Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya
- account_circle Helmy
- calendar_month 54 menit yang lalu
- print Cetak

Pidie, INC MEDIA — Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah SE atau Dek Fadh untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan bersama ratusan anak yatim, santri, dan masyarakat Kemukiman Teupin Raya.
Dek Fadh menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Istiqamah, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Ratusan anak yatim, santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kemukiman Teupin Raya berkumpul untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum Kepedulian
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW turut dihadiri keluarga besar Dayah Darusa’adah dan Dayah Darussalamah. Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya Baba Panton Tgk. H. Baihaqi Yahya.
Kehadiran Dek Fadh tidak hanya menjadi bagian dari agenda silaturahmi dengan masyarakat. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan ratusan anak yatim yang hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Dek Fadh menilai peringatan Maulid perlu ditempatkan lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Nilai utama dari peringatan tersebut, menurutnya, terletak pada upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga momentum Maulid ini semakin memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, sekaligus meningkatkan kepedulian dan kasih sayang kita kepada sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujar Dek Fadh.
Dek Fadh Apresiasi Tradisi Keagamaan Teupin Raya
Selain menyampaikan pesan tentang pentingnya kepedulian sosial, Dek Fadh juga mengapresiasi masyarakat Teupin Raya yang terus menjaga tradisi keagamaan.
Menurutnya, tradisi keagamaan yang dirawat bersama dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial. Kebersamaan antara ulama, santri, tokoh masyarakat, pemerintah, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Istiqamah pun berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Ratusan anak yatim dan santri mengikuti kegiatan bersama masyarakat. Kehadiran para tokoh agama dan tokoh masyarakat turut memperkuat nuansa silaturahmi dalam kegiatan tersebut.
Memperkuat Ukhuwah Islamiah
Peringatan Maulid di Teupin Raya juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiah. Pesan tentang kecintaan kepada Rasulullah SAW berjalan beriringan dengan ajakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut memberi makna tersendiri. Kepedulian kepada kelompok yang membutuhkan perhatian menjadi salah satu nilai sosial yang ditekankan dalam momentum Maulid.
Bagi masyarakat Teupin Raya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tradisi keagamaan masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga diajak mengambil nilai keteladanan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat pun diharapkan terus terjaga. Kebersamaan semacam ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy







