Kapolda Aceh Perkuat Sinergi dengan Baitul Mal untuk Kemaslahatan Masyarakat
- account_circle Helmy
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Banda Aceh, INC MEDIA — Kapolda Aceh perkuat sinergi dengan Badan Baitul Mal Aceh (BMA) untuk mendukung berbagai upaya yang berorientasi pada kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat. Penguatan komunikasi lintas lembaga itu dibahas dalam kunjungan silaturahmi Ketua BMA Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Rabu, 2 September 2026.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolda Aceh. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat antara Kepolisian dan lembaga yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh.
Kapolda Aceh Perkuat Sinergi Kelembagaan
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan komunikasi dengan berbagai elemen serta lembaga di Aceh, termasuk Baitul Mal Aceh.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Aceh dan Baitul Mal Aceh. Kolaborasi lintas lembaga tentu sangat penting dalam mendukung terciptanya kemaslahatan masyarakat,” kata Joko.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga memiliki posisi penting dalam menjawab berbagai persoalan sosial. Polda Aceh membuka ruang komunikasi dengan pemangku kepentingan untuk membangun kerja sama yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak berdiri sendiri. Dukungan lembaga sosial dan keagamaan dapat memperkuat upaya membangun kehidupan masyarakat yang lebih aman, tertib, dan sejahtera.
Peran Strategis Baitul Mal Aceh
Baitul Mal memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Aceh. Lembaga tersebut menjalankan fungsi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, termasuk menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak menerima.
Peran itu membuat komunikasi antara Polda Aceh dan BMA menjadi relevan. Sinergi dapat membuka ruang bagi pelaksanaan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama juga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Kolaborasi yang terarah diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung berbagai program kemasyarakatan di Aceh.
Kapolda Aceh Buka Ruang Kolaborasi
Joko menegaskan, Polri terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurut dia, sinergi tidak hanya diperlukan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam berbagai upaya yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat.
“Polri pada prinsipnya terbuka untuk membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Sinergi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi. Hubungan kelembagaan yang semakin kuat diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Polda Aceh dan BMA.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan komunikasi yang konsisten, setiap lembaga dapat menjalankan perannya secara lebih efektif dan saling memperkuat.
Pertemuan Kapolda Aceh dengan Ketua BMA ini sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun kerja sama lintas sektor dalam menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy







