Breaking News
light_mode

Pelatihan Tenaga Kerja Cirebon Diburu Warga, 102 Pendaftar Siap Tingkatkan Kompetensi

  • account_circle Wahidin
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • print Cetak

CIREBON, INC MEDIAPelatihan tenaga kerja Cirebon kembali menjadi perhatian setelah program pelatihan pengelasan di UPT Latihan Tenaga Kerja Kota Cirebon mencatat lebih dari 100 pendaftar. Tingginya minat tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap keterampilan praktis yang dapat membuka akses pekerjaan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, meninjau langsung kegiatan pelatihan di UPT Latihan Tenaga Kerja Kota Cirebon, Jumat (7/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas dan proses pembelajaran berjalan optimal. Pemerintah Kota Cirebon juga ingin memastikan program pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi memiliki dampak nyata terhadap kesempatan kerja masyarakat.

Pelatihan Tenaga Kerja Cirebon Didukung Fasilitas Memadai

Dalam kunjungan itu, Effendi Edo meninjau fasilitas pelatihan pengelasan yang menjadi salah satu program baru tahun ini. Ia mengapresiasi kondisi peralatan yang dinilai lengkap dan layak digunakan.

“Setelah saya melihat langsung, fasilitas pelatihan pengelasan di sini sangat baik. Peralatannya masih lengkap, mulai dari mesin las, helm pelindung, jaket keselamatan hingga perlengkapan lainnya semuanya masih berfungsi dengan baik. Artinya, masyarakat yang mengikuti pelatihan bisa belajar dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Menurut Effendi, ketersediaan fasilitas menjadi bagian penting dalam membentuk tenaga kerja yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan dunia industri. Pelatihan yang didukung peralatan layak akan membuat peserta lebih siap menghadapi kondisi kerja sebenarnya.

102 Warga Daftar Pelatihan Pengelasan

Antusiasme masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan terhadap pelatihan keterampilan masih tinggi. Meski baru dibuka pada bulan ini, pelatihan pengelasan telah menarik lebih dari 100 pendaftar.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Baru dibuka saja sudah ada 102 orang yang mendaftar. Ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus mengembangkan program pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat maupun dunia kerja,” lanjutnya.

Effendi menilai pelatihan harus diarahkan pada dua jalur sekaligus. Peserta dapat menggunakan kompetensinya untuk mencari pekerjaan atau memanfaatkannya sebagai modal membangun usaha mandiri.

“Harapan kami, peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan sehingga lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Di sisi lain, mereka juga bisa memilih untuk membuka usaha sendiri, misalnya bengkel las. Pemerintah tentu akan terus melihat kebutuhan ke depan, termasuk apabila diperlukan penambahan fasilitas pelatihan,” tambahnya.

Disnaker Siapkan Kelas Berikutnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, menjelaskan bahwa pendaftaran pelatihan masih dibuka hingga 12 Agustus 2026. Untuk pelatihan pengelasan, kapasitas awal ditetapkan satu kelas dengan 16 peserta.

“Minat masyarakat sangat tinggi. Untuk pelatihan pengelasan saja jumlah pendaftar sudah melampaui 100 orang. Karena itu kami berencana membuka kelas-kelas berikutnya agar semakin banyak warga yang dapat mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Selain pengelasan, Disnaker Kota Cirebon membuka sejumlah program lain, antara lain digital marketing, menjahit, barista, dan barbershop.

Program tersebut dirancang agar mengikuti perkembangan kebutuhan pasar kerja. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh sertifikat atau pengalaman pelatihan, tetapi juga memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan maupun peluang usaha.

Pelatihan Tenaga Kerja Cirebon Didorong Terhubung dengan Industri

Ma’ruf mengatakan, pemerintah tidak ingin pelatihan berhenti ketika peserta menyelesaikan proses pembelajaran. Disnaker tengah memperkuat konsep link and match dengan dunia usaha dan dunia industri.

“Kami ingin hasil akhirnya jelas. Ada peserta yang memilih menjadi wirausaha, ada juga yang ingin bekerja di perusahaan. Karena itu kami sedang membangun kerja sama dengan berbagai pelaku usaha. Contohnya untuk pelatihan menjahit, kami akan menggandeng perusahaan sehingga peserta yang memenuhi kualifikasi dapat langsung disalurkan untuk bekerja,” jelasnya.

Langkah tersebut penting karena keberhasilan pelatihan seharusnya tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang mengikuti program. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana keterampilan tersebut mampu meningkatkan peluang kerja dan menciptakan sumber pendapatan baru.

Tekan Pengangguran Terbuka

Program pelatihan juga menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Cirebon untuk menekan angka pengangguran terbuka. Saat ini angka tersebut berada di 6,4 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 6,6 persen.

“Salah satu tuntutan dunia kerja saat ini adalah kompetensi. Karena itu kami terus meningkatkan kemampuan para pencari kerja agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan industri. Target kami, angka pengangguran terus menurun dari tahun ke tahun,” katanya.

Durasi pelatihan disesuaikan dengan bidang yang dipilih peserta. Pelatihan pengelasan berlangsung selama 26 hari. Sementara pelatihan barista berlangsung selama 18 hari. Program lainnya berlangsung antara 10 hingga 26 hari, dengan kegiatan belajar dari pagi hingga sore.

