Wakapolda Aceh Sambut Gubernur Lemhannas, Perkuat Wawasan Kebangsaan Mahasiswa
- account_circle Redaksi
- calendar_month 47 menit yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA – Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Dr. Latif Usman menyambut kedatangan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Ace Hasan Syadzily, bersama rombongan di VIP Room Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Senin (2/11/2026).
Penyambutan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan Polda Aceh terhadap agenda kunjungan kerja Gubernur Lemhannas RI di Provinsi Aceh. Dalam kegiatan itu, Wakapolda turut didampingi Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Deden Supriyatna Imhar.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung agenda strategis pemerintah, terutama kegiatan yang berorientasi pada penguatan wawasan kebangsaan dan persatuan nasional.
Menurutnya, kunjungan Gubernur Lemhannas RI ke Aceh kali ini berkaitan dengan program Goes to Campus, yang menjadi bagian dari Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Program ini menyasar kalangan mahasiswa sebagai generasi muda yang memiliki peran penting dalam menjaga masa depan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami nilai-nilai kebangsaan, memperkuat kecintaan terhadap Tanah Air, serta memiliki kesadaran untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Joko menegaskan, Polda Aceh mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dan menanamkan semangat persatuan di tengah masyarakat.
“Penguatan nilai-nilai kebangsaan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini juga sejalan dengan upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Joko.
Dukungan terhadap program penguatan nilai kebangsaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran generasi muda untuk menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi



