Breaking News

KPU Pesawaran Dituding Abaikan Putusan MK, Demokrat: Ini Tidak Adil!

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • print Cetak

Pesawaran, INC MEDIA – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran yang menerima berkas pencalonan pasangan Supriyanto – Suriansyah Ralieb memicu gelombang protes. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pesawaran dengan tegas menolak keputusan tersebut, menyebutnya cacat hukum dan tidak sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Ketua DPC Partai Demokrat Pesawaran, Aries Sandi DP, menilai keputusan KPU Pesawaran mencederai keadilan dan melangkahi aturan yang seharusnya menjadi pedoman dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Terkait keputusan KPU Pesawaran, kami menolak dengan tegas! Mereka tidak menjalankan amar putusan MK dan justru bertindak di luar ketentuan hukum. Seharusnya, tiga partai pengusung hanya bisa mengajukan satu calon. Tapi yang terjadi justru sebaliknya!” tegas Aries usai menyampaikan surat keberatan ke KPU Pesawaran pada Rabu, (12/3/2025).

BACA JUGA : Tanpa Bebani Warga, Sertifikat Tanah Digadaikan Demi Pemekaran Tiyuh Mekar Asri

Demokrat mempertanyakan dasar hukum yang digunakan KPU Pesawaran dalam menetapkan pencalonan tersebut. Aries menyoroti adanya ketidaksepahaman antara tiga partai pengusung, yang seharusnya menjadi alasan kuat untuk menunda tahapan PSU.

“Bagaimana mungkin Supriyanto – Suriansyah dinyatakan memenuhi syarat tanpa dukungan penuh dari partai pengusung? Ini jelas melanggar aturan!” lanjutnya dengan nada kecewa.

Tak hanya itu, Aries menegaskan bahwa DPC Demokrat Pesawaran tidak akan tinggal diam. Mereka akan terus melawan keputusan yang dianggap tidak adil ini, sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen Demokrat.

“Ketua Umum AHY dan Sekjen Demokrat sudah memberikan instruksi kepada kami. Kami akan berjuang melawan ketidakadilan ini. Jangan sampai ada kepentingan tertentu yang bermain di balik keputusan KPU!” pungkas Aries dengan penuh keyakinan.

Dengan situasi yang semakin memanas, publik kini menanti langkah selanjutnya dari Partai Demokrat Pesawaran dan bagaimana KPU Pesawaran akan merespons protes ini. Akankah keputusan KPU tetap bertahan, atau ada kemungkinan perubahan dalam pencalonan PSU? (***)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis! Tiga Polisi Gugur Ditembak Saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

    Tragis! Tiga Polisi Gugur Ditembak Saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Way Kanan, Lampung, INC MEDIA — Suasana mencekam terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin (17/3/2025) sore. Penggerebekan judi sabung ayam yang dilakukan aparat kepolisian berubah menjadi insiden berdarah setelah tiga anggota Polres Way Kanan tewas tertembak oleh orang tak dikenal. Ketiga korban yang gugur dalam tugas adalah Kapolsek […]

  • Kapolri Sesalkan Dugaan Kekerasan terhadap Pewarta ANTARA: Komitmen Tindaklanjuti Insiden Secara Transparan

    Kapolri Sesalkan Dugaan Kekerasan terhadap Pewarta ANTARA: Komitmen Tindaklanjuti Insiden Secara Transparan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penyesalannya atas insiden dugaan kekerasan yang menimpa pewarta foto LKBN ANTARA berinisial MZ. Insiden tersebut terjadi saat MZ tengah menjalankan tugas peliputan kunjungan Kapolri di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (5/4/2025). “Saya baru mengetahui dari pemberitaan. Jika benar […]

  • Jerat Pidana Bagi Orang Yang Menjual Atau Mengalihkan Harta Benda Wakaf

    Jerat Pidana Bagi Orang Yang Menjual Atau Mengalihkan Harta Benda Wakaf

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA — Menanggapi kabar penjualan suatu masjid wakaf di Cawang, Jakarta Timur, yang terjadi pada tahun 2017 lalu, Kepala Humas Badan Wakaf Indonesia, Khaerul Huda, menyatakan tindakan menjual tanah wakaf merupakan tindakan pidana. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. “Undang-Undang Wakaf jelas menyebutkan larangan harta wakaf untuk dijual maupun […]

  • Guru yang Cabuli Muridnya Telah Dilakukan Penahanan di Mapolresta Bandar Lampung

    Guru yang Cabuli Muridnya Telah Dilakukan Penahanan di Mapolresta Bandar Lampung

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA — Guru Sekolah Dasar Swasta di Bandar Lampung yang merupakan tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur resmi dilakukan penahanan setelah sebelumnya sempat ditangguhkan. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan penahanan terhadap FZ telah dilakukan sejak kemarin. “Sejak kemarin (sabtu), tersangka FZ ini telah dilakukan penahanan di Mapolresta Bandar […]

  • Dimas Dwi Atmaja Putra Asli Lampung Selatan Berhasil menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026

    Dimas Dwi Atmaja Putra Asli Lampung Selatan Berhasil menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengumumkan daftar pemain yang akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026. Sebanyak 11 atlit pebola voli pantai putra dan putri terbaik se-lndonesia dipanggil untuk menjalani program pelatnas di Jogjakarta mulai 13 November sampai akhir Desember […]

  • Seorang Wanita di Metro Ditangkap Polisi Lantaran Lakukan Aborsi

    Seorang Wanita di Metro Ditangkap Polisi Lantaran Lakukan Aborsi

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC Media — Seorang Wanita di Kota Metro nekat melakukan aborsi dengan alasan tidak ingin dinikahi pacarnya. Perbuatan tersebut berujung dirinya ditangkap polisi. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/11/2024) lalu disebuah kontrakan yang berada di Jalan Raya Stadion, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Provinsi Lampung. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah […]

expand_less