Breaking News

Legalitas Venos Karaoke Dipersoalkan, Kuasa Hukum Jaka Eryadi Gunawan Siapkan Laporan Balik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

Tim Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penyalahgunaan Legalitas Perusahaan

BANDAR LAMPUNG, incmedia.siteLegalitas Venos Karaoke kembali menjadi sorotan setelah tim kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan menyatakan akan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang mengatasnamakan manajemen baru Venos Karaoke and Lounge. Langkah itu dilakukan terkait dugaan penyalahgunaan legalitas perusahaan serta penggunaan kewenangan tanpa persetujuan direktur utama yang dinilai masih sah secara administratif.

Pernyataan tersebut disampaikan kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan, Edi Samsuri, S.H., kepada awak media pada Jumat (22/05/2026). Pernyataan itu sekaligