Pengawasan Program MBG Diperkuat: Kepala BGN Tegaskan Tata Kelola Berbasis Sistem yang Transparan dan Akuntabel
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
- print Cetak

Jakarta, INC MEDIA – Pengawasan Program MBG menjadi salah satu fokus utama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Komitmen tersebut ditegaskan BGN melalui penguatan sistem pengawasan dan tata kelola berbasis sistem yang dirancang untuk meminimalkan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Pendekatan ini dilakukan agar seluruh proses, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, distribusi hingga pelaporan program, dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan secara menyeluruh.
Pengawasan Program MBG Berbasis Sistem
Kepala BGN menegaskan bahwa tata kelola berbasis sistem merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Seluruh mekanisme kerja dibangun dengan standar operasional yang jelas sehingga setiap tahapan pelaksanaan dapat terdokumentasi, dievaluasi, dan diaudit apabila diperlukan.
Dengan sistem tersebut, pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi instrumen pencegahan terhadap berbagai potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam pelaksanaan program di lapangan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BGN untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap anggaran negara yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
BGN Terbuka terhadap Pengawasan
Dalam upaya memperkuat tata kelola tersebut, BGN menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap pengawasan dari berbagai pihak yang memiliki kompetensi.
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Daryono, menegaskan bahwa pengawasan yang objektif justru menjadi bagian penting dalam menyempurnakan pelaksanaan Program MBG.
“Kita intinya ingin diawasi oleh orang-orang yang kompeten. Kami sangat membuka diri terhadap segala masukan dan kami pasti akan sangat bersyukur manakala kita dibantu biar betul-betul beres semua,” ujar Mas Dar, di Jakarta, Rabu (29/7).
Menurut Daryono, keterbukaan terhadap masukan merupakan bentuk komitmen BGN untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Berbagai saran dari lembaga pengawas, akademisi, praktisi, maupun masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola Program MBG.
Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Prioritas
BGN menilai transparansi merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, seluruh proses penyelenggaraan program dirancang agar dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substantif.
Selain pengawasan internal, evaluasi juga dilakukan secara berjenjang untuk memastikan pelaksanaan program tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran negara.
Komitmen Mewujudkan Tata Kelola yang Baik
Penguatan tata kelola berbasis sistem merupakan implementasi prinsip good governance yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, serta tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui sistem pengawasan yang semakin kuat, BGN optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BGN juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar tetap berada pada koridor hukum, tata kelola yang baik, serta kepentingan publik.*
- Penulis: Redaksi




