Breaking News
light_mode

Dugaan Penyimpangan Anggaran: DPC ASWIN Pringsewu Laporkan Sekretariat DPRD ke Kejati Lampung

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • print Cetak

PRINGSEWU, INC MEDIA – Dugaan penyimpangan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu tahun 2025 resmi dilaporkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Pringsewu ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa kontrol publik terhadap pengelolaan keuangan daerah tidak boleh ditawar.

Langkah Hukum ASWIN: Respons atas Dugaan Penyimpangan Anggaran

Pelaporan ini bukan tanpa dasar. DPC ASWIN mengaku telah melakukan pengamatan dan kajian terhadap struktur anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu dengan total mencapai Rp25,6 miliar untuk periode 2024–2025. Dari hasil telaah tersebut, ditemukan sejumlah indikasi yang dinilai janggal.

Ketua DPC ASWIN Pringsewu menegaskan, langkah hukum ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Ia menilai, jika dugaan penyimpangan anggaran ini dibiarkan, maka berpotensi merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan daerah.

“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk pengawasan agar pengelolaan keuangan daerah tetap transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Secara umum, tindakan ASWIN ini dilatarbelakangi oleh dorongan untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan anggaran publik, sekaligus memperkuat peran kontrol sosial pers dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih.

Rincian Dugaan Penyimpangan Anggaran yang Disorot

Dalam laporan tersebut, sejumlah pos belanja menjadi sorotan utama karena dinilai tidak wajar:

  • Anggaran perjalanan dinas mencapai Rp16 miliar lebih
  • Anggaran konsumsi rapat sebesar Rp1,3 miliar
  • Anggaran kerja sama media (MoU) Rp1,3 miliar
  • Anggaran pembangunan mushola mini Rp400 juta
  • Anggaran perawatan kantor Rp197 juta
  • Anggaran pemeliharaan kendaraan Rp450 juta lebih
  • Anggaran pakaian adat dan sipil Rp450 juta
  • Anggaran pembelian kalender Rp187 juta lebih

ASWIN menilai angka-angka tersebut tidak mencerminkan kebutuhan riil di lapangan. Indikasi yang muncul meliputi dugaan mark-up harga, duplikasi kegiatan, hingga dugaan pemalsuan dokumen seperti invoice.

Analisis Ketidakwajaran Anggaran

Salah satu contoh yang disorot adalah pembangunan mushola mini dengan anggaran Rp400 juta. Berdasarkan survei pasar, biaya pembangunan serupa umumnya berkisar antara Rp80 juta hingga Rp150 juta, bahkan dengan material berkualitas tinggi.

Hal serupa juga ditemukan pada anggaran pakaian adat dan sipil yang mencapai Rp450 juta. Nilai tersebut dinilai jauh melampaui harga pasar untuk pengadaan barang sejenis.

Tak kalah mencolok, anggaran pembelian kalender sebesar Rp187 juta lebih. Jika dihitung berdasarkan harga pasar, nilai tersebut dinilai tidak proporsional, bahkan untuk kebutuhan distribusi dalam jumlah besar.

Dasar Hukum dan Proses Lanjutan

Laporan ini turut mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran.

Saat ini, Kejati Lampung telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan proses verifikasi serta pendalaman. Penanganan lebih lanjut akan bergantung pada hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Di sisi lain, hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekretariat DPRD Pringsewu belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan dugaan penyimpangan anggaran tersebut.*


 

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi SDN 1 Kedamaian Rp1,1 Miliar Makin Disorot: Hollow Diduga Tak Sesuai RAB, Kabel Listrik Tanpa Konduit dan Sambungan Terbuka

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Sorotan terhadap Program Revitalisasi SD Negeri 1 Kedamaian, Kota Bandar Lampung, belum mereda. Justru semakin melebar. Setelah sebelumnya publik mempertanyakan konstruksi balok penggantung, rangka baja ringan yang terlihat bengkok, dinding gunungan, hingga minimnya tenaga kerja dari lingkungan sekitar, kini muncul persoalan baru yang tak kalah serius: rangka plafon, instalasi jaringan […]

  • S.Ramelan Berhasil Lakukan Rekonsiliasi Pengurus, Segera Persiapkan Deklarasi dan Pelantikan

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA —Pasca penggantian Ketua GRIB Jaya Provinsi Lampung yang  diketuai S. Ramelan, dengan diterimanya Surat Mandat dari Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) GRIB Jaya H. Hercules beberapa pekan lalu. Seluruh pengurus dan anggota Ormas GRIB Jaya Provinsi Lampung diharapkan untuk merapatkan barisan kepada Ketua DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung S. […]

  • Huntap Polri Presisi Aceh Tamiang Capai 96 Persen, 250 Rumah Ditarget Dihuni Awal 2027

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kualasimpang, INC MEDIA — Huntap Polri Presisi bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dikebut. Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap tersebut di Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Selasa, 22 September 2026. Kapolda Aceh datang didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar […]

  • Klarifikasi Ipda Iqbal: Tepis Tuduhan Tolak Laporan Polsek Bumi Waras

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, incmedia.site — Klarifikasi Ipda Iqbal terkait video viral di Polsek Bumi Waras, Bandar Lampung, menarik perhatian publik. Video itu menimbulkan tuduhan penolakan laporan polisi dan dugaan pembiaran penganiayaan, yang dibantah tegas oleh Ipda Iqbal. Klarifikasi Ipda Iqbal Soal Penolakan Laporan Ipda Muhammad Iqbal, perwira pengawas saat itu, menjelaskan bahwa dirinya maupun anggota piket […]

  • Dobrak Rumah Janda di Tanjung Bintang, Pelaku Rampas HP dan Tinggalkan Luka

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Sebuah peristiwa pencurian disertai kekerasan terjadi di Dusun IV A RT/RW 001/007 Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, Aprianingsih Binti Suparno, mengalami kerugian materiil dan luka-luka akibat aksi pelaku yang diidentifikasi sebagai Sutanto. Menurut keterangan korban dalam laporan […]

  • Polda Lampung Didesak Selidiki Dugaan Gudang BBM Ilegal, Transparansi Perizinan Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Desakan kepada Polda Lampung untuk menelusuri dugaan aktivitas gudang BBM di Jalan Umbul Kunci Nomor 14 Blok I, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, terus menguat. Warga menilai langkah penyelidikan perlu segera dilakukan untuk memastikan legalitas kegiatan yang berlangsung di lokasi tersebut sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang berkembang. […]

expand_less