Menantu Bacok Ibu Mertua di Lampung Selatan, Berujung Maut
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIA — Peristiwa tragis menantu bacok ibu mertua mengguncang warga di Lampung Selatan. Insiden berdarah ini diduga dipicu konflik rumah tangga yang telah berlangsung cukup lama hingga akhirnya berujung pada aksi kekerasan fatal.
Kronologi Kejadian
Peristiwa menantu bacok ibu mertua ini terjadi di lingkungan permukiman warga dan sempat membuat panik masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga Pelaku berinisial AM yang merupakan menantu korban diduga menyerang ibu mertuanya menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, Sabtu (18/4/2026).
Warga sekitar yang mendengar keributan sempat berupaya melerai, namun aksi pelaku berlangsung cepat dan brutal. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan pelaku serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dipicu Konflik Rumah Tangga
Kasus menantu bacok ibu mertua ini diduga kuat dipicu oleh persoalan internal keluarga. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa hubungan antara pelaku dan korban memang kerap diwarnai pertengkaran.
“Diduga ada masalah rumah tangga yang sudah lama terjadi, sehingga memicu emosi pelaku,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami motif pasti di balik kejadian tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di lapangan.
Penanganan Hukum dan Proses Penyidikan
Pelaku kini telah diamankan oleh pihak berwajib dan tengah menjalani proses hukum. Polisi menegaskan akan menangani kasus menantu bacok ibu mertua ini secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam konteks hukum pidana, tindakan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dapat dijerat dengan pasal pembunuhan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman berat.
Imbauan untuk Masyarakat
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya penyelesaian konflik secara bijak dan damai. Perselisihan dalam rumah tangga seharusnya diselesaikan melalui komunikasi atau jalur mediasi, bukan dengan kekerasan.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi konflik yang berisiko menimbulkan kekerasan, agar dapat dicegah sejak dini.| Red
- Penulis: Redaksi


