Kebakaran Rumah di Banjarwangunan, Polsek Mundu dan Damkar Bergerak Cepat
- account_circle Asep Suparman
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

CIREBON, INC MEDIA – Kebakaran rumah di Banjarwangunan terjadi di Perumahan Banjarwangunan Blok C Nomor 09, RT 03/RW 08, Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Polsek Mundu bersama petugas pemadam kebakaran, unsur TNI, dan masyarakat langsung bergerak melakukan penanganan.
Rumah milik B.S. tersebut diketahui dalam keadaan kosong ketika kebakaran terjadi. Pemilik rumah sedang berada di luar sehingga tidak berada di lokasi saat api mulai membakar bagian bangunan.
Kebakaran Rumah di Banjarwangunan Diketahui Warga
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, sekitar pukul 13.00 WIB dirinya sempat pulang ke rumah. Saat itu, pemilik mengaku tidak mencium bau kebakaran maupun melihat tanda-tanda adanya api.
Sekitar pukul 14.00 WIB, pemilik kembali meninggalkan rumah. Selang sekitar satu setengah jam kemudian, tepatnya pukul 15.30 WIB, ia mendapat informasi dari warga bahwa rumah miliknya terbakar.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian. Petugas kepolisian melakukan koordinasi dengan pemadam kebakaran agar proses penanganan dapat segera dilakukan.
Saksi Otong Sunarya, 52 tahun, yang merupakan Ketua RT setempat, mengatakan api terlihat muncul dari bagian belakang rumah B.S.
Ia menduga kebakaran kemungkinan berkaitan dengan korsleting aliran listrik di dalam rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Dua Unit Damkar Dikerahkan
Untuk mengendalikan kebakaran rumah di Banjarwangunan, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Petugas pemadam langsung melakukan penyemprotan untuk mengendalikan kobaran api. Personel Polsek Mundu bersama unsur TNI dan masyarakat juga membantu mengamankan area sekitar lokasi.
Langkah tersebut penting untuk mencegah warga mendekati titik api sekaligus mengantisipasi kemungkinan kobaran api menjalar ke rumah maupun bangunan lain di sekitar lokasi.
Sekitar 25 warga Perumahan Banjarwangunan turut membantu proses penanganan. Keterlibatan masyarakat dilakukan bersama petugas dengan tetap mengutamakan keselamatan serta kelancaran proses pemadaman.
Api Berhasil Dipadamkan
Setelah proses pemadaman berlangsung selama sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.35 WIB.
Petugas memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerusakan pada rumah dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.
Kejadian ini kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan kelistrikan di lingkungan rumah, terutama ketika bangunan ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Pemeriksaan terhadap sumber api dan tingkat kerusakan tetap diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara lebih akurat.
Kapolsek Mundu: Penanganan Dilakukan Secara Terkoordinasi
Kapolsek Mundu Iptu Usep Winta, S.H. mengatakan penanganan kebakaran dilakukan melalui koordinasi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, unsur TNI, dan masyarakat.
“Kami segera melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait untuk mendukung proses pemadaman. Dengan penanganan yang terkoordinasi, api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Koordinasi lintas unsur tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran rumah di Banjarwangunan, terutama untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
Polsek Mundu bersama unsur terkait juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali selama proses pemadaman berlangsung.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materiil sekitar Rp250 juta menjadi catatan serius bagi pemilik maupun masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
INC MEDIA – Tegas, Objektif dan Terpercaya.
- Penulis: Asep Suparman







