perilaku negatif yang dapat mengganggu masa depan mereka.
“Harapannya, kehadiran Polri di lingkungan sekolah dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para siswa untuk terus belajar, meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Joko.
Melalui program Polidik, Polda Aceh diharapkan dapat terus membangun komunikasi dengan sekolah dan tenaga pendidik. Kehadiran polisi di lingkungan pendidikan idealnya tidak berhenti pada kunjungan seremonial, tetapi berlanjut melalui pendampingan dan kerja sama nyata demi melindungi serta mempersiapkan generasi muda.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi



