Soliditas TNI-Polri Jadi Kunci Stabilitas Nasional, Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Sinergi di Mabes TNI
- account_circle Redaksi
- calendar_month 58 menit yang lalu
- print Cetak

JAKARTA, INC MEDIA – Soliditas TNI-Polri kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komitmen tersebut mengemuka saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).

Foto Dok Ist: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Aula Gatot Subroto sejak pukul 13.00 WIB itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi antara TNI dan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, sekaligus memastikan stabilitas nasional tetap terjaga.
Soliditas TNI-Polri Jadi Pilar Menjaga Kedaulatan Negara
Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta sejumlah pejabat utama Mabes TNI lainnya.
Kapolri hadir bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat, serta para pejabat utama Polri lainnya.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga memperlihatkan komitmen nyata kedua institusi dalam menjaga kekompakan sebagai garda terdepan pertahanan dan keamanan negara.
Kapolri: Tindak Lanjut Arahan Presiden
Dalam sambutannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara TNI dan Polri.
“Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid,” ujar Jenderal Sigit.
Menurut Kapolri, kekompakan kedua institusi menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah.
Tanpa sinergi yang kuat, berbagai kebijakan nasional akan sulit diwujudkan secara optimal.
“Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid,” lanjutnya.
Soliditas TNI-Polri Harus Dijaga dari Upaya Adu Domba
Kapolri juga mengingatkan bahwa masih terdapat pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan untuk memecah belah hubungan TNI dan Polri.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama agar berbagai upaya provokasi tidak mendapat ruang.
“Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh jajaran Polri terbuka untuk membangun komunikasi yang intensif dengan TNI apabila terdapat persoalan yang perlu diselesaikan bersama.
“Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu,” tutup Jenderal Sigit.
Silaturahmi tersebut menjadi simbol kuat bahwa sinergi TNI dan Polri tetap menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas nasional, mendukung agenda pembangunan pemerintah, serta memastikan keamanan dan kedaulatan Indonesia tetap terpelihara di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.|(Red)
- Penulis: Redaksi