Peserta Mulai Menyiapkan Usaha Sendiri

Dampak program pelatihan juga dirasakan peserta. Ofa, salah seorang peserta pelatihan barista, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru meski sebelumnya belum memiliki pengetahuan mengenai dunia kopi.

“Saya benar-benar mulai dari nol, tetapi selama pelatihan semuanya dijelaskan dengan sangat jelas sehingga mudah dipahami. Kami belajar mulai dari teknik seduh manual seperti V60, espresso, kopi susu hingga berbagai metode penyajian lainnya. Sekarang tinggal terus berlatih agar keterampilan semakin meningkat,” ungkapnya.

Bagi Ofa, pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan belajar. Ia ingin menjadikannya sebagai modal awal untuk mewujudkan cita-cita membuka kedai kopi sendiri.

“Saya berharap suatu saat bisa membuka coffee shop sendiri. Selama ini saya hanya menjadi penikmat kopi, sekarang ingin belajar menjadi pembuatnya. Mudah-mudahan ilmu yang didapat dari pelatihan ini bisa menjadi bekal untuk membangun usaha,” katanya.

Ia berharap program pelatihan terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Semoga pelatihan seperti ini terus ada dan bisa melahirkan generasi muda yang unggul, pengusaha-pengusaha sukses dari Kota Cirebon, maupun barista-barista yang andal,” pungkasnya.

Program UPT Latihan Tenaga Kerja Kota Cirebon memperlihatkan bahwa peningkatan kompetensi menjadi salah satu kunci menghadapi persaingan kerja. Tingginya jumlah pendaftar juga menjadi pesan bagi pemerintah bahwa masyarakat membutuhkan program yang konkret, terukur, dan memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan industri.

Jika pelatihan mampu diperluas, fasilitas ditingkatkan, dan hubungan dengan dunia usaha semakin kuat, program tersebut berpeluang menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan wirausaha di Kota Cirebon.

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • PGN Edukasi Energi Bersih dan Keselamatan Gas untuk Siswa SD di Bandarlampung

    PGN Edukasi Energi Bersih dan Keselamatan Gas untuk Siswa SD di Bandarlampung

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG, INC MEDIA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas dari PT Pertamina (Persero), menyelenggarakan program edukasi bertajuk SOR 1 Mengajar di SD Negeri 1 Pelita, Kelurahan Rawalaut, Kota Bandarlampung, Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PGN dalam meningkatkan kesadaran mengenai energi bersih dan keselamatan penggunaan gas sejak usia dini. Selain itu, program […]

  • Dobrak Rumah Janda di Tanjung Bintang, Pelaku Rampas HP dan Tinggalkan Luka

    Dobrak Rumah Janda di Tanjung Bintang, Pelaku Rampas HP dan Tinggalkan Luka

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Sebuah peristiwa pencurian disertai kekerasan terjadi di Dusun IV A RT/RW 001/007 Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, Aprianingsih Binti Suparno, mengalami kerugian materiil dan luka-luka akibat aksi pelaku yang diidentifikasi sebagai Sutanto. Menurut keterangan korban dalam laporan […]

  • Gubernur Lampung Serukan Kolaborasi untuk Kembangkan Ekonomi Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung

    Gubernur Lampung Serukan Kolaborasi untuk Kembangkan Ekonomi Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong pemerintah untuk lebih aktif menjadi kolaborator dalam mendongkrak perekonomian Provinsi Lampung, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Menurut Gubernur, kerja sama antara pemerintah dan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, sangat penting untuk mengatasi tantangan yang ada dan mengoptimalkan potensi ekonomi Lampung. “Pemerintah harus menjadi […]

  • Pramuka PUI Jadi Wadah Strategis Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Pemimpin Masa Depan

    Pramuka PUI Jadi Wadah Strategis Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SUKABUMI, INC MEDIA — Pramuka PUI dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). […]

  • WAY KANAN DIGUNCANG SKANDAL! DANA BANSOS RP 92,4 MILIAR

    WAY KANAN DIGUNCANG SKANDAL! DANA BANSOS RP 92,4 MILIAR

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Way Kanan, INC MEDIA, – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melalui bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) tengah mengusut dugaan megakorupsi dana bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp 92,4 miliar yang dikelola oleh Koperasi Produsen Tebu Rakyat (KPTR) RPM Kabupaten Way Kanan. Dana ini berasal dari APBN Kementerian Pertanian RI tahun 2016 sebesar Rp 60 miliar, ditambah bunga […]

  • Terkait mobil ambulans, Diduga Kakon Way Kunir Pagelaran utara tidak Serius dalam mewujudkan Aspirasi Masyarakat 

    Terkait mobil ambulans, Diduga Kakon Way Kunir Pagelaran utara tidak Serius dalam mewujudkan Aspirasi Masyarakat 

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Warga Pekon Way Kunir, Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu keluhkan tidak adanya mobil ambulans di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau Puskesmas Desa. Akibat tidak tersedianya mobil ambulans tersebut, masyarakat kesulitan ketika ada pasien yang harus mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Salah satu warga menyebut, Adanya Ambulans Pekon sangat […]

expand_less