Polwan Sabang Promosikan Wisata Bahari Lewat Diving di Pulau Rubiah
- account_circle Helmy
- calendar_month 48 menit yang lalu
- print Cetak

Banda Aceh, INC MEDIA — Polwan Sabang memperingati Hari Jadi Polwan ke-78 dengan cara kreatif dan inspiratif. Tujuh polisi wanita dari Polres Sabang, Polda Aceh, melakukan penyelaman atau diving di perairan Pulau Rubiah, Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa, 25 Agustus 2026.

Polwan Polres Sabang Polda Aceh melakukan aksi penyelaman sambil membentangkan Bendera Merah Putih dan spanduk ucapan Hari Jadi ke-78 Polwan RI di bawah laut Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Polwan sekaligus promosi potensi wisata bahari Sabang. (Dok. Polres Sabang)
Aksi tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Polwan. Di bawah laut, para Polwan membentangkan Bendera Merah Putih bersama spanduk bertuliskan Selamat Hari Jadi Polwan Ke-78. Momentum itu sekaligus digunakan untuk memperkenalkan keindahan wisata bahari Sabang kepada masyarakat luas.
Polwan Sabang Promosikan Wisata Bahari
Perairan Pulau Rubiah dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kawasan tersebut dikenal memiliki kekayaan wisata bahari. Melalui aksi diving, Polwan Polres Sabang ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk ikut memperkenalkan potensi daerah.
“Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-78, Polwan Polres Sabang melakukan diving sambil membentangkan spanduk di bawah laut sebagai bentuk perayaan sekaligus mempromosikan potensi wisata bahari Sabang,” kata Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Aceh, AKBP Rahmani Patana, dalam keterangannya usai kegiatan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Kapolsubsektor Iboih bersama anggota serta Bhabinkamtibmas Desa Iboih. Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan ini memperlihatkan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengangkat potensi lokal melalui kegiatan yang positif.
Diving Polwan Bangun Citra Positif Polri
AKBP Rahmani Patana menjelaskan, kegiatan Polwan Sabang tidak hanya diarahkan untuk memeriahkan Hari Jadi Polwan. Menurut dia, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun citra positif Polri, khususnya Polwan, di tengah masyarakat.
Pesan tersebut menjadi penting karena keberadaan Polwan tidak hanya berkaitan dengan tugas penegakan hukum. Polwan juga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, edukasi, promosi daerah, serta berbagai aktivitas yang memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat.
Dengan mengambil lokasi di kawasan wisata Pulau Rubiah, kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan dua pesan. Pertama, memperingati perjalanan panjang Polwan dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Kedua, memperkenalkan potensi wisata bahari Sabang yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Hari Jadi Polwan Jadi Momentum Pengabdian
Rahmani berharap peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 tidak berhenti pada seremoni. Ia mendorong momentum tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh Polwan, khususnya di Aceh, untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga momentum Hari Jadi ke-78 ini membuat Polwan, khususnya di Aceh, semakin semangat untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat sekaligus turut berkontribusi mempromosikan potensi wisata bahari Sabang kepada masyarakat yang lebih luas,” harap Rahmani Patana, yang juga menjabat sebagai Kabag Psikologi Biro SDM Polda Aceh itu.
Aksi diving tersebut menunjukkan bahwa peringatan hari jadi institusi dapat dikemas secara kreatif tanpa meninggalkan substansi pengabdian. Polwan tidak hanya hadir dalam ruang tugas formal, tetapi juga dapat mengambil peran dalam memperkenalkan potensi daerah kepada publik.
Bagi Sabang, promosi wisata melalui kegiatan seperti ini juga memberikan nilai tambah. Keindahan laut, kawasan Pulau Rubiah, dan aktivitas wisata bahari dapat menjadi bagian dari narasi positif tentang daerah yang berada di ujung barat Indonesia tersebut.
Kegiatan Polwan Sabang di bawah laut akhirnya bukan sekadar perayaan simbolis. Aksi tersebut menjadi pesan bahwa pengabdian, kedekatan dengan masyarakat, dan promosi potensi daerah dapat berjalan beriringan.
Penulis: Helmy
- Penulis: Helmy







