Breaking News
light_mode

Terkait mobil ambulans, Diduga Kakon Way Kunir Pagelaran utara tidak Serius dalam mewujudkan Aspirasi Masyarakat 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • print Cetak

Pringsewu (INC Media) — Warga Pekon Way Kunir, Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu keluhkan tidak adanya mobil ambulans di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau Puskesmas Desa.

Akibat tidak tersedianya mobil ambulans tersebut, masyarakat kesulitan ketika ada pasien yang harus mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Foto Dok INC Media : Agen PPOB termurah INC Pay, Download di Google Play Store Anda

Salah satu warga menyebut, Adanya Ambulans Pekon sangat berperan penting bagi masyarakat di suatu Pekon, untuk sarana penunjang pelayanan kesehatan dan transportasi pasien dari Pekon menuju Fasilitas Kesehatan sesuai rujukan, baik dari Tingkat Pertama ataupun rujukan ke Tingkat Lanjutan.

BACA JUGA : Kemendes PDT RI akan surati kepala daerah soal dana Desa untuk Desa Digital

Warga juga mengeluhkan, betapa sulitnya masyarakat pekon jika tidak memiliki mobil ambulans dan terkait pengajuan mobil Ambulans Pekon untuk kepentingan Pekon pun sulit, kondisi ini membuat warga kewalahan ketika menghadapi masa genting yakni, untuk membawa masyarakat yang sakit ataupun masyarakat yang hendak melakukan persalinan.

” guna menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan, sudah Sejak dari jaman lurah (kades_red) Suparman sampai dengan lurah Sumono, saya sudah beberapa kali mengajukan baik pada saat Musyawarah Dusun (Musdus) ataupun secara langsung,” beber warga yang tak ingin disebut namanya kepada media ini, kamis (16/1/2025).

Lanjutnya, kondisi tersebut sangat ironis terlebih lagi pekon way Kunir terletak diujung Kecamatan dengan kondisi jalan yang buruk.

“Ironisnya kondisi Pekon ini terletak di ujung Pagelaran Utara dengan kondisi infrastruktur jalan kabupaten yang di berapa titik ruas tersebut sangat buruk kualitas jalannya, di pekon ini pun ada Puskesmas Desa (Puskesdes) namun belum memiliki Ambulans Pekon, dengan tidak adanya ambulans, dalam masa genting kami masyarakat saling membantu dengan kendaraan yang ada,”ucapnya. 

Narasumber lain juga menuturkan bahwa ia pernah menanyakan langsung terkait dalam pengajuan Ambulans Pekon kepada pemerintah pekon namun justru pemerintah pekon terkesan lemah dalam memperjuangkan aspirasi masyarakatnya, padahal Upaya kepala desa (pekon) dalam mensejahterakan masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya mengalokasikan anggaran Dana Desa untuk pengadaan kendaraan tersebut.

BACA JUGA : DPD Tani Merdeka Tubaba Resmi dikukuhkan

“pihak Pemerintahan Pekon menyampaikan kepada saya, “bahwasanya susah dalam melakukan pengajuan Ambulans Pekon, “padahal masyarakat itu benar-benar membutuhkan karna mengingat jauh nya kami dalam mengakses tempat kesehatan,”ujarnya.

Ia menceritakan ” Pada saat saya berada di RSUD Pringsewu ada Pekon yang mempunyai Ambulans Pekon,”saya nanyalah kepada Kepala Pekon dan Sekertaris Pekon (Sekon) ditempat saya, gimana si kok orang lain punya ambulans Pekon kita kok gak ada? sedangkan masyarakat itu benar-benar membutuhkan, coba kalau ada yang sakit mendadak, ambulans sudah siaga.

Saat Narasumber di tanya oleh wartawan ini, terkait anggaran apakah Pemerintah Pekon pernah mengajukan penganggaran kepada Pemerintah? ia menjawab, kata pihak pekon ” Sudah di ajukan tapi susah,” jawab narasumber menirukan perkataan kepala pekon.

Masih kata Narasumber “mungkin gak cukupnya anggaran atau seperti apa saya gak tau,’ bebernya.

pada saat wartawan ini bertanya lagi, terkait kinerja kakon dalam artian, tidak memaksimalkan kinerjanya sebagai Kakon untuk pengajuan, narasumber ini meng “iya’kan pertanyaan tersebut.

