Breaking News
light_mode

Tuduhan Asusila Tanpa Bukti, Guru SMPN 3 Pesawaran Siap Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • print Cetak

Pesawaran , INC MEDIA – Tuduhan tak berdasar soal dugaan perbuatan asusila yang menyeret dua guru SMPN 3 Kedondong di Pesawaran memicu kehebohan di masyarakat. Namun, salah satu guru yang dituduh, Wisnu Saputra, akhirnya angkat bicara dan membantah tegas kabar tersebut.

Foto Dok. Haris efendi : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Dalam klarifikasinya, Wisnu menyebut bahwa semua tuduhan itu tidak benar dan sangat merugikan dirinya secara pribadi maupun profesional.

“Apa yang diberitakan oleh mereka itu gak bener, Bang. Semua tuduhan itu bohong. Apalagi mereka bawa-bawa soal SK P3K saya, padahal SK itu saya terima jauh sebelum ada pemberitaan ini,” tegas Wisnu saat diwawancarai, Senin (2/6/2025).

BACA JUGA : Kematian Pasien Diduga Akibat Penolakan IGD: Peringatan Keras untuk Seluruh Rumah Sakit di Indonesia

Lebih lanjut, Wisnu juga menepis kabar miring yang menyebut dirinya melakukan hubungan di luar nikah.

“Kami memang sudah menikah jauh sebelum saya menerima SK P3K, dan pernikahan itu disaksikan dan diketahui oleh kedua belah pihak keluarga. Jadi tidak ada yang kami langgar,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah media lokal memberitakan bahwa dua guru di SMPN 3 Pesawaran digerebek di Perumahan Harmoni Taman Sari karena diduga ‘kumpul kebo’. Penggerebekan tersebut bahkan disebut melibatkan beberapa LSM dan awak media. Namun hingga saat ini, tidak ada bukti kuat atau proses hukum yang membenarkan klaim tersebut.

Wisnu mengaku kecewa karena pemberitaan dilakukan secara sepihak tanpa konfirmasi.

“Saya berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan berita itu. Karena faktanya, kami sudah menikah dan pemberitaan itu tidak benar dan tidak berdasar,” tutupnya.

BACA JUGA : Dekat Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Rusak di Pahoman Telan Korban! Warga Desak Pemkot dan Pelaksana Proyek Bertanggung Jawab

Prinsip Praduga Tak Bersalah Diabaikan

Pihak keluarga menyayangkan sikap media yang dinilai gegabah dan melanggar prinsip praduga tak bersalah.

 “Menyebarkan tuduhan asusila tanpa bukti adalah bentuk pelanggaran serius terhadap etika jurnalistik dan bisa mencemarkan nama baik,” ujar salah satu pengurus ormas di pesawaran.

Langgar Kode Etik Jurnalistik

Pihak keluarga juga mengecam keras isi berita tersebut yang dinilai tidak profesional.

“Media semestinya melakukan verifikasi kepada pihak yang diberitakan. Apalagi ini menyangkut reputasi guru sebagai tenaga pendidik. UU Pers No. 40 Tahun 1999 menjamin hak jawab bagi yang dirugikan oleh pemberitaan,” tegas salah satu keluarga Wisnu.

Desakan Pembatalan SK P3K Dinilai Tak Berdasar

Terkait desakan beberapa pihak yang ingin SK P3K Wisnu dicabut, Wisnu menilai langkah tersebut prematur dan tidak melalui prosedur hukum.

“Pembatalan SK P3K tidak bisa sembarangan. Harus ada proses administratif dan legal yang jelas. Tidak bisa hanya berdasarkan opini publik atau tekanan dari luar,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran maupun Sekda setempat. Pihak Wisnu sendiri tengah mempertimbangkan upaya hukum untuk membersihkan nama baiknya.

(Tim)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perampokan Mengerikan di Lampung Tengah: Pemilik Toko Dibekap, Istri Tewas Mengenaskan!

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Tengah, INC MEDIA — Warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, digemparkan oleh aksi perampokan sadis pada Jumat (21/3/2025) malam. Pelaku yang masih buron tidak hanya menggasak uang Rp 50 juta dan barang berharga, tetapi juga melakukan kekerasan brutal terhadap pemilik toko sembako dan istrinya. Kapolsek Seputih Surabaya, AKP Mahdum Yazin, mengungkapkan […]

  • Polwan Sabang Promosikan Wisata Bahari Lewat Diving di Pulau Rubiah

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Banda Aceh, INC MEDIA — Polwan Sabang memperingati Hari Jadi Polwan ke-78 dengan cara kreatif dan inspiratif. Tujuh polisi wanita dari Polres Sabang, Polda Aceh, melakukan penyelaman atau diving di perairan Pulau Rubiah, Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa, 25 Agustus 2026. Aksi tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Polwan. Di […]

  • Empat Pelaku Pencuri Hewan Ternak Milik Warga Jatiagung Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    JATIAGUNG, incmedia.site –  Unit Reserse Kriminal Polsek Jati Agung, Polres Lampung Selatan, menangkap empat pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) pada Jumat Jumat 21 Februari 2025. Penangkapan yang dilakukan Polsek Jatiagung bermula dari aksi pencurian hewan ternak di Jalan Gemilang, Gang Anumerta, Dusun II B, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, pada […]

  • Perundungan Siswi SMP: Korban Trauma, Respons Sekolah Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Perundungan siswi SMP kembali menjadi sorotan setelah seorang pelajar di SMP Purnama, Desa Purwodadi, Kecamatan Tanjung Bintang, diduga mengalami bullying hingga mengalami tekanan psikologis berat dan menolak kembali ke sekolah. Kasus ini memantik keprihatinan publik. Dugaan perundungan yang terjadi bukan sekadar candaan remaja, melainkan telah menyentuh ranah psikis yang berdampak […]

  • Status Kerja Tak Jelas, Satpam PT Seger Agro Nusantara Tak Pernah Terima THR Layak Selama Lima Tahun

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Winardi dan Adi Kariawan, dua tenaga satuan pengamanan (satpam) di PT Seger Agro Nusantara, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, menjerit karena merasa diperlakukan tidak adil oleh tempat mereka bekerja. Setelah lima tahun mengabdi, mereka justru tidak pernah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang layak dan tak mendapat kepastian […]

  • Kepedulian LPAI Lampung Timur Menguatkan Harapan Kesembuhan Adik Zulya Ulfa

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Timur, incmedia.site – Kepedulian terhadap Adik Zulya Ulfa (4,5 tahun), seorang anak yang tengah menjalani perawatan intensif di RS Abdul Moeloek, kembali hadir melalui langkah nyata Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur. Kehadiran lembaga ini menjadi penguat bagi keluarga di tengah perjuangan berat menghadapi kondisi kesehatan sang anak. Ketua LPAI Lampung Timur, […]

expand_less