Breaking News
light_mode

DPW CISEBA Lampung Kawal Padepokan Gajah Meta, Perguruan Silat Historis yang Berakar dari Jawa Barat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • print Cetak

BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) CISEBA Media Provinsi Lampung terus memperkuat jaringan silaturahmi, kebudayaan, dan persaudaraan masyarakat Banten–Lampung. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung, sebuah perguruan pencak silat yang memiliki nilai historis dan akar tradisi dari Jawa Barat.

Padepokan Gajah Meta CISEBA saat ini berpusat di Kampung Keramat, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung. Keberadaannya menjadi bagian dari ruang pelestarian seni bela diri tradisional sekaligus wadah untuk membangun persaudaraan dan kegiatan kebudayaan.

Nama Gajah Meta sendiri memiliki karakter simbolik yang kuat dalam tradisi pencak silat Nusantara. Gajah kerap diasosiasikan dengan kekuatan, keteguhan, kewibawaan, serta dalam sejumlah tradisi pencak silat dapat menjadi salah satu kiasan yang berkaitan dengan jurus atau tingkatan tenaga dalam.

Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung saat menggelar pentas seni dan budaya dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan seni budaya dan mempererat tali persaudaraan melalui kegiatan positif masyarakat. (Foto. Dok: Padepokan Gajah Meta CISEBA/INC MEDIA)

Namun, nilai utama Padepokan Gajah Meta bukan semata-mata terletak pada seni bela diri. Padepokan ini juga menjadi ruang berkumpul dan bersilaturahmi bagi masyarakat yang memiliki perhatian terhadap budaya, persaudaraan dan pelestarian tradisi.

Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung dipimpin oleh Marlan, yang lebih akrab disapa Kang Marlan, bersama jajaran pengurus dan anggotanya.

Terhubung dengan Jaringan CISEBA

Secara kelembagaan dan jaringan silaturahmi, Padepokan Gajah Meta CISEBA berkaitan dengan Pesanggrahan CISEBA Cabang Bandar Lampung dan jaringan kekeluargaan Banten–Lampung.

CISEBA sendiri dikenal sebagai bagian dari jaringan silaturahmi yang memiliki keterkaitan dengan Ciomas, Serang, Banten, sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan latar belakang budaya Banten dan Lampung.

Semangat tersebut salah satunya tercermin melalui ungkapan dalam bahasa Sunda Banten:

“Batur jadi dulur, dulur tambah akur.”

Ungkapan itu menggambarkan semangat menjadikan orang lain sebagai saudara dan menjaga persaudaraan agar semakin rukun.

Bagus Supendi: CISEBA Akan Terus Mengawal

Ketua DPW CISEBA Media Provinsi Lampung, Bagus Supendi, mengatakan pihaknya menyambut baik keberadaan Padepokan Gajah Meta CISEBA sebagai bagian dari penguatan silaturahmi budaya dan persaudaraan.

Menurut Bagus, seni pencak silat merupakan salah satu kekayaan budaya yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“CISEBA bukan hanya soal organisasi, tetapi bagaimana kita membangun silaturahmi, menjaga persaudaraan dan ikut merawat budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat. Padepokan Gajah Meta CISEBA kami dorong menjadi wadah kegiatan yang positif, khususnya dalam seni pencak silat, kebudayaan dan pembinaan generasi muda.”

Bagus menegaskan, DPW CISEBA Media Lampung siap memberikan pendampingan terhadap proses penguatan kelembagaan Padepokan Gajah Meta CISEBA.

“Kami akan terus mengawal dan mendampingi Padepokan Gajah Meta CISEBA Lampung dalam proses penguatan kelembagaan. Jika nantinya ada proses administrasi atau penyampaian kepada Kesbangpol Kota Bandar Lampung maupun pemerintah daerah, tentu akan kami dukung sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.”

Ia menilai keberadaan padepokan di Kampung Keramat, Teluk Betung Timur, memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi pencak silat di tengah perkembangan zaman.

“Yang paling penting adalah persaudaraan. Batur jadi dulur, dulur tambah akur. Kita boleh berbeda latar belakang, tetapi ketika sudah berada dalam satu wadah silaturahmi, kita harus saling menghargai, saling mendukung dan menjaga nama baik organisasi serta daerah.”

Kang Marlan: Kami Ingin Tradisi Tetap Hidup

Ketua Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung, Kang Marlan, mengatakan pihaknya ingin mempertahankan pencak silat sebagai warisan budaya yang tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Segenap jajaran Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung berfoto bersama usai mengikuti gelaran pentas seni dan budaya dalam rangka perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, kekeluargaan, serta menjaga eksistensi seni dan budaya pencak silat di Kota Bandar Lampung. (Foto. Dok:  Padepokan Gajah Meta CISEBA/INC MEDIA)

Menurutnya, padepokan bukan hanya tempat untuk berlatih kemampuan bela diri, tetapi juga tempat membentuk karakter dan memperkuat hubungan antarsesama.

“Padepokan ini bukan hanya tempat untuk belajar pencak silat. Kita ingin menjadikannya sebagai tempat berkumpul, bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan. Yang kita bangun bukan hanya kemampuan bela diri, tetapi juga akhlak, kedisiplinan dan rasa kekeluargaan.”

Kang Marlan menyebut Gajah Meta memiliki perjalanan dan akar tradisi yang menjadi bagian penting dalam keberadaan perguruan tersebut.

“Gajah Meta ini punya sejarah dan akar tradisi yang harus kita jaga. Karena itu, kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal pencak silat sebagai bela diri, tetapi juga memahami nilai budaya, disiplin dan persaudaraan yang ada di dalamnya.”

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPW CISEBA Media Lampung yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Padepokan Gajah Meta CISEBA.

“Kami berterima kasih kepada DPW CISEBA yang selama ini memberikan dukungan. Kami ingin Gajah Meta CISEBA bisa berjalan dengan baik, tertib dan sesuai aturan. Kalau ada proses administrasi maupun koordinasi dengan pemerintah, tentu kami siap mengikuti prosedur yang ada.”

Saat ini, jajaran Padepokan Gajah Meta CISEBA tengah melakukan penataan organisasi, termasuk mempersiapkan KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) serta kelengkapan administrasi kelembagaan.

Rencana tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk Kesbangpol Kota Bandar Lampung, sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

“Kami masih menata KSB dan administrasi organisasi. Setelah semuanya siap, kami akan berkoordinasi dengan Kesbangpol Kota Bandar Lampung. Intinya kami ingin semuanya tertib, jelas dan tidak berjalan di luar aturan.”

Dari Kampung Keramat untuk Pelestarian Budaya

Dengan bermarkas di Kampung Keramat, Teluk Betung Timur, Padepokan Gajah Meta CISEBA diharapkan mampu menjadi salah satu ruang pelestarian pencak silat sekaligus pusat kegiatan positif masyarakat.

Keberadaan padepokan juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antara seni bela diri, kebudayaan dan persaudaraan.

Dalam penguatan jaringan tersebut, terdapat tiga unsur yang didorong untuk terus membangun sinergi di Bandar Lampung, yakni:

  1. DPW CISEBA Media Provinsi Lampung
  2. Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung
  3. Jiwa Sejati Bandar Lampung

Ketiga unsur tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam kegiatan kebudayaan, pencak silat, sosial, kepemudaan dan penguatan silaturahmi masyarakat.

DPW CISEBA Media Lampung memastikan akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap Padepokan Gajah Meta CISEBA, termasuk dalam proses komunikasi kelembagaan dengan pemerintah daerah sesuai aturan yang berlaku.

Bagi Gajah Meta CISEBA, pencak silat bukan sekadar soal jurus dan kemampuan bela diri. Di dalamnya terdapat sejarah, disiplin, budaya dan persaudaraan yang perlu diwariskan.

Dari Kampung Keramat, Teluk Betung Timur, semangat itu terus dijaga.

Batur jadi dulur, dulur tambah akur.

(Haris)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penjualan Seragam Sekolah Jadi Sorotan, Orang Tua Siswa SMPN 2 Telukjambe Timur Minta Dinas Pendidikan Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Karawang, INC MEDIA — Dugaan Penjualan Seragam Sekolah di SMP Negeri 2 Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa baru. Mereka mengaku keberatan dengan biaya pembelian satu paket seragam yang nilainya mencapai Rp950 ribu untuk siswa laki-laki dan Rp1 juta untuk siswi perempuan. Keluhan tersebut muncul karena biaya dinilai […]

  • Bedah RTLH TMMD: Progres 70 Persen, Rumah Siswanto Segera Jadi Hunian Layak dan Sehat

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Bedah RTLH TMMD yang menjadi salah satu program unggulan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Senin (27/07/2026), pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Siswanto di Jalan Nangka, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, telah mencapai progres 70 […]

  • LSM RUBIK dan GEMBOK Soroti Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Anggaran di Bagian Umum Setda Way Kanan

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung (INC Media) – Lembaga Swadaya Masyarakat Restorasi untuk Kebijakan (RUBIK) dan Gerakan Masyarakat Bongkar Korupsi (GEMBOK) menyoroti pengelolaan anggaran di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Way Kanan tahun 2023. Beberapa kegiatan yang menjadi perhatian di antaranya: Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan Lainnya sebesar Rp1.248.161.608. Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya Rp129.055.000. Pemeliharaan […]

  • Realisasi Dana Desa Tiyuh Mulya Sari 2024 Dipertanyakan, Diduga Terjadi Mark-Up, Kepalo Tiyuh Bungkam

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Realisasi anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024 di Tiyuh Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menuai sorotan dan pertanyaan publik. Pasalnya, pelaksanaan pembangunan fisik dan non-fisik yang bersumber dari DD tahun ini diduga menjadi ajang korupsi, dengan indikasi kuat adanya praktik mark-up dalam berbagai kegiatan. Saat […]

  • Diduga Bupati Lakukan Pengondisian Kepala Desa untuk Pemenangan Nanda-Antonius di Pilkada Pesawaran

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA— Dugaan pengondisian Kepala Desa oleh salah satu Camat di kabupaten Pesawaran untuk mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran semakin mencuat. Kabar ini berawal dari tersebarnya undangan rapat koordinasi Khusus Kepala Desa Kecamatan Way Lima, yang digelar di rumah dinas Bupati pada 10 September 2024. Dalam Undangan yang […]

  • Optimalkan Peran Humas, Polda Lampung Adakan Pelatihan Public Speaking dan Konten Kreator

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung (incmedia.site) – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kemampuan Fungsi Humas yang digelar di Hotel Kryiad. Kamis (27/2/2025) Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Pelatihan Public Speaking, Fotografi, dan Konten Kreator sebagai Strategi Komunikasi Polri dalam Mendukung Program Asta Cita.” Pelatihan ini bertujuan […]

expand_less