“mungkin karna dia masih baru belum tahu jalurnya apa gimana, baru Dua tahun soalnya belum seperti kakon-kakon lainnya, saya berharap agar kedepannya pekon ada ambulans,” tutupnya.

Terkait informasi lebih lanjut, media ini akan mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. (Doni)

 

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jerat Pidana Bagi Orang Yang Menjual Atau Mengalihkan Harta Benda Wakaf

    Jerat Pidana Bagi Orang Yang Menjual Atau Mengalihkan Harta Benda Wakaf

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA — Menanggapi kabar penjualan suatu masjid wakaf di Cawang, Jakarta Timur, yang terjadi pada tahun 2017 lalu, Kepala Humas Badan Wakaf Indonesia, Khaerul Huda, menyatakan tindakan menjual tanah wakaf merupakan tindakan pidana. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. “Undang-Undang Wakaf jelas menyebutkan larangan harta wakaf untuk dijual maupun […]

  • Adies Kadir Ajak Kader Golkar Lampung Jaga Kondusifitas Menjelang Musda

    Adies Kadir Ajak Kader Golkar Lampung Jaga Kondusifitas Menjelang Musda

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung (INC Media) — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Lampung, Adies Kadir, Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Lampung, mengajak seluruh kader untuk menjaga kondusifitas dan menciptakan suasana yang harmonis.  Dalam pernyataannya, Adies menegaskan bahwa Musda merupakan agenda rutin lima tahunan yang harus dijalani dengan semangat kebersamaan dan suka cita. BACA JUGA : PCNU Pringsewu Gelar […]

  • Perjalanan Dinas DKPTPH Tahun 2024 Habiskan Rp5,6 Miliar Diduga Rawan Penyimpangan?

    Perjalanan Dinas DKPTPH Tahun 2024 Habiskan Rp5,6 Miliar Diduga Rawan Penyimpangan?

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA, – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung tercatat menghabiskan anggaran sebesar Rp5.680.450.000 sepanjang tahun 2024. Dana tersebut digunakan untuk membiayai 41 paket kegiatan perjalanan dinas yang terbagi dalam lima kategori perjalanan. Namun, besarnya anggaran perjalanan dinas ini menimbulkan dugaan adanya penyimpangan. Koordinator Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRAK) […]

  • Realitas Pembangunan Kota Metro: Antara Janji Kampanye dan Fakta Lapangan

    Realitas Pembangunan Kota Metro: Antara Janji Kampanye dan Fakta Lapangan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Realitas Pembangunan Kota Metro Kembali Disorot Metro, INC MEDIA — Realitas Pembangunan Kota Metro kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah janji kampanye seperti jalan mulus, penanganan banjir, serta peningkatan kualitas fasilitas publik dinilai belum sepenuhnya terwujud. Di tengah ekspektasi tinggi masyarakat, berbagai persoalan seperti polemik Tenaga Harian Lepas (THL), banjir yang masih berulang, hingga pembangunan infrastruktur […]

  • Terkait BB Stiker Tak Sesuai Pelaporannya, Bumairoh Akan Lapor Ke APH

    Terkait BB Stiker Tak Sesuai Pelaporannya, Bumairoh Akan Lapor Ke APH

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Adanya  Dugaan indikasi pelanggaran netralitas ASN dilingkup Pemkab Pesawaran kembali menuai sorotan hingga pelaporan. Ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran. Setelah sebelumnya Camat Negerikaton, Enggo Pratama ditangkap warga membawa ratusan APK  Nanda-Antonius, yang berada didalam didalam mobil Kini terjadi hal serupa, pada seorang Kabid di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Atlet Taekwondo Lampung berhasil meraih medali perunggu Kejurnas Jawa Timur

    Atlet Taekwondo Lampung berhasil meraih medali perunggu Kejurnas Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC Media — Atlet Taekwondo Lampung berhasil meraih medali perunggu pada kejuaraan nasional (Kejurnas) U13 dan U16 yang dilaksanakan di Surabaya Jawa Timur (Jatim) 2024. Yuni Arkhiansyah Selaku pelatih yang mendampingi para atlet dan juga ketua Pengkot taekwondo Indonesia (TI) Lampung mengatakan, meski hanya meraih perunggu, namun ini menjadi bukti bahwa atlet taekwondo Lampung […]

expand_less