Breaking News
light_mode

Pemko Langsa Perkuat Ketahanan Keluarga, Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle Helmy
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

KOTA LANGSA, INC MEDIAPenguatan keluarga menjadi perhatian Pemerintah Kota Langsa dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing. Pemko Langsa menilai keluarga merupakan fondasi utama pembentukan kualitas manusia sehingga penguatannya membutuhkan keterlibatan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Asisten I Pemerintah Kota Langsa, Al Azmi, saat mewakili Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra membuka kegiatan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang digelar BKKBN Aceh bersama mitra kerja di Kota Langsa, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Vitra Convention Hall, Kota Langsa. Sosialisasi menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pembangunan keluarga secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Penguatan Keluarga Dimulai dari Rumah

Al Azmi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keluarga bukan sekadar unit terkecil dalam masyarakat, tetapi menjadi tempat pertama anak mengenal nilai agama, etika, budaya, kasih sayang, perlindungan, hingga tanggung jawab.

Karena itu, penguatan keluarga harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Memperkuat keluarga berarti memperkokoh masa depan bangsa,” tegasnya.

Al Azmi menjelaskan, Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 mengamanatkan pemerintah pusat dan daerah untuk membangun ketahanan serta kesejahteraan keluarga. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan delapan fungsi keluarga.

Delapan fungsi itu meliputi fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosial dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan.

Menurut Al Azmi, Program Bangga Kencana menjadi salah satu instrumen strategis untuk mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

Namun, pelaksanaannya tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar program pembangunan keluarga benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat.

Pemko Langsa Dorong Sinergi Lintas Sektor

Al Azmi menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, dan masyarakat secara luas.

“Pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi dan masyarakat harus seiring sejalan dalam satu langkah strategis menuju Aceh pada umumnya dan Kota Langsa pada khususnya yang mandiri, sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan keluarga tidak cukup berhenti pada kegiatan sosialisasi. Pengetahuan yang diperoleh masyarakat harus diterjemahkan menjadi praktik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, penguatan keluarga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan keluarga sekaligus memperbaiki kualitas sumber daya manusia di Kota Langsa.

“Semoga ikhtiar ini mampu mewujudkan keluarga berkualitas, masyarakat sejahtera, Langsa Juara, dan Aceh Hebat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

BKKBN Perkuat Program Sepanjang Siklus Kehidupan

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa Program Bangga Kencana saat ini mencakup seluruh siklus kehidupan manusia.

Program tersebut dimulai dari persiapan kehamilan, masa tumbuh kembang anak, remaja, usia produktif hingga kelompok lanjut usia.

“Program Bangga Kencana mengarah pada seluruh aspek kehidupan, mulai dari dalam kandungan hingga lansia. Tujuannya adalah mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera,” ujarnya.

Safrina menegaskan bahwa pembangunan keluarga memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar pengendalian penduduk. Program tersebut juga berkaitan dengan kesehatan, pola asuh, pendidikan, ketahanan keluarga, hingga kesiapan menghadapi masa tua.

Pendekatan sepanjang siklus kehidupan tersebut menjadi penting karena kualitas keluarga dibentuk melalui proses panjang. Perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, pola pengasuhan, pendidikan, serta hubungan antaranggota keluarga saling berkaitan dalam menentukan kualitas generasi.

Pencegahan Stunting Libatkan Keluarga

Salah satu fokus yang mendapat perhatian adalah pencegahan stunting. BKKBN mendorong keterlibatan keluarga melalui penguatan pola asuh dan peningkatan peran orang tua.

Sejumlah program turut dikembangkan, di antaranya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Selain itu, BKKBN mendorong Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) sebagai bagian dari dukungan terhadap pengasuhan anak. Untuk kelompok lanjut usia, terdapat program Lansia Berdaya (SIDAYA) yang diarahkan agar lansia tetap sehat, aktif, dan produktif.

Safrina juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga. Peran ayah, kata dia, tidak sebatas mencari nafkah, tetapi juga mencakup keteladanan, pendidikan agama, perlindungan, serta membangun kedekatan emosional dengan anak dan anggota keluarga lainnya.

Penguatan Keluarga Butuh Komitmen Bersama

Kegiatan sosialisasi Bangga Kencana di Kota Langsa diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Pemerintah dan BKKBN mendorong agar pemahaman yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Pendekatan tersebut menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam pembangunan manusia. Ketika keluarga memiliki ketahanan yang baik, peluang terbentuknya generasi yang sehat, berpendidikan, berkarakter, dan produktif juga semakin kuat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Langsa Bayu Setiawan, Plt. Kepala DP3Dalduk dan KB Kota Langsa Muhammad Tarmizi, TP PKK, Koordinator Balai KB, Penyuluh KB, Kader KB, Forum GenRe, Kader TPK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, penguatan keluarga di Kota Langsa diharapkan tidak hanya menjadi program pembangunan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

(Jebo/Helmy)


 

  • Penulis: Helmy

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekat Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Rusak di Pahoman Telan Korban! Warga Desak Pemkot dan Pelaksana Proyek Bertanggung Jawab

    Dekat Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Rusak di Pahoman Telan Korban! Warga Desak Pemkot dan Pelaksana Proyek Bertanggung Jawab

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Warga Kelurahan Pahoman, Bandar Lampung, dibuat geram oleh kondisi Jalan Gatot Subroto yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Ironisnya, kerusakan ini terjadi hanya beberapa ratus meter dari rumah dinas Wali Kota Bandar Lampung, namun belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah kota. “Minggu ini saja sudah dua pengendara jatuh […]

  • Rp60 Miliar untuk Kebebasan: Skandal Suap Mengguncang Dunia Peradilan

    Rp60 Miliar untuk Kebebasan: Skandal Suap Mengguncang Dunia Peradilan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Penampakan M Arif Nuryanta (kenakan topi putih) pernah menjabat sebagai wakil ketua PN Tipikor Jakpus dan kini jabat sebagai ketua PN Jaksel. Arif dalam pusaran perkara Tipikor CPO atau bahan baku minyak goreng bertindak sebagai pengatur agar perkara tersebut bebas. Dok. Foto istimewa. Jakarta, INC MEDIA — Dunia peradilan kembali diguncang skandal besar. Kejaksaan Agung […]

  • Warga Aceh Timur, Tamiang hingga Lhokseumawe Semarakkan Car Free Day Kota Langsa

    Warga Aceh Timur, Tamiang hingga Lhokseumawe Semarakkan Car Free Day Kota Langsa

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Supriaman
    • 0Komentar

    Kota Langsa, INC MEDIA — Car Free Day Kota Langsa kembali menjadi magnet masyarakat pada Minggu (6/9/2026). Bukan hanya warga setempat, masyarakat dari Aceh Timur, Aceh Tamiang hingga Lhokseumawe turut datang menikmati suasana pagi di kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa. Car Free Day Kota Langsa Jadi Ruang Publik Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan Lapangan […]

  • Pesangon PHK Dipermainkan, MCF Disorot: Korban Geruduk DPRD, Tuntut Keadilan dan Transparansi

    Pesangon PHK Dipermainkan, MCF Disorot: Korban Geruduk DPRD, Tuntut Keadilan dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – Pesangon PHK dipermainkan menjadi sorotan tajam setelah dua mantan karyawan PT Mega Central Finance (MCF) mendatangi DPRD Kota Bandar Lampung, Senin (4/5/2026). Langkah ini bukan sekadar pengaduan administratif, melainkan bentuk protes terbuka atas dugaan pengabaian hak normatif pekerja pasca pemutusan hubungan kerja (PHK). Protes Terbuka ke DPRD: Pesangon PHK Dipermainkan […]

  • Way Tebing Ceppa Diangkat Jadi Ikon Wisata Budaya, Bupati Egi Siap Dorong Percepatan Pengembangan

    Way Tebing Ceppa Diangkat Jadi Ikon Wisata Budaya, Bupati Egi Siap Dorong Percepatan Pengembangan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, mengunjungi langsung lokasi wisata alam Way Tebing Ceppa (WTC) yang berada di Desa Taman Baru, Kecamatan Penengahan, Jumat (16/5/2025). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan WTC sebagai destinasi unggulan wisata berbasis adat dan budaya. Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah […]

  • Diduga Rusli Bintang Kerahkan Preman Tekan Mahasiswa Kampus

    Diduga Rusli Bintang Kerahkan Preman Tekan Mahasiswa Kampus

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC Media— Suasana tegang mewarnai lingkungan Universitas Malahayati, Bandar Lampung, saat sekelompok pria berseragam mirip satpam masuk ke area kampus dan mendesak mahasiswa yang tengah melakukan aksi damai. Pria-pria tersebut diduga merupakan preman yang dikerahkan oleh Rusli Bintang, sosok yang belakangan menjadi sorotan dalam konflik internal kampus. Beberapa saksi mata menyatakan bahwa kedatangan […]

expand_less