Breaking News
light_mode

Ada Apa? Ponpes Bahril Wahdah Darussalam, Ditinggal Santri Hingga Hibah Tanah Masyarakat Jadi SHM Ke Pimpinan Pondok 

  • account_circle arif
  • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
  • print Cetak

Lampung Selatan, INC Media, Pondok Pesantren Bahril Wahdah Darussalam Desa Margo Lestari Kecamatan Jati Agung, saat ini ditinggal santri, dan terancam tutup. 

Hal itu diketahui media ini, setelah ratusan santri keluar atas kemauan sendiri, lantaran tak betah akibat dugaan perlakuan kasar yang diduga pernah dilakukan oleh Pimpinan Ponpes, Muhammad Ridwan. 

Parahnya, hasil penelusuran dari media ini, tak hanya ditinggalkan oleh santri, dewan guru Ponpes Bahril Wahdah Darussalam juga ikut-ikutan keluar.

Hal itu terjadi, diduga akibat kelakuan Pimpinan Ponpes yang tak layak menjadi panutan santri.

Foto : Pimpinan Ponpes Bahril Wahdah Darussalam, Muhammad Ridwan.

Pada akhir tahun 2023 saja, Muhammad Ridwan diduga pernah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap 11 santrinya.

Sehingga waktu itu, berujung pada laporan kepolisian, di Polsek Jati Agung. Namun, laporan tersebut dicabut kembali dan berakhir dengan perdamaian.

Terkini nasib Ponpes Bahril Wahdah Darussalam, tak berpenghuni, tidak ada santri dan juga dewan guru, bahkan tampak seperti rumah hantu.

Informasi yang berhasil dihimpun, Wakaf dan Hibah tanah untuk Ponpes Bahril Wahdah yang tujuannya demi kemaslahatan umat saat ini beralih menjadi hak milik Pengasuh Ponpes, dengan tiga Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Muhammad Ridwan.

Hal itu diketahui dari Kamsidi (62) Kepala Dusun (Kadus) Dusun 1 Desa Margo Lestari. Saat ditemui awak media, dirinya mengungkapkan proses terbitnya beberapa SHM atas nama Muhammad Ridwan tersebut.

” Bangunan yang sekolah itu dari masyarakat juga sudah sertifikat atas nama Ridwan, tapi ini mau tak batalin, mau saya gugat, karena memang tidak sesuai penggunaannya,”Jelas Kamsidi mengawali keterangannya. 

Dia melanjutkan,” Kalau Ponpes sampai tutup akan kami minta, karena itu yang beli masyarakat. Tujuan hibah ya untuk pondok, bukan perorangan,” Lanjutnya. 

Kamsidi menyebut bahwa tujuan, pembelian tanah hasil dari dana swadaya masyarakat yang saat ini dibangun SMP IT Zafira Qudsia, bukan untuk diperjual belikan.

” Masyarakat tau kalau dihibahkan, tapi Ridwan nggak bilang kemasyarakat kalau mau naik ke sertifikat. Dari hibah naik ke sertifikat ini bukan untuk memperkaya diri sendiri, akan saya gugat karena tidak difungsikan,” Kata dia. 

Kadus dengan usia tak lagi Produktif itu pun mengaku bahwa dirinya bersama Muhammad Ridwan dan RT Sariman juga pernah meminta agar H. Darussalam salah satu pemberi wakaf di Ponpes Bahril Wahdah untuk memberikan surat hibah kepada M. Ridwan, yang tujuannya untuk menerbitkan sertifikat.

Foto Arf : Bukti Surat Pernyataan Wakaf dari H.Darussalam ke Drs. H. Rafiuddin JA,

Namun penyataan Kadus berbanding terbalik dengan bukti yang dimiliki ahli waris H. Darussalam yang menyatakan bahwa pihak keluarga tidak pernah menghibahkan tanah, melainkan mewakafkan tanah tersebut untuk cikal bakal berdirinya Ponpes.

Dengan surat pernyataan Wakaf yang dibuat pada tanggal 30 September 2012, ditandatangani oleh H. Darussalam selaku Wakif dan Drs. H. Rafiuddin JA sebagai penerima wakaf (Nadzir) dengan luas tanah 1200 m2 dan bukan diwakafkan kepada Muhammad Ridwan, disaksikan oleh Rahim Ismail, S.Pd.I, Ahmad Suprayitno, Dwi Prasetyo TS, dan Tri Khusnul Khatimah. 

Dari keterangan yang dikumpulkan media ini H.Darussalam juga telah memberikan tanah wakaf yang kedua kalinya, untuk Ponpes Bahril Wahdah dengan luas 800 m2. Namun saat ini, tanah tersebut juga sudah menjadi SHM atas nama Muhammad Ridwan.

Celakanya polemik antara surat Wakaf dan Hibah yang kemudian naik ke Sertifikat ini belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Desa setempat.

Ahli waris H. Darussalam berharap agar permasalahan di Ponpes Bahril Wahdah Darussalam cepat selesai, dan ponpes dapat difungsikan sebagaimana mestinya, bukan untuk kepentingan pribadi.

Tak hanya ahli waris, masyarakat Margo Lestari dan beberapa tokoh agama setempat juga berharap agar agar Ponpes dapat difungsikan kembali untuk kemaslahatan umat. (Redaski).

  • Penulis: arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Bupati Lakukan Pengondisian Kepala Desa untuk Pemenangan Nanda-Antonius di Pilkada Pesawaran

    Diduga Bupati Lakukan Pengondisian Kepala Desa untuk Pemenangan Nanda-Antonius di Pilkada Pesawaran

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA— Dugaan pengondisian Kepala Desa oleh salah satu Camat di kabupaten Pesawaran untuk mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran semakin mencuat. Kabar ini berawal dari tersebarnya undangan rapat koordinasi Khusus Kepala Desa Kecamatan Way Lima, yang digelar di rumah dinas Bupati pada 10 September 2024. Dalam Undangan yang […]

  • 12 KPM Terima BLT Dana Desa 2025 di Pekon Pasir Ukir, Fokus Miskin Ekstrem

    12 KPM Terima BLT Dana Desa 2025 di Pekon Pasir Ukir, Fokus Miskin Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu, INC MEDIA — Pemerintah Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk tahun anggaran 2025. Namun, jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Abdul Halim, Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) Pekon Pasir Ukir, saat ditemui wartawan […]

  • Monitoring Pembangunan Infrastruktur di Pekon Fajar Baru, Camat Pagelaran Utara Pimpin Evaluasi Anggaran Dana Desa

    Monitoring Pembangunan Infrastruktur di Pekon Fajar Baru, Camat Pagelaran Utara Pimpin Evaluasi Anggaran Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (Incmedia.site) — Pemerintah Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan di Pekon Fajar Baru, Senin (17/2/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Pantura, Zainal Abidin, yang diwakili oleh Sekcam Pantura, Suparman, SE. Monev dilakukan untuk menilai hasil pekerjaan proyek yang didanai oleh Anggaran Dana Desa (DD) […]

  • Kenali Tanda Whatsapp Disadap dari Jauh dan Cara Hentikan

    Kenali Tanda Whatsapp Disadap dari Jauh dan Cara Hentikan

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INC MEDIA — Kasus penyadapan WhatsApp marak terjadi. Korbannya tanpa sadar bahwa akun WhatsApp mereka dipantau dari jauh oleh para penjahat siber. Namun sebenarnya ada tanda yang bisa Anda disadari saat WhatsApp dibajak atau disadap. Jika sudah menyadarinya tak usah panik karena, karena cara untuk menghentikan penyadapan yang terjadi pada WhatsApp. Baca Juga: Sistem Gig Economy […]

  • Kolonel Tan Kurniawan Turun ke Lapangan, Pantau Langsung Pembangunan Infrastruktur Warga bandar Lampung 

    Kolonel Tan Kurniawan Turun ke Lapangan, Pantau Langsung Pembangunan Infrastruktur Warga bandar Lampung 

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arh Tan Kurniawan, S.I.P., M.I.Pol., menunjukkan komitmen kuatnya terhadap kesejahteraan rakyat dengan turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan Karya Bakti TNI TA 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua kelurahan di Kecamatan Sukabumi, yaitu Campang Raya dan Campang Jaya, Kota Bandar Lampung. Dengan didampingi oleh Pgs. […]

  • Akses Permodalan UMKM Diperkuat, Pemkab Lampung Barat Gandeng OJK Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

    Akses Permodalan UMKM Diperkuat, Pemkab Lampung Barat Gandeng OJK Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Irfan - Way Kanan
    • 0Komentar

    Lampung Barat, INC MEDIA – Akses Permodalan UMKM menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memperkuat perekonomian daerah. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Business Matching UMKM, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berupaya membuka peluang pembiayaan yang lebih luas, aman, dan berkelanjutan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Kegiatan yang digelar […]

expand_less