Wali Kota Langsa Imbau Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya
- account_circle Supriaman
- calendar_month 45 menit yang lalu
- print Cetak

KOTA LANGSA, INC MEDIA – Penipuan mengatasnamakan Wali Kota Langsa menjadi perhatian Pemerintah Kota Langsa. Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan, panggilan telepon, maupun komunikasi melalui aplikasi pesan singkat yang mengatasnamakan dirinya atau Pemerintah Kota Langsa.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya informasi mengenai pihak yang diduga menggunakan nama, foto, maupun jabatan Wali Kota Langsa untuk menghubungi masyarakat. Modus tersebut berpotensi digunakan untuk meminta uang, data pribadi, maupun bentuk bantuan tertentu.
Salah satu nomor yang disebut dalam informasi tersebut adalah 0821-9562-9589. Jeffry menegaskan bahwa nomor tersebut bukan merupakan nomor resmi miliknya.
Penipuan Mengatasnamakan Wali Kota Langsa
Jeffry meminta masyarakat tidak langsung mempercayai setiap komunikasi yang menggunakan identitas pejabat pemerintah. Terlebih apabila komunikasi tersebut diikuti permintaan transfer uang atau pemberian data pribadi.
“Masyarakat saya imbau untuk tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau permintaan apa pun yang mengatasnamakan saya maupun Pemerintah Kota Langsa, terlebih jika meminta sejumlah uang, data pribadi, ataupun bentuk bantuan lainnya,” ujar Jeffry.
Menurutnya, masyarakat perlu melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan. Penggunaan foto profil, nama pejabat, logo pemerintah, hingga bahasa yang meyakinkan dapat membuat komunikasi palsu terlihat seolah-olah resmi.
Karena itu, setiap informasi yang mengatasnamakan Wali Kota maupun pejabat Pemerintah Kota Langsa harus diperiksa melalui kanal komunikasi resmi.
Jangan Berikan Data Pribadi
Jeffry juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data penting kepada pihak yang identitas dan kewenangannya belum dapat dipastikan.
Data seperti nomor identitas, informasi rekening, kode OTP, kata sandi, serta informasi pribadi lainnya dapat disalahgunakan apabila jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kalau ada pihak yang menghubungi masyarakat mengatasnamakan saya dan kemudian meminta transfer uang, data pribadi atau bantuan dalam bentuk apa pun, jangan langsung ditanggapi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui kanal resmi Pemerintah Kota Langsa,” tegasnya.
Ia menilai perkembangan teknologi komunikasi memang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Namun, kemudahan tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku penipuan untuk membangun komunikasi dengan calon korban.
Karena itu, kewaspadaan menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat mengalami kerugian.
Pastikan Informasi Melalui Kanal Resmi
Pemerintah Kota Langsa meminta masyarakat memperoleh informasi mengenai program, kegiatan, maupun kebijakan pemerintah melalui kanal komunikasi resmi Pemko Langsa.
Kanal resmi tersebut menjadi rujukan masyarakat untuk memastikan apakah suatu informasi benar-benar berasal dari Pemerintah Kota Langsa atau justru merupakan komunikasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Jeffry menegaskan Pemerintah Kota Langsa akan terus berupaya menyampaikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat Kota Langsa untuk bersama-sama menjaga diri dan keluarga dari berbagai modus penipuan. Jangan mudah percaya dan jangan melakukan transaksi atau memberikan data apa pun sebelum memastikan bahwa informasi tersebut benar,” katanya.
Simpan Bukti Jika Menemukan Komunikasi Mencurigakan
Selain melakukan verifikasi, masyarakat yang menerima pesan atau panggilan mencurigakan juga diminta tidak buru-buru menghapus komunikasi tersebut.
Masyarakat dapat menyimpan nomor telepon, tangkapan layar, isi percakapan, bukti transfer apabila sudah terjadi transaksi, serta informasi lain yang berkaitan dengan dugaan penipuan.
Bukti tersebut dapat membantu apabila kasus kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.
“Jaga diri, jaga keluarga, dan mari kita bersama-sama waspada terhadap penipuan. Untuk informasi resmi mengenai Pemerintah Kota Langsa, selalu cek melalui kanal resmi Pemko Langsa,” pungkas Jeffry.
Imbauan Pemerintah Kota Langsa
Untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan mengatasnamakan Wali Kota Langsa, Pemerintah Kota Langsa mengingatkan beberapa hal penting:
- Jangan mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan Wali Kota maupun pejabat Pemko Langsa.
- Jangan memberikan data pribadi kepada pihak yang identitasnya belum dapat dipastikan.
- Jangan melakukan transfer uang berdasarkan permintaan dari nomor tidak dikenal.
- Pastikan informasi melalui kanal resmi Pemerintah Kota Langsa.
- Simpan bukti komunikasi jika menemukan pesan atau panggilan yang mencurigakan.
- Laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan.
Kewaspadaan masyarakat menjadi langkah awal untuk memutus ruang gerak pelaku penipuan. Setiap permintaan yang berkaitan dengan uang, data pribadi, maupun transaksi sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi.
Dengan memastikan informasi sebelum bertindak, masyarakat dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital maupun penipuan yang menggunakan nama pejabat pemerintah.
- Penulis: Supriaman







