Breaking News
light_mode

Pengamanan Hari Damai Aceh, Polda Aceh dan TNI Siagakan 169 Personel

  • account_circle Helmy
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA — Pengamanan Hari Damai Aceh menjadi perhatian Polda Aceh dan TNI menjelang rangkaian peringatan Hari Damai Aceh 2026. Sebanyak 169 personel gabungan disiagakan untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Apel kesiapan pengamanan digelar Polda Aceh bersama TNI pada Jumat (14/8/2026) di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menjaga keamanan selama peringatan berlangsung.

Pengamanan Hari Damai Aceh Libatkan 169 Personel

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan Polda Aceh menyiagakan 75 personel. Sementara itu, TNI mengerahkan 94 personel untuk mendukung pengamanan.

“Dalam pengamanan Hari Damai Aceh tahun 2026 tersebut, Polda Aceh menyiagakan sebanyak 75 personel, sementara 94 personel TNI turut dilibatkan dalam pengamanan,” ujar Joko.

Dengan komposisi tersebut, total 169 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk mengawal rangkaian kegiatan. Kesiapan itu mencerminkan upaya aparat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama kegiatan berlangsung.

Personel gabungan ditempatkan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Penempatan tersebut diarahkan agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan secara terukur tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Apel Kesiapan Jadi Titik Awal Pengamanan

Apel kesiapan dipimpin Kompol Saiful Hadi, S.H., M.H., selaku Perwira Pengendali (Padal) sekaligus Kasat Samapta Polresta Banda Aceh.

Melalui apel tersebut, personel mendapatkan penegasan mengenai tugas, tanggung jawab, serta pola pengamanan yang harus dijalankan. Koordinasi antara TNI dan Polri menjadi bagian penting untuk menjaga situasi tetap terkendali.

Pengamanan Hari Damai Aceh tidak hanya berorientasi pada kesiapan personel. Kehadiran aparat juga diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti maupun berada di sekitar lokasi kegiatan.

Joko menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap tertib selama rangkaian peringatan berlangsung.

Pengamanan Hari Damai Aceh dan Pesan Perdamaian

Peringatan Hari Damai Aceh memiliki makna penting bagi masyarakat Aceh. Karena itu, momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga perdamaian.

“Peringatan Hari Damai Aceh diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta merawat perdamaian yang telah terbangun di Aceh,” jelasnya.

Pesan tersebut menempatkan keamanan sebagai bagian dari upaya menjaga ruang publik tetap kondusif. Aparat bertugas memastikan kegiatan berjalan aman, sedangkan masyarakat diharapkan ikut menjaga ketertiban dan menghormati seluruh rangkaian kegiatan.

Sinergi TNI-Polri juga menjadi faktor penting dalam membangun pengamanan yang proporsional. Dengan pembagian tugas yang jelas, personel dapat menjalankan fungsi pengamanan secara terkoordinasi.

Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusivitas Aceh

Polda Aceh bersama TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban selama peringatan Hari Damai Aceh 2026. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar suasana damai tetap terpelihara.

Kesiapan personel gabungan sekaligus menunjukkan bahwa pengamanan dilakukan melalui koordinasi lintas institusi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga seluruh kegiatan tetap berjalan lancar tanpa mengurangi ruang masyarakat untuk memperingati momentum Hari Damai Aceh.

“Dengan kesiapan personel dan sinergi TNI-Polri, seluruh rangkaian peringatan Hari Damai Aceh diharapkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menjadi ruang bersama untuk memperkuat semangat perdamaian di tengah masyarakat Aceh,” pungkas Joko.

Dengan demikian, pengamanan Hari Damai Aceh 2026 tidak semata-mata berbicara mengenai jumlah personel yang dikerahkan. Lebih dari itu, kesiapan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga ketertiban, merawat keharmonisan, dan memastikan pesan perdamaian tetap menjadi semangat utama masyarakat Aceh. (Helmy/rls).

