Kapolri Pastikan Muktamar Muhammadiyah Dikawal agar Aman dan Sukses
- account_circle Helmy
- calendar_month 44 menit yang lalu
- print Cetak

MEDAN, INC MEDIA — Muktamar Muhammadiyah mendapat perhatian serius dari Polri. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan kepolisian akan melakukan pengecekan serta menyiapkan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan sukses.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri setelah memberikan Kuliah Umum pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Tahun 2026 di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (28/9/2026).
Muktamar Muhammadiyah Dikawal Polri
Kapolri menegaskan, Polri akan mengawal pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada peserta, panitia, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Menurutnya, pengamanan menjadi bagian penting agar seluruh agenda organisasi dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
“Tentunya kita saat ini akan mengecek dan kita mengharapkan agar perjalanan Muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” ujar Kapolri.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Polri menempatkan aspek keamanan sebagai salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan agenda besar Muhammadiyah.
Kapolri Berharap Muktamar Melahirkan Pemimpin
Selain aspek pengamanan, Kapolri berharap Muktamar Muhammadiyah dapat menjadi momentum untuk melahirkan pimpinan yang mampu menjadi teladan dan membawa organisasi semakin kuat dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kapolri menilai Muhammadiyah memiliki perjalanan panjang dalam pembangunan bangsa. Kontribusi tersebut antara lain terlihat melalui sektor pendidikan yang telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin nasional.
Karena itu, proses konsolidasi organisasi melalui Muktamar diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan internal, tetapi juga memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa Muhammadiyah Disiapkan Jadi Generasi Penerus
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti peran mahasiswa Muhammadiyah sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
Menurut Kapolri, mahasiswa memiliki modal penting untuk menjadi calon pemimpin masa depan. Pendidikan tidak hanya memberikan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, keimanan, kepedulian sosial, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Salah satu perhatian yang turut disebut adalah persoalan lingkungan. Mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis untuk ikut mendorong kesadaran dan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial maupun lingkungan.
Pada tahun akademik 2026/2027, UMSU mencatat sebanyak 6.027 mahasiswa melakukan registrasi dan herregistrasi pada semester ganjil.
Jumlah tersebut menjadi bagian dari dinamika pendidikan tinggi Muhammadiyah sekaligus menunjukkan besarnya potensi generasi muda yang dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Muktamar Muhammadiyah Diharapkan Berjalan Kondusif
Kapolri mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama seluruh rangkaian Muktamar Muhammadiyah berlangsung.
Keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Seluruh peserta, panitia, organisasi, serta masyarakat memiliki peran dalam menjaga suasana tetap tertib.
Dengan dukungan berbagai pihak, Muktamar diharapkan dapat berjalan sesuai agenda dan menghasilkan proses organisasi yang memberikan manfaat bagi Muhammadiyah serta masyarakat luas.
Polri sendiri memastikan aspek pengamanan akan dipersiapkan melalui pengecekan dan koordinasi agar kegiatan dapat berlangsung sesuai harapan.
Bagi Muhammadiyah, Muktamar bukan sekadar agenda organisasi. Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi, penyusunan arah organisasi, sekaligus momentum untuk memperkuat kontribusi sosial dan kebangsaan.
By. Helmy
- Penulis: Helmy







