Breaking News
light_mode

Karhutla Kalteng: Wakapolri Cek Posko dan Pastikan Kesiapan Hadapi Bencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • print Cetak

PALANGKA RAYA, INC MEDIA – Karhutla Kalteng memasuki fase yang membutuhkan kewaspadaan tinggi. Kondisi kekeringan yang semakin ekstrem mendorong Polri memperkuat personel, sarana prasarana, teknologi, serta koordinasi lintas sektor untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo turun langsung mengecek Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalteng, Jumat (11/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca P. Simanjuntak. Rombongan diterima Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan bersama jajaran.

Kunjungan itu tidak sekadar menjadi agenda pengecekan administrasi posko. Wakapolri memastikan kesiapan personel, peralatan, serta strategi penanganan di lapangan. Ia juga mengecek keterlibatan Pamen dan Pati peserta didik pendidikan kepemimpinan Polri yang diterjunkan ke wilayah terdampak.

Karhutla Kalteng Libatkan 59 Peserta Didik Polri

Sebanyak 59 Serdik dilibatkan dalam kegiatan penanganan karhutla di wilayah hukum Polda Kalteng. Mereka terdiri atas 40 Serdik Sespimmen, 12 Serdik Sespimti, dan 7 Serdik SPPK.

Keterlibatan para Serdik tidak hanya berkaitan dengan proses pendidikan. Mereka ikut turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan asistensi, sekaligus memberikan saran dan masukan terhadap strategi penanganan kebakaran.

Dok.foto/INC MEDIA: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyerahkan bantuan kepada personel di Posko Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah saat kunjungan kerja, Jumat (11/9/2026). Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalteng.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk pembelajaran kepemimpinan yang bersentuhan langsung dengan persoalan masyarakat. Pengalaman lapangan diharapkan dapat memperkuat kemampuan para calon pemimpin Polri dalam mengambil keputusan saat menghadapi bencana.

“Saya mengecek langsung di posko induknya di Polda, kemudian mengecek langsung bagaimana kesiapannya juga, personelnya, sarana prasarananya,” ujar Komjen Dedi.

Wakapolri juga mengapresiasi pelibatan para Serdik. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pola penanganan karhutla pada tahun-tahun berikutnya.

“Agar tahun-tahun berikutnya kebakaran hutan yang ada di Kalimantan Tengah bisa ditangani secara efektif, efisien, dan hasilnya bisa maksimal,” jelasnya.

354 Personel Satgas Pemburu Api Dikerahkan

Polda Kalteng juga memperkuat operasi dengan mengerahkan 354 personel Satgas Pemburu Api dari berbagai satuan kerja.

Kekuatan tersebut terdiri atas 55 personel dari 11 subsatgas, 149 personel Samapta, serta 150 personel Brimob.

Mereka bergerak bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat. Operasi mencakup patroli, pencegahan, pemadaman, pembasahan gambut, hingga penanganan dampak kebakaran.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena karakter kebakaran di lahan gambut membutuhkan penanganan yang tidak hanya mengandalkan pemadaman dari udara maupun darat.

Kondisi cuaca turut menjadi faktor yang memperberat situasi. Wakapolri menyebut periode Agustus-September tahun ini memasuki kondisi El Nino yang sangat kuat dengan tingkat kekeringan mendekati ekstrem.

“Berdasarkan kondisi objektif ini, tadi Pak Kapolda menyampaikan memang karena di bulan Agustus-September ini kita sudah masuk El Nino yang sangat kuat. Tingkat kekeringannya juga sudah mendekati tingkat kekeringan ekstrem,” kata Komjen Dedi.

Menurutnya, kondisi muka air tanah gambut juga menjadi perhatian serius. Batas aman disebut berada di sekitar 40 sentimeter, sedangkan kondisi di Kalteng telah mencapai sekitar 120 sentimeter.

“Untuk kebakaran skala besar ini tidak bisa hanya water bombing, tidak bisa hanya satgas darat,” tegasnya.

9.440 Hektare Lebih Lahan Terbakar

Data Polda Kalteng per 10 September 2026 menunjukkan skala persoalan yang cukup besar. Tercatat 109.158 hotspot, 2.909 firespot, dan total luasan lahan terbakar mencapai 9.440,36 hektare.

Kotawaringin Timur tercatat sebagai wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 2.505 hektare. Berikutnya Pulang Pisau dengan 1.264 hektare dan Kotawaringin Barat mencapai 1.104 hektare.

Ketiga wilayah tersebut menyumbang sekitar 51,6 persen dari total luasan lahan yang terbakar.