 

  • Penulis: Helmy
  • Editor: Resmi Januari, SH

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Arus Laut, Polisi Imbau Wisatawan Hindari Zona Berbahaya di Pantai Lampung Selatan

    Waspada Arus Laut, Polisi Imbau Wisatawan Hindari Zona Berbahaya di Pantai Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lonjakan Wisatawan Saat Lebaran Picu Risiko Kecelakaan Laut LAMPUNG SELATAN, INC MEDIA – Waspada arus laut menjadi perhatian utama aparat kepolisian bagi masyarakat yang berlibur ke kawasan pantai di Lampung Selatan selama momentum Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan jumlah wisatawan dinilai berbanding lurus dengan potensi risiko kecelakaan laut, terutama di wilayah dengan karakter ombak tinggi […]

  • Masih Maraknya Korupsi Dana Desa, Ini yang Dilakukan Kejari di Berbagai Daerah

    Masih Maraknya Korupsi Dana Desa, Ini yang Dilakukan Kejari di Berbagai Daerah

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh sejumlah Kepala Desa dan jajarannya di perangkat pemerintahan desa masih saja marak terjadi. Kejaksaan Negeri di berbagai daerah pun tidak tinggal diam. Berbagai upaya penegakan hukum termasuk pencegahan korupsi terus dilakukan. Di Kabupaten Bone misalnya, Dilansir dari desapedia.id, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone telah menetapkan 3 […]

  • Gudang BBM Ilegal umbul kunci: Polda Lampung Didesak Bertindak, Pengelola Klaim Pengurus Gudang Anggota TNI AL

    Gudang BBM Ilegal umbul kunci: Polda Lampung Didesak Bertindak, Pengelola Klaim Pengurus Gudang Anggota TNI AL

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Gudang BBM ilegal yang diduga beroperasi di Jalan Umbul Kunci Nomor 14 Blok I, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, kembali menjadi sorotan publik. Meski informasi mengenai dugaan aktivitas di lokasi tersebut telah diberitakan dan beredar di berbagai platform media sosial, masyarakat menyebut aktivitas diduga masih terus berlangsung, […]

  • 200 Preman dari Ambon ke Universitas Malahayati Picu Ketegangan di Bandar Lampung

    200 Preman dari Ambon ke Universitas Malahayati Picu Ketegangan di Bandar Lampung

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA, – Suasana di Kota Bandar Lampung mendadak tegang setelah kedatangan empat bus yang membawa sekitar 200 orang dari Ambon ke Universitas Malahayati pada 2 Maret 2025. Kehadiran mereka memicu reaksi keras dari warga setempat, yang menilai hal ini sebagai ancaman terhadap ketertiban serta nilai-nilai budaya masyarakat Lampung. Aktivis sekaligus tokoh muda […]

  • Proyek SPAM Rp8 Miliar Gagal, Warga Geruduk Kejari

    Proyek SPAM Rp8 Miliar Gagal, Warga Geruduk Kejari

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Proyek Rp8 Miliar Tak Berfungsi, Warga Curigai Ada Permainan Pesawaran, INC MEDIA — Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Kedondong dan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, Senin (14/07/2025). Mereka menuntut aparat penegak hukum segera mengusut proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun 2022 senilai […]

  • Perundungan Siswi SMP Lampung: Anak Diminta Tanda Tangan Tanpa Orang Tua, Penanganan Sekolah Disorot

    Perundungan Siswi SMP Lampung: Anak Diminta Tanda Tangan Tanpa Orang Tua, Penanganan Sekolah Disorot

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Perundungan Siswi SMP Masuk Babak Baru, Prosedur Dipertanyakan Lampung Selatan, INC MEDIA — Perundungan siswi SMP di SMP Purnama, Desa Purwodadi, Kecamatan Tanjung Bintang, kembali memicu perhatian serius. Dalam perkembangan terbaru, muncul dugaan adanya penandatanganan surat perdamaian oleh korban tanpa sepengetahuan orang tua, yang dinilai berpotensi melanggar prosedur dan prinsip perlindungan anak. Kasus ini tidak […]

expand_less