Breaking News
light_mode

Konflik Agraria Mengemuka, DPRD Pesawaran Tekankan Urgensi Pengukuran Ulang HGU

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • print Cetak

Pesawaran, INC MEDIA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya untuk mendorong pelaksanaan pengukuran ulang atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) 02 dan HGU 04 milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 7 Way Berulu.

Foto Dok. Haris efendi : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh masyarakat adat dan Paguyuban Tanjung Kemala Bersatu di halaman Gedung DPRD Pesawaran pada Rabu, 11 Juni 2025. Aksi tersebut bertujuan mencari solusi atas konflik klaim lahan antara PTPN VII dan ahli waris tanah adat Umbul Langka di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, yang diperkirakan mencapai 219 hektar.

Persoalan ini sebelumnya telah mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Maret 2025 lalu, yang melibatkan DPRD, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Forkopimda, dan perwakilan masyarakat.

Ketua DPRD Pesawaran, Ahmad Rico Julian, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah sesuai kewenangan.

“Saya sendiri yang mengecek semua surat tanpa diwakilkan, dan telah menginformasikan langsung dengan Dirut PTPN. Kita semua sudah sepakat bahwa pengukuran ulang harus dilakukan,” ujarnya.

BACA JUGA : Gindha Ansori Minta Pemkot Bandar Lampung Fasilitasi Pencairan TPG Guru Non ASN

Langkah konkret lainnya adalah pengiriman surat resmi kepada Bupati Pesawaran dan Direktur PTPN pusat sebagai dasar hukum dan administrasi untuk rencana pengukuran ulang tersebut. DPRD juga menggelar jaring aspirasi bersama massa aksi, dihadiri Wakil Ketua DPRD Aria Guna, Kapolres Pesawaran, Dandim 0421/LS, dinas terkait, serta tokoh masyarakat dan adat.

Sebagai bentuk eskalasi, DPRD Pesawaran juga berencana menyurati DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur agar persoalan ini mendapat perhatian lebih luas di tingkat provinsi.

Ahmad Rico menambahkan, apabila pengukuran ulang menghadapi kendala anggaran, pihaknya siap mendorong solusi bersama dengan Forkopimda. Salah satu opsi yang akan dibahas adalah kemungkinan penggunaan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

BACA JUGA : Mendikdasmen Resmikan TKA sebagai Syarat Seleksi Mahasiswa Baru

Pemerintah Kabupaten Pesawaran dijadwalkan menggelar rapat internal pada Jumat, 13 Juni 2025, guna membahas langkah teknis pengukuran ulang lahan. Hasil dari rapat tersebut akan disampaikan kepada Forum Masyarakat Paguyuban Bersatu (FMPB) untuk memastikan informasi yang disampaikan ke masyarakat tetap utuh dan transparan.

“Kita tentu akan mengupayakan yang terbaik, tapi segala sesuatunya harus dilakukan dengan benar agar tidak menyalahi aturan dan hukum. Maka dari itu saya meminta semua pihak untuk mendukung agar persoalan ini bisa cepat terselesaikan,” tutup Rico.

(Febri)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Diduga Lecehkan Siswi di MTs Negeri Pesawaran, Orang Tua Minta Perlindungan Anak

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, Lampung, INC MEDIA — Guru diduga lecehkan siswi di salah satu MTs Negeri di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Seorang guru Bahasa Inggris yang juga disebut menjadi pembimbing ekstrakurikuler drum band/marching band berinisial M dilaporkan oleh orang tua siswa karena diduga melakukan tindakan yang membuat anak merasa takut dan tidak nyaman di lingkungan sekolah. Dugaan tersebut […]

  • Polri tangkap Pelaku kasus Video Deepfake Presiden RI dilampung tengah 

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media ) — Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri telah mengungkap kasus dugaan penipuan artificial intelligence (AI) deepfake yang mencatut nama dan wajah pejabat negara. Tak tanggung – tanggung Wajah pejabat yang digunakan itu diketahui Presiden Prabowo Subianto. Dir Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji mengatakan, terduga pelaku yang diamankan […]

  • Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek Mengular, Arus Arah Cikampek Merayap hingga KM 25

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASI, INC MEDIA — Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dilaporkan terjadi pada Senin (10/8/2026) sore. Arus kendaraan terpantau bergerak merayap dalam rentang sekitar KM 15 hingga KM 25. Kepadatan lalu lintas tersebut terlihat cukup signifikan. Berdasarkan pantauan melalui foto dari lokasi, kendaraan didominasi truk dan kendaraan logistik yang melintas menuju arah Cikampek. Jarak antarkendaraan tampak […]

  • Skandal Keuangan Pasar Pulung Kencana: Staf dan Mantan Pejabat Jadi Tersangka Korupsi Rp 1,1 milyar 

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat (Kejari Tubaba) kembali mengungkap praktik korupsi yang menghebohkan publik. Kali ini, dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengelolaan dana operasional Pasar Pulung Kencana Tahun Anggaran 2022, dengan potensi kerugian negara mencapai miliaran rupiah. Terbaru, Kejari Tubaba menahan Nyi Ayu Risha Amarta (AR), […]

  • Rumor, Aries Sandi Tamu Tak Diundang. ini Kata Ketua Panitia Pelaksana 

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Terkait ada nya Rumor di salah satu media online yang memberitakan bahwa kedatangan Aries Sandi dalam kegiatan acara Maulid Nabi 1446 H Sekaligus Dzikir Haul Syekh Abdul Qodir Al- Zailani ke 41 dan Haul Leluhur Jam’Iyyah Ahlit Thoqiroh di Pondok Pesantren (ponpes) Manba’UL ULum, Desa Margodadi Kecamatan Waylima,Tanpa undangan di bantah […]

  • Rombongan Massa dari Jakarta Datangi Kampus Malahayati, Polisi Imbau Penyelesaian Damai

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung (incmedia.site) – Situasi di Kampus Malahayati, Kota Bandar Lampung, masih belum menemui titik terang setelah rombongan massa dari Tanjung Priuk, Jakarta, tiba pada Minggu (2/3/2025) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB. Sekitar 200 orang dari Yayasan Teknologi Bandar Lampung datang dengan menggunakan tiga unit bus, diduga untuk mengambil alih aset kampus yang masih dikuasai […]

expand_less