Polwan Polda Aceh: Profesional, Humanis, dan Berdampak Nyata di Hari Jadi ke-78
- account_circle Helmy
- calendar_month 33 menit yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA – Polwan Polda Aceh meneguhkan komitmen untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan pelayanan humanis kepada masyarakat dalam momentum Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam syukuran Hari Jadi ke-78 Polwan yang berlangsung di Gedung Meuligoe Mapolda Aceh, Selasa, 1 September 2026. Kegiatan itu menjadi momentum bagi jajaran Polwan untuk mengevaluasi perjalanan pengabdian sekaligus memperkuat peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Polwan Polda Aceh Diminta Terus Berbenah
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Polwan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk bersyukur, mengevaluasi kinerja, dan melakukan introspeksi.
“Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang pengabdian Polwan sekaligus melakukan evaluasi dan introspeksi agar ke depan semakin profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolda.
Menurutnya, tuntutan terhadap anggota Polri terus berkembang. Karena itu, Polwan perlu meningkatkan kemampuan agar mampu memberikan pelayanan yang semakin responsif dan berkualitas.
Kapolda meminta seluruh Polwan Polda Aceh meningkatkan kompetensi, disiplin, dan integritas. Pada saat yang sama, mereka harus menjaga kehormatan pribadi dan institusi melalui pelayanan yang humanis.
Makna “One Police Woman, Extraordinary Impact”
Kapolda Aceh juga mengingatkan pentingnya tema Hari Jadi ke-78 Polwan, yakni “One Police Woman, Extraordinary Impact”.
Tema tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa setiap Polwan memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi besar melalui tugas dan pengabdiannya. Dampak itu tidak selalu harus muncul dalam bentuk pencapaian besar, tetapi juga dapat hadir melalui kepedulian dan pelayanan sehari-hari.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Polwan Polda Aceh atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya. Jadilah Polwan yang kehadirannya membawa manfaat dan setiap langkahnya memberikan dampak positif,” pesannya.
Pesan tersebut menempatkan Polwan bukan hanya sebagai bagian dari struktur organisasi kepolisian, tetapi juga sebagai sosok yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.
Pengabdian Polwan Polda Aceh Menyentuh Masyarakat
Rangkaian syukuran berlangsung dalam suasana hangat. Salah satu kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Aceh bersama Ibu Asuh Polwan dan Pakor Polwan.
Tumpeng tersebut diberikan kepada perwakilan Polwan senior, Polwan termuda, serta purnawirawan Polwan. Prosesi itu menjadi simbol penghormatan terhadap perjalanan panjang pengabdian sekaligus menegaskan pentingnya regenerasi.
Kegiatan juga diisi dengan pengumuman pemenang lomba MC dan dirigen. Selain itu, Polda Aceh memberikan penghargaan kepada sejumlah Polwan berprestasi.
Penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada Polwan yang aktif mengembangkan UMKM serta memberikan layanan trauma healing kepada masyarakat terdampak bencana.
Kiprah tersebut memperlihatkan bahwa ruang pengabdian Polwan semakin luas. Mereka tidak hanya menjalankan fungsi kepolisian, tetapi juga ikut memberikan dukungan sosial melalui kreativitas, pemberdayaan ekonomi, dan pendekatan kemanusiaan.
Polwan Polda Aceh Harus Adaptif
Kapolda Aceh menegaskan bahwa perkembangan zaman menuntut anggota Polri untuk terus beradaptasi. Polwan juga memiliki peran strategis dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Pelayanan yang profesional harus berjalan bersama dengan integritas dan pendekatan humanis. Dengan demikian, kehadiran Polwan di tengah masyarakat tidak hanya menyelesaikan persoalan, tetapi juga mampu membangun rasa aman dan kepercayaan publik.
“Teruslah mengabdi dan menjadi kebanggaan Polri serta masyarakat. Jadilah Polwan yang bermanfaat bagi masyarakat, institusi, bangsa, dan negara,” tutup Kapolda.
Kegiatan tersebut dihadiri Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Irwasda, pejabat utama Polda Aceh, para kapolres, Pakor Polwan, Bhayangkari, purnawirawan Polwan, serta seluruh Polwan jajaran Polda Aceh.
Momentum Hari Jadi ke-78 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas pengabdian Polwan akan semakin bermakna ketika profesionalisme berjalan beriringan dengan integritas, kepedulian, dan keberanian untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy







