Breaking News
light_mode

Penyiraman Air Keras – 4 Oknum TNI Jadi Tersangka Kasus Aktivis KontraS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • print Cetak

 

Jakarta, INC MEDIA — Penyiraman Air Keras terhadap aktivis akhirnya menemukan titik terang setelah aparat menetapkan empat oknum TNI sebagai tersangka. Kasus ini kembali memantik perhatian publik terkait perlindungan aktivis dan penegakan hukum yang transparan.

Kronologi Penyiraman Air Keras

Peristiwa penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS tersebut terjadi dalam situasi yang diduga terencana. Korban mengalami luka serius akibat serangan menggunakan cairan berbahaya oleh pelaku yang hingga kini masih didalami motifnya oleh penyidik.

Informasi awal menyebutkan bahwa aksi tersebut berlangsung cepat dan terorganisir. Pelaku mendekati korban, lalu melancarkan serangan sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. Aparat kemudian bergerak melakukan penyelidikan intensif.

Empat Oknum TNI Ditetapkan Tersangka

Dalam perkembangan terbaru, pihak berwenang resmi menetapkan empat oknum TNI sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras ini. Penetapan status hukum tersebut didasarkan pada hasil penyelidikan dan alat bukti yang dinilai cukup.

Langkah ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat negara. Sejumlah pihak mendorong agar proses hukum dilakukan secara terbuka, profesional, dan tanpa intervensi.

Dorongan Transparansi dan Akuntabilitas

Kasus penyiraman air keras ini memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk pegiat HAM dan masyarakat sipil. Mereka menuntut transparansi dalam proses hukum serta jaminan bahwa pelaku akan mendapatkan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

KontraS sebagai lembaga yang selama ini aktif dalam advokasi HAM menegaskan pentingnya perlindungan terhadap aktivis. Insiden ini dinilai sebagai ancaman serius terhadap kebebasan sipil.

Penegakan Hukum dan Perlindungan Aktivis

Penanganan kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menjaga kepercayaan publik. Selain mengungkap motif di balik penyiraman air keras, aparat juga diharapkan mampu memastikan tidak ada praktik impunitas.

Pakar hukum menilai bahwa kasus ini harus ditangani secara tegas dan berkeadilan. Penegakan hukum yang konsisten dinilai menjadi kunci dalam mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Penyiraman Air Keras dan Dampaknya

Penyiraman air keras tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga psikologis bagi korban. Oleh karena itu, selain proses hukum, pemulihan korban juga menjadi perhatian penting dalam kasus ini.*


 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narkoba Kuningan: Polres Ungkap 12 Kasus, 22 Tersangka Diamankan

    Narkoba Kuningan: Polres Ungkap 12 Kasus, 22 Tersangka Diamankan

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Wahidin
    • 0Komentar

    KUNINGAN, INC MEDIA — Narkoba Kuningan menjadi salah satu fokus penindakan Polres Kuningan sepanjang Juli hingga September 2026. Dalam kurun waktu tersebut, jajaran kepolisian mengungkap 12 kasus tindak pidana narkotika dan obat keras terbatas dengan mengamankan 22 tersangka. Selain perkara narkoba, Polres Kuningan juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat), termasuk pencurian kendaraan bermotor (curanmor). […]

  • Adies Kadir Ajak Kader Golkar Lampung Jaga Kondusifitas Menjelang Musda

    Adies Kadir Ajak Kader Golkar Lampung Jaga Kondusifitas Menjelang Musda

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung (INC Media) — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Lampung, Adies Kadir, Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Lampung, mengajak seluruh kader untuk menjaga kondusifitas dan menciptakan suasana yang harmonis.  Dalam pernyataannya, Adies menegaskan bahwa Musda merupakan agenda rutin lima tahunan yang harus dijalani dengan semangat kebersamaan dan suka cita. BACA JUGA : PCNU Pringsewu Gelar […]

  • Penggelapan 19 Ton Kopi, Polda Lampung Tangkap Pasutri Terduga Pelaku Kerugian Rp1,3 Miliar

    Penggelapan 19 Ton Kopi, Polda Lampung Tangkap Pasutri Terduga Pelaku Kerugian Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pasutri Ditangkap di Jawa Tengah Setelah Buron Berbulan-bulan Bandar Lampung, INC MEDIA – Penggelapan 19 ton kopi senilai sekitar Rp1,3 miliar berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung. Dalam kasus ini, polisi mengamankan pasangan suami istri berinisial HS dan HA yang diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan dan penggelapan komoditas kopi milik seorang […]

  • BPDI Akan laporkan Dugaan Penyimpangan Tender Cepat Disdikbud Pesawaran ke APH

    BPDI Akan laporkan Dugaan Penyimpangan Tender Cepat Disdikbud Pesawaran ke APH

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Menindaklanjuti terkait Pelaksanaan tender cepat pekerjaan pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten pesawaran Sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023  yang di duga sarat dengan penyimpangan pasalnya dalam pelaksanaannya terindikasi di paksakan dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menurut informasi yang berhasil dihimpun […]

  • Mutasi Polri 2026, Brigjen Untung Widyatmoko Resmi Jadi Kadivhubinter, 146 Pati dan Pamen Bergeser

    Mutasi Polri 2026, Brigjen Untung Widyatmoko Resmi Jadi Kadivhubinter, 146 Pati dan Pamen Bergeser

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Helmy
    • 0Komentar

    JAKARTA, INC MEDIA – Mutasi Polri 2026 kembali menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada Jumat (31/7/2026), Polri resmi melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen), termasuk penunjukan Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H. sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri. Kebijakan tersebut tertuang […]

  • Lisa Mariana Akui Berbohong, Anaknya Bukan Anak Ridwan Kamil

    Lisa Mariana Akui Berbohong, Anaknya Bukan Anak Ridwan Kamil

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandung, INC MEDIA,  – Isu mengenai dugaan perselingkuhan antara mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dengan selebgram Lisa Mariana akhirnya menemukan titik terang. Lisa akhirnya mengakui bahwa ia telah berbohong mengenai klaim bahwa anak yang dikandungnya adalah anak Ridwan Kamil. Pengakuan ini terungkap dalam unggahan Instagram Story selebgram Ayu Aulia pada Minggu, 30 Maret 2025. […]

expand_less