Penemuan Jenazah di Rumah Kosong, Polres Cirebon Kota Bergerak Cepat
- account_circle Asep Suparman
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

CIREBON KOTA, INC MEDIA – Penemuan jenazah di rumah kosong menggegerkan warga di Jl. Kesambi Dalam Gang Lapangan Bola V RT 005 RW 004, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Jajaran Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kesambi langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Polisi mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Cirebon Kota untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur.
Penemuan Jenazah di Rumah Kosong
Kapolres Cirebon Kota melalui Kapolsek Kesambi Iptu H. Suganda, S.H., mengatakan personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai penemuan korban.
Personel Polsek Kesambi bersama Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota melakukan pemeriksaan di lokasi dan memastikan situasi sekitar tetap terkendali. Langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi awal sekaligus memastikan kondisi korban dan lingkungan sekitar dapat diperiksa secara profesional.
Korban diketahui berinisial S.I., laki-laki berusia 50 tahun yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan merupakan warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan kabel antena berwarna hitam yang terikat pada rangka atap rumah.
Rumah tersebut diketahui milik M.U., perempuan berusia 52 tahun yang berprofesi sebagai bidan dan berdomisili di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Saat kejadian, rumah dalam kondisi tidak berpenghuni.
Bau Tidak Sedap Mengarah pada Penemuan Jenazah
Peristiwa penemuan jenazah di rumah kosong itu bermula ketika seorang warga bernama Yuni mencium bau tidak sedap sejak beberapa hari sebelumnya.
Yuni, perempuan berusia 40 tahun dan seorang ibu rumah tangga, merupakan warga sekitar lokasi. Karena bau semakin menyengat, Yuni bersama suaminya kemudian melakukan pengecekan ke dalam rumah.
Saat pemeriksaan dilakukan, keduanya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Soka, laki-laki berusia 70 tahun yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal di wilayah yang sama.
Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Ketua RT setempat, M. Iksan Mugo. Setelah itu, laporan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas untuk kemudian ditindaklanjuti jajaran Polsek Kesambi bersama Polres Cirebon Kota.
Rangkaian laporan dari warga tersebut membuat polisi segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya dan melakukan pemeriksaan terhadap TKP.
Polisi Periksa Keluarga Korban
Selain memeriksa lokasi kejadian, kepolisian juga meminta keterangan dari anak korban berinisial I., perempuan berusia 19 tahun yang berdomisili di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Kepada petugas, I. menerangkan bahwa ayahnya telah meninggalkan rumah sejak Sabtu (1/8/2026) dan tidak kembali hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah kosong tersebut.
Tim Identifikasi Polres Cirebon Kota kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban. Dari pemeriksaan tersebut, polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah tersebut menjadi bagian dari prosedur kepolisian dalam menangani setiap penemuan orang meninggal dunia. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi korban.
Polres Cirebon Kota Imbau Warga Peduli Lingkungan
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional. Kepolisian juga mengedepankan prosedur yang berlaku agar penanganan di lapangan berjalan optimal.
“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera melaporkan setiap kejadian yang memerlukan kehadiran kepolisian serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila terdapat anggota keluarga atau kerabat yang mengalami tekanan psikologis maupun persoalan berat, mari bersama-sama memberikan perhatian, pendampingan, dan segera mencari bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional agar dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP M. Aris Hermanto.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi lingkungan sekitar, terutama ketika menemukan situasi yang tidak biasa. Bau menyengat, rumah kosong yang tidak terawat, maupun keberadaan seseorang yang lama tidak terlihat dapat menjadi informasi penting untuk segera disampaikan kepada pihak terkait.
Respons cepat masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara tepat. Dalam kasus ini, laporan warga menjadi pintu awal bagi aparat untuk melakukan pemeriksaan, mengamankan lokasi, serta mengevakuasi korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepolisian juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap anggota keluarga atau orang terdekat yang sedang menghadapi persoalan berat. Dukungan keluarga, lingkungan, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional dapat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan. (Asep)
- Penulis: Asep Suparman