Sementara dari sisi firespot, Palangka Raya mencatat jumlah tertinggi dengan 592 titik. Kotawaringin Timur berada di posisi berikutnya dengan 566 titik.

Data tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak dapat hanya berorientasi pada pemadaman ketika api sudah membesar. Pencegahan, deteksi dini, pengelolaan lahan gambut, serta kesiapan sumber air menjadi bagian penting dalam strategi penanganan.

Polda Kalteng Bangun Infrastruktur Pencegahan

Untuk memperkuat penanganan, Polda Kalteng telah membangun 220 sumur bor dan 104 embung air.

Selain itu, dilakukan pembangunan sekat kanal serta pembukaan akses jalan menuju lokasi kebakaran. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mempercepat respons ketika titik api muncul sekaligus membantu menjaga kondisi lahan gambut.

Wakapolri menegaskan bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam mencegah kebakaran meluas.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama. Ada pemerintah daerah, ada Korem, kemudian ada Polda dengan jajarannya, kemudian teman-teman Manggala Agni yang bekerja sangat luar biasa,” ujarnya.

Kehadiran langsung pimpinan Polri di Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalteng menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Di tengah meningkatnya ancaman kebakaran dan kondisi kekeringan ekstrem, efektivitas penanganan akan sangat ditentukan oleh kecepatan deteksi, kesiapan personel, kecukupan sarana, serta koordinasi antarlembaga.

Bagi masyarakat, upaya pencegahan juga tetap menjadi faktor penting. Partisipasi warga dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi kebakaran sejak dini dapat membantu memperkecil risiko kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

INC MEDIA berkomitmen menyajikan informasi secara faktual, berimbang, dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan prinsip Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FBN Lampung Apresiasi Polres Pesawaran Tangkap Pelaku Penganiayaan terhadap Anak

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media ) — Dewan Pimpinan Wilayah Forum Bela Negara Republik Indonesia (DPW FBN RI) Provinsi Lampung melalui Departemen Advokasi Hukum dan HAM menyampaikan perkembangan penting terkait dugaan Kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur, Jum’at, (10/01/2025).  Kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh pimpinan pondok pesantren Modern Pesona Al-Quran yang beralamat di Desa Negrisakti, Kecamatan […]

  • Aktivis Kecam Kapolres Pesawaran: Larangan Aksi Damai Dinilai Pembungkaman Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA – Keputusan Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Hitijahubesi, yang melarang aksi damai bertajuk Selamatkan Demokrasi memicu gelombang kritik dari berbagai aktivis dan organisasi masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pembungkaman hak berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), Saprudin Tanjung, menegaskan bahwa aksi mereka bertujuan murni untuk menyuarakan aspirasi rakyat […]

  • Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 Desa, Bangun Ekonomi Lokal dan Swasembada Pangan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Konferensi pers terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Jakarta (incmedia.site) — Presiden RI Prabowo Subianto resmi menginisiasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan dibangun di 70.000 desa di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dengan menampung hasil pertanian masyarakat. Keputusan ini diambil dalam rapat bersama […]

  • Kinerja Polisi Tanjung Bintang Dipertanyakan, Warga Desak Tindakan Tegas atas Maraknya Narkoba dan Judi

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Media sosial kembali diramaikan dengan keluhan masyarakat terkait penegakan hukum di wilayah Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Sebuah unggahan viral dari akun atas nama Riski Andrean menyoroti lemahnya kinerja Polsek Tanjung Bintang dalam memberantas peredaran narkoba. Dalam postingan yang diunggah pada 9 dan 29 April 2025, Riski mengklaim telah menyampaikan informasi […]

  • Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lampung Barat Ludes Terbakar dalam Hitungan Menit

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Barat, INC MEDIA – Kebakaran rumah Lampung Barat kembali terjadi. Satu unit rumah milik Sugandi di Pemangku Ciptasakti I, Pekon Ciptawaras, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, ludes dilalap api pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa yang berlangsung di siang hari itu membuat warga sekitar panik karena kobaran api membesar dalam waktu […]

  • Pendidikan untuk Semua: Sistem Baru SPMB di Lampung Pastikan Seleksi Masuk Sekolah Lebih Transparan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan yang adil dan merata dengan meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026. Sistem ini menggantikan sistem lama PPDB dan diharapkan menjadi langkah maju dalam menciptakan proses seleksi yang objektif, transparan, akuntabel, serta bebas diskriminasi. Peluncuran resmi sistem baru ini ditandai […]

expand_less