Breaking News
light_mode

Budidaya Ikan Cirebon: Wali Kota Dorong Aset Daerah Jadi Sumber PAD dan Dukung Penanganan Stunting

  • account_circle Wahidin
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • print Cetak

CIREBON, INC MEDIABudidaya ikan Cirebon mulai diarahkan menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Cirebon dalam mengoptimalkan aset daerah, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak dalam upaya percepatan penanganan stunting.

Langkah tersebut terlihat saat Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar (BPBIAT) di Kalitanjung, P. Grenjeng, Kamis (6/8/2026). Peninjauan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan restocking benih ikan di embung UPT Balai Pengembangan Ternak Potong (BPTR), Jalan Cibogo, Kelurahan Argasunya.

Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman, jajaran perangkat daerah, perwakilan Bank Indonesia, Perum Bulog, serta sejumlah mitra yang selama ini terlibat dalam penguatan sektor pangan.

Budidaya Ikan Cirebon Dorong Optimalisasi Aset Daerah

Wali Kota melihat langsung kondisi kolam budidaya, sarana pendukung, serta potensi pengembangan kawasan. Pemerintah daerah menilai aset tersebut masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produktif.

Effendi menegaskan, aset milik pemerintah tidak boleh berhenti sebagai fasilitas yang sekadar tercatat dalam administrasi. Pengelolaan harus diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.

“Kami ingin melihat langsung potensi yang dimiliki pemerintah daerah. Aset-aset ini harus bisa dikelola secara lebih optimal melalui kolaborasi berbagai pihak, sehingga tidak hanya memberikan nilai tambah bagi daerah, tetapi juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar pemanfaatan aset dari sisi fisik. Ada target ekonomi yang ingin dibangun melalui pengelolaan aset secara produktif.

1.000 Benih Ikan Nila Nirwana Ditebar

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Cirebon menebarkan 1.000 benih ikan nila Nirwana di embung BPTR. Benih tersebut diproyeksikan dapat dipanen dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga bulan.

Kegiatan restocking benih ikan di embung UPT Balai Pengembangan Ternak Potong (dok.foto/ist).

Program ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan budidaya ikan Cirebon agar tidak berhenti pada kegiatan produksi. Pemerintah ingin hasil budidaya memiliki manfaat langsung terhadap kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.

Wali Kota mengatakan hasil panen nantinya dapat diarahkan untuk mendukung program penanganan stunting, terutama dalam memenuhi kebutuhan protein anak-anak.

“Kami ingin pengelolaan kolam ini memiliki manfaat ganda. Pertama, mampu memberikan kontribusi terhadap PAD melalui hasil budidaya ikan. Kedua, hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program penanganan stunting karena kebutuhan protein bagi anak-anak harus benar-benar menjadi perhatian,”

Budidaya Ikan Cirebon Dikaitkan dengan Penanganan Stunting

Pemerintah Kota Cirebon menempatkan persoalan stunting sebagai agenda yang membutuhkan intervensi konkret dan berkelanjutan.

Karena itu, optimalisasi aset daerah diarahkan untuk menghasilkan pangan yang dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat. Pendekatan tersebut membuat pengelolaan aset tidak hanya berorientasi pada penerimaan daerah, tetapi juga memiliki fungsi sosial.

Effendi menyebut kawasan budidaya tersebut memiliki potensi yang cukup besar. Saat ini terdapat 26 kolam berukuran besar dan puluhan kolam lainnya yang dinilai masih dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Pengembangan kawasan akan dilakukan secara bertahap dengan perencanaan yang lebih terintegrasi. Pemerintah berharap produktivitas kolam dapat meningkat sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

Dari Budidaya Ikan hingga Peternakan Ayam Petelur

Tidak berhenti pada budidaya ikan Cirebon, Pemerintah Kota Cirebon juga menyiapkan rencana pengembangan peternakan ayam petelur di kawasan tersebut.

Konsep itu diarahkan menjadi kawasan produksi pangan terpadu. Ikan dan telur diharapkan dapat menjadi sumber pangan bergizi yang mendukung program sosial pemerintah.

Selain memenuhi kebutuhan gizi, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi salah satu cadangan pangan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk banjir atau situasi lainnya.

“Kami memiliki rencana mengembangkan kawasan ini secara bertahap. Nantinya bukan hanya ada budidaya ikan, tetapi juga peternakan ayam petelur, bahkan ke depan memungkinkan dikembangkan peternakan lainnya. Hasil ikan dan telur ini akan diarahkan untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak yang mengalami stunting, sekaligus menjadi cadangan pangan yang dapat dimanfaatkan saat masyarakat menghadapi kondisi darurat, seperti banjir atau situasi lainnya,”

Rencana tersebut memperlihatkan upaya pemerintah menghubungkan tiga kepentingan sekaligus, yakni optimalisasi aset, ketahanan pangan, dan pemenuhan gizi masyarakat.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengelolaan Aset

Pemerintah Kota Cirebon menyadari bahwa pengembangan kawasan tidak dapat hanya mengandalkan satu perangkat daerah. Kolaborasi dengan dunia usaha, lembaga pendukung, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan berkelanjutan.

Bagi pemerintah daerah, aset yang produktif bukan sekadar menghasilkan pendapatan. Aset tersebut juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Potensi yang kita miliki sudah ada. Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara bersama-sama agar benar-benar produktif, berkelanjutan, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,”

Dengan potensi 26 kolam besar dan puluhan kolam lainnya, kawasan BPBIAT dan BPTR kini memiliki peluang untuk dikembangkan lebih serius. Tantangannya adalah memastikan perencanaan, pengelolaan, produksi, hingga pemanfaatan hasil berjalan konsisten.

Jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan, budidaya ikan Cirebon tidak hanya dapat menjadi sumber PAD. Kawasan tersebut juga berpeluang menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muktamar NU ke-35: 2.090 Peserta Terdaftar, Ansor Makassar Titip Harapan untuk PBNU

    Muktamar NU ke-35: 2.090 Peserta Terdaftar, Ansor Makassar Titip Harapan untuk PBNU

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Muktamar NU ke-35 Jadi Panggung Konsolidasi dan Penentuan Arah Organisasi JOMBANG, INC MEDIA — Muktamar NU ke-35 memasuki fase penting di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Hingga Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 10.25 WIB, sebanyak 2.090 peserta tercatat telah mengambil registrasi dari total 2.943 peserta. Sebanyak 853 peserta lainnya masih belum mengambil registrasi. Angka […]

  • Pemko Langsa Umumkan Pemenang Pawai Alegoris HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    Pemko Langsa Umumkan Pemenang Pawai Alegoris HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Supriaman
    • 0Komentar

    Kota Langsa, INC MEDIA – Pawai Alegoris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Langsa berakhir dengan penyerahan penghargaan kepada para peserta terbaik. Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan piala, piagam, serta uang pembinaan kepada para pemenang, Rabu (19/8/2026). Pawai Alegoris Jadi Ruang Kreativitas Pelajar Penyerahan […]

  • Kepala Pekon di Pringsewu Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Hampir Setengah Miliar

    Kepala Pekon di Pringsewu Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Hampir Setengah Miliar

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu, INC MEDIA – Tim Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Pringsewu resmi menahan Kepala Pekon (Kepala Desa) Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, berinisial GN, atas dugaan penyalahgunaan dana desa sebesar hampir Rp500 juta. Penetapan tersangka dan penahanan ini diumumkan langsung oleh Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra dalam konferensi pers yang […]

  • Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

    Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Irfan
    • 0Komentar

    LAMPUNG UTARA, INC MEDIA — Penindakan pelaku DPO narkoba berujung baku tembak antara polisi dan seorang pria berinisial PHP (30) di kawasan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Dalam peristiwa tersebut, PHP tewas setelah disebut melakukan perlawanan menggunakan senjata api. Polisi juga mengamankan sejumlah barang […]

  • Pemusnahan Miras Cirebon: Polresta Cirebon Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras dan Knalpot Brong

    Pemusnahan Miras Cirebon: Polresta Cirebon Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras dan Knalpot Brong

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Wahidin
    • 0Komentar

    Cirebon, INC MEDIA — Pemusnahan miras Cirebon kembali menjadi sorotan publik setelah Polresta Cirebon memusnahkan belasan ribu botol minuman keras (miras) dan ribuan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Aksi tegas ini merupakan hasil operasi intensif yang dilakukan dalam rangka penegakan hukum di wilayah Kabupaten Cirebon. Operasi KRYD dan Pekat Ungkap Barang Bukti Besar Polresta Cirebon […]

  • PMKNU Angkatan I Resmi Dibuka: Kader NU Lampung Selatan Ditempa Jadi Pemimpin Masa Depan

    PMKNU Angkatan I Resmi Dibuka: Kader NU Lampung Selatan Ditempa Jadi Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Selatan menyelenggarakan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) Angkatan I di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin/Universitas Islam Annur Jati Agung, Lampung Selatan, pada Jumat (9/5/2025). Program pelatihan ini berlangsung selama lima hari, dari 9 hingga 13 Mei 2025. Acara pembukaan diawali dengan suguhan tarian tradisional […]

expand_less