Breaking News

Eks Pejabat Pajak Terseret Kasus Gratifikasi Rp21,5 Miliar, KPK Ungkap Modus Licik

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
  • print Cetak

Jakarta (incmedia.site) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Para saksi yang dipanggil meliputi Bambang Suryono (Pegawai Negeri Sipil/PNS), Budi Satria (mantan Direktur Marketing BPR Cita Makmur Lestari periode 2006–2015), serta Dharsana Sulistijo (mantan Head of Marketing PT Matahari Department Store Tbk periode 2009–2016).

“Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, dalam keterangannya.

BACA JUGA : Optimalkan Peran Humas, Polda Lampung Adakan Pelatihan Public Speaking dan Konten Kreator

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus, Muhamad Haniv, sebagai tersangka atas dugaan gratifikasi senilai Rp21,5 miliar. Haniv diduga menerima gratifikasi dalam berbagai bentuk, termasuk melalui skema sponsorship untuk bisnis fashion anaknya, FH POUR HOMME by FEBY HANIV.

Modus yang digunakan Haniv adalah meminta bawahannya mencari sponsor dari perusahaan wajib pajak yang berada di bawah kewenangannya. Akibatnya, dana sebesar Rp300 juta mengalir ke rekening anaknya, sementara total dana yang masuk untuk mendukung bisnis tersebut sepanjang 2016–2017 mencapai Rp804 juta.

BACA JUGA : Pemkab Pringsewu Wajibkan Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadhan, Pelanggar Akan Ditindak!

Selain itu, Haniv diduga menerima uang dalam bentuk valuta asing melalui perantara dan menempatkannya dalam deposito di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dengan total transaksi mencapai Rp14 miliar.

Atas perbuatannya, Haniv dijerat dengan Pasal 12 B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). KPK terus mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.(*)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendes PDT RI akan surati kepala daerah soal dana Desa untuk Desa Digital

    Kemendes PDT RI akan surati kepala daerah soal dana Desa untuk Desa Digital

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Serang, INC Media — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengatakan bahwa akan memberikan surat kepada para kepala daerah yang berisikan mengenai rincian pengeluaran dana desa untuk pelaksanaan program Desa Digital. “Ke depan, Kemendes PDT akan mengeluarkan surat penegasan kepada gubernur dan bupati/wali kota perihal rincian pengeluaran dana desa untuk Desa Digital,” kata […]

  • Kapolres Pesawaran Tinjau Tanah Hibah Warga untuk Pos Sat Polairud di Pulau Pahawang

    Kapolres Pesawaran Tinjau Tanah Hibah Warga untuk Pos Sat Polairud di Pulau Pahawang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media) — Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pengawasan wilayah perairan, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, melakukan pengecekan langsung terhadap tanah yang akan dihibahkan oleh masyarakat untuk pembangunan Pos Sat Polairud Polres Pesawaran. Lokasi tanah hibah tersebut terletak di Dusun Kalangan, Pulau Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran. Senin (27/01/25) pagi. Kapolres Pesawaran […]

  • Oknum Caleg Pesawaran Diduga Tipu Bos Beras 50 Ton

    Oknum Caleg Pesawaran Diduga Tipu Bos Beras 50 Ton

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA, Oknum calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, inisial S diduga menipu juragan beras asal Kota Metro, Lampung. Oknum Caleg SA ini juga merupakan Ketua Bapilu salah satu partai di Kabupaten Pesawaran. SA diduga menipu Wawan, Bos beras asal Kota Metro, atas bisnis beras PKH (Program Keluarga Harapan) yang […]

  • Mantan Kadis PUPR Lampung Timur Jadi Tersangka Korupsi Proyek Gerbang Rumah Jabatan Bupati

    Mantan Kadis PUPR Lampung Timur Jadi Tersangka Korupsi Proyek Gerbang Rumah Jabatan Bupati

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA – Kasus dugaan korupsi kembali mencuat di tubuh pemerintahan daerah. Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung resmi menetapkan mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur sebagai tersangka dalam proyek Pembangunan dan Penataan Kawasan Gerbang Rumah Jabatan Bupati Lampung Timur Tahun Anggaran 2022. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Lampung, […]

  • BPDI Akan laporkan Dugaan Penyimpangan Tender Cepat Disdikbud Pesawaran ke APH

    BPDI Akan laporkan Dugaan Penyimpangan Tender Cepat Disdikbud Pesawaran ke APH

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Menindaklanjuti terkait Pelaksanaan tender cepat pekerjaan pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten pesawaran Sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023  yang di duga sarat dengan penyimpangan pasalnya dalam pelaksanaannya terindikasi di paksakan dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menurut informasi yang berhasil dihimpun […]

  • Aries Sandi Akan Gratiskan BPJS dan Berikan Bantuan Listrik Untuk Masyarakat Pesawaran 

    Aries Sandi Akan Gratiskan BPJS dan Berikan Bantuan Listrik Untuk Masyarakat Pesawaran 

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Calon Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut satu, Aries Sandi Dharma Putra, menjanjikan Jaminan kesehatan gratis dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan jika nanti terpilih. Hal tersebut disampaikan, Aries Sandi DP, dalam orasi politiknya usai melantik Tim Pemenangan Koordinator, Dusun, RT dan Desa serta Kecamatan di Kecamatan Kedondong, yang bertempat di […]

expand_less