Tak Hanya Atur Lalu Lintas, Kapolresta Cirebon Sapa Pengendara dan Bagikan Cokelat
- account_circle Redaksi
- calendar_month 49 menit yang lalu
- print Cetak

CIREBON, INC MEDIA – Pendekatan humanis mewarnai pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke Perempatan Sumber, Senin (2/11/2026), untuk menyapa sekaligus membagikan cokelat kepada para pengendara.
Kegiatan tersebut bukan sekadar aksi simpatik. Polresta Cirebon ingin menyampaikan pesan bahwa keselamatan berlalu lintas dapat dibangun melalui pelayanan, edukasi, dan komunikasi yang dekat dengan masyarakat.
Kapolresta hadir didampingi Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., serta sejumlah personel Polresta Cirebon.
Di sela-sela pengaturan arus kendaraan, Kapolresta menyapa para pengguna jalan dan membagikan cokelat sebagai bentuk apresiasi. Cara sederhana ini diharapkan membuat imbauan keselamatan lebih mudah diterima sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
979 Personel Ditempatkan di 166 Titik
Di balik kegiatan tersebut, Polresta Cirebon juga menjalankan pengaturan lalu lintas secara rutin dan masif. Sebanyak 979 personel dikerahkan untuk memberikan pelayanan di 166 titik strategis.
Pengaturan dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 06.30 WIB sampai 17.30 WIB. Personel ditempatkan di sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi, seperti persimpangan, lampu pengatur lalu lintas, kawasan sekolah, perkantoran, pasar tradisional, kawasan industri, hingga titik putar balik kendaraan.
Pengerahan personel tersebut bertujuan membantu kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada jam sibuk ketika warga berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Selain mengurai kepadatan kendaraan, petugas juga memberikan edukasi langsung agar masyarakat mematuhi aturan dan tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara.
Operasi Patuh Bukan Hanya Penindakan
Kapolresta Cirebon menegaskan, kehadiran polisi di jalan raya tidak semata-mata untuk mengatur arus kendaraan atau menindak pelanggaran. Petugas juga memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Ia mengajak pengendara menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat dan perlengkapan kendaraan, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari Operasi Patuh Lodaya 2026. Sebab, kepatuhan berlalu lintas semestinya tumbuh dari kesadaran, bukan hanya karena takut terhadap sanksi atau keberadaan petugas.
Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berupaya menggabungkan pengaturan lalu lintas, edukasi, dan pendekatan humanis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.
Kehadiran Kapolresta di tengah pengguna jalan sekaligus menjadi pesan bahwa pelayanan kepolisian harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Namun, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib tetap membutuhkan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.
Polresta Cirebon pun mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama demi menekan risiko kecelakaan dan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, serta lancar di wilayah Kabupaten Cirebon.
Pewarta: Wahidin
- Penulis: Redaksi



