Breaking News
light_mode

Batik Motif Aceh Jadi Fokus Dekranasda, Kak Na Dorong Perajin Aceh Utara Naik Kelas

  • account_circle Helmy
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

ACEH UTARA, INC MEDIABatik motif Aceh menjadi salah satu peluang ekonomi kreatif yang didorong Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir untuk dikembangkan para perajin di Kabupaten Aceh Utara. Pengembangan motif khas daerah dinilai dapat memperkuat identitas produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Hal itu disampaikan Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak Na saat mengunjungi Gerai Dekranasda Kabupaten Aceh Utara, Selasa (1/9/2026).

Batik Motif Aceh Perkuat Identitas Daerah

Kak Na menilai batik tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mempunyai potensi ekonomi yang besar. Popularitas batik yang terus digunakan dalam berbagai kesempatan menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan para perajin di Aceh.

“Batik sangat populer, sering dikenakan dan tentu saja bernilai ekonomi tinggi. Meski dikembangkan di Pekalongan, Jogja dan Solo, namun kita bisa mengembangkannya dengan motif khas Aceh,” ujar Kak Na.

Menurutnya, Aceh memiliki kekayaan budaya yang dapat diterjemahkan menjadi motif batik. Karena itu, pengembangan batik motif Aceh di Aceh Utara perlu diarahkan agar memiliki karakter yang kuat dan mudah dikenali masyarakat.

“Dekranasda Aceh Besar sudah mengembangkannya dengan sangat baik. Mungkin nanti Dekranasda Aceh Utara bisa berkoordinasi untuk pengembangan batik ini. Cari motif khas Aceh Utara dan kembangkan menjadi wastra yang identik dan khas Aceh Utara,” sambung Kak Na.

Dorongan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya setiap daerah menggali identitas lokal dalam mengembangkan produk kerajinan. Dengan motif yang khas, batik tidak sekadar menjadi produk pakaian, tetapi juga dapat menjadi representasi budaya daerah.

Bantuan Mesin untuk Perajin Aceh Utara

Dalam kunjungan kerja tersebut, istri Gubernur Aceh itu juga menyerahkan bantuan peralatan kepada Dekranasda Aceh Utara. Bantuan tersebut terdiri atas dua unit mesin jahit, dua unit mesin obras, serta lima mal Batik Cap.

Bantuan itu diharapkan mampu menunjang aktivitas para perajin. Peralatan produksi yang memadai dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi kerja, sekaligus membantu menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih konsisten.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung aktivitas pengrajin. Sehingga mereka mampu mengembangkan kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi dan dapat menambah pendapatan keluarga,” ucap Kak Na berpesan.

Pengembangan batik motif Aceh juga tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas. Para perajin membutuhkan dukungan dalam proses produksi, peningkatan kualitas, pengemasan, hingga pemasaran agar produk mampu bertahan dan bersaing di pasar.

Kualitas Produksi Harus Naik Kelas

Kak Na juga meminta Dekranasda Aceh Utara terus melakukan pembinaan terhadap para perajin binaan. Ia menilai kreativitas perajin Aceh sudah menunjukkan perkembangan positif, tetapi kualitas produksi tetap harus menjadi perhatian utama.

Peningkatan kualitas menjadi faktor penting agar produk kerajinan Aceh tidak hanya diminati konsumen lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kualitas produksi harus terus ditingkatkan agar produk kita dilirik pasar. Selain itu, harga juga harus mampu bersaing dengan harga pasar,” ucap Kak Na.

Pesan tersebut menjadi tantangan bagi Dekranasda Aceh Utara untuk mendorong perajin menghasilkan produk yang memiliki daya saing. Identitas budaya harus berjalan beriringan dengan standar kualitas dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Jika dikembangkan secara konsisten, batik motif Aceh berpotensi menjadi salah satu produk unggulan ekonomi kreatif yang membawa identitas Aceh Utara ke pasar yang lebih luas.

Pada kunjungan tersebut, Kak Na turut didampingi Ketua Dekranasda Aceh Utara Musliana Ismail serta sejumlah pengurus Dekranasda Aceh Utara lainnya.

Jurnalis: Helmy

 

  • Penulis: Helmy

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amelia Nanda Sari Resmikan Pembangunan Gedung Baru Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida

    Amelia Nanda Sari Resmikan Pembangunan Gedung Baru Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan (INC Media) — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Baru Ruang Kelas dan Asmara Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arroudhotul Wahida Jln. Sultan Pesirah Lappung Dusun V B Jati Sari, Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupeten Lampung Selatan, Minggu (2/2/2025).  Amel menegaskan, Pendidikan menjadi […]

  • Netizen Geger! Lisa Mariana Tantang Eks Gubernur Jabar untuk Tes DNA

    Netizen Geger! Lisa Mariana Tantang Eks Gubernur Jabar untuk Tes DNA

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Jawa Barat, INC MEDIA, – Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan bahwa dirinya siap menjalani tes DNA. Langkah ini diambil untuk membuktikan klaimnya bahwa anak yang saat ini diasuhnya adalah hasil hubungannya dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sebelumnya, Lisa Mariana mengejutkan media sosial dengan pengakuannya sebagai mantan selingkuhan Ridwan Kamil. […]

  • Kapolri Hadiri Silaturahmi Ormas-Halal Bihalal MUI, Komitmen Perkuat Ukhuwah Bangsa

    Kapolri Hadiri Silaturahmi Ormas-Halal Bihalal MUI, Komitmen Perkuat Ukhuwah Bangsa

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan silaturahmi nasional ormas-ormas Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 Hijriah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Serbaguna 1 Asrama Haji Jakarta Timur (Jaktim), Kamis (24/4/2025). BACA JUGA : Dorong Birokrasi Lebih Dinamis, Gubernur Lampung Resmi Lantik 54 Pejabat Administrator Sigit mengungkapkan […]

  • Propam Polri Undang Ketum PPWI Terkait Kapolres Pringsewu yang Ancam dan Lecehkan Wartawan

    Propam Polri Undang Ketum PPWI Terkait Kapolres Pringsewu yang Ancam dan Lecehkan Wartawan

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Propam Polri mengundang Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, dalam rangka klarifikasi terkait laporannya tentang Kapolres Pringsewu yang sudah melecehkan profesi jurnalis serta mengancam mengusir wartawan dari wilayah kerjanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perilaku buruk oknum Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, dilaporkan oleh Ketum PPWI itu ke […]

  • Bupati Pringsewu Resmikan UPT SD Negeri 1 Gunung Raya sebagai Sekolah Definitif

    Bupati Pringsewu Resmikan UPT SD Negeri 1 Gunung Raya sebagai Sekolah Definitif

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Doni Ramadana
    • 0Komentar

    Perjuangan Panjang UPT SD Negeri 1 Gunung Raya Akhirnya Berbuah Hasil Pringsewu, INC MEDIA – UPT SD Negeri 1 Gunung Raya akhirnya resmi berdiri sebagai sekolah definitif setelah melalui perjuangan panjang sejak lebih dari satu dekade lalu. Peresmian sekolah yang berada di Dusun 1 RT 1 Pekon Gunung Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu itu […]

  • BUMDes Pasir Ukir Diduga Bermasalah, Kepala Pekon Pertanyakan Selisih Anggaran Rp69 Juta dan Laporan Pengelolaan

    BUMDes Pasir Ukir Diduga Bermasalah, Kepala Pekon Pertanyakan Selisih Anggaran Rp69 Juta dan Laporan Pengelolaan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Doni Ramadana
    • 0Komentar

    Dugaan BUMDes Pasir Ukir Jadi Sorotan Publik Pringsewu, INC MEDIA – BUMDes Pasir Ukir di Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, menjadi sorotan setelah muncul dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran yang memicu pertanyaan dari pemerintah pekon. Dugaan tersebut mencuat menyusul adanya selisih anggaran serta belum diterimanya laporan pertanggungjawaban resmi oleh kepala pekon yang saat […]

expand_less