Cegah Tawuran dan Bullying, Kapolresta Cirebon Turun Langsung Edukasi 500 Pelajar SMPN 2 Sumber
- account_circle Redaksi
- calendar_month 58 menit yang lalu
- print Cetak

CIREBON, INC MEDIA – Ancaman tawuran, geng motor, dan perundungan (bullying) di kalangan pelajar menjadi perhatian serius Polresta Cirebon. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung memberikan edukasi kepada sekitar 500 siswa SMPN 2 Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (2/11/2026).
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan upacara bendera tersebut, Kapolresta mengingatkan para pelajar agar tidak menyia-nyiakan masa sekolah dengan perilaku negatif. Ia mengajak siswa fokus belajar, mengejar prestasi, menghormati guru dan orang tua, serta membangun pergaulan yang sehat.
Kapolresta hadir didampingi Kabag Ren Kompol Acep Anda, S.H., M.H., sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon, serta Kapolsek Sumber AKP Afandi, S.H., M.H. Kegiatan tersebut juga diikuti para guru dan seluruh peserta didik.
Tawuran dan Bullying Bukan Kenakalan Biasa
Dalam arahannya, Imara Utama menegaskan bahwa masa sekolah merupakan kesempatan penting bagi generasi muda untuk membentuk karakter, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan.
Ia secara khusus mengingatkan siswa agar menjauhi tawuran, geng motor, bullying, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Adik-adik semua harus memiliki cita-cita dan semangat untuk meraih kesuksesan. Ikuti pembelajaran dengan baik, hormati guru dan orang tua, serta jangan sampai terlibat tawuran, geng motor maupun bullying. Jadilah generasi muda yang berprestasi dan membanggakan orang tua serta guru,” pesan Kombes Pol. Imara Utama.
Pesan tersebut menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan perundungan tidak boleh dianggap sebagai candaan atau bagian biasa dari pergaulan remaja. Perilaku tersebut dapat menimbulkan dampak serius bagi korban, mengganggu proses belajar, bahkan berujung pada persoalan hukum.
Karena itu, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh siswa. Setiap peserta didik perlu saling menghormati, tidak melakukan intimidasi, dan berani melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan kekerasan atau perundungan.
Polidik Perkuat Pencegahan Sejak Lingkungan Sekolah
Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada siswa SMPN 2 Sumber yang dinilai mampu menjaga perilaku positif dan tidak terlibat dalam berbagai permasalahan kenakalan remaja.
Ia turut mengapresiasi peran para guru dalam mendidik, membimbing, serta membentuk karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab.
“Saya bangga kepada siswa-siswi SMPN 2 Sumber yang mampu menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja. Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik anak-anak dengan baik. Teruslah jaga kebersamaan, kekompakan, dan saling menghargai,” ungkapnya.
Melalui program Polidik, Polresta Cirebon berupaya memperluas peran kepolisian di bidang pendidikan. Kehadiran polisi tidak hanya untuk menangani gangguan keamanan, tetapi juga memberikan pemahaman hukum dan membangun kesadaran generasi muda agar mampu menghindari perilaku menyimpang.
Program tersebut menjadi langkah preventif untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam tawuran, geng motor, penyalahgunaan narkoba, bullying, dan tindakan negatif lainnya.
Sekolah, Orang Tua, dan Polisi Harus Bergerak Bersama
Pencegahan kenakalan remaja tidak dapat dibebankan hanya kepada pihak sekolah atau kepolisian. Orang tua, guru, masyarakat, dan lingkungan pergaulan memiliki tanggung jawab yang sama dalam membentuk karakter anak.
Kapolresta berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pengawasan, komunikasi, serta pembinaan yang berkelanjutan, potensi kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini.
Polresta Cirebon berkomitmen melanjutkan pendekatan edukatif dan humanis melalui program Polidik guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Pewarta: Wahidin
INC MEDIA – Tegas, Objektif dan Terpercaya
- Penulis: Redaksi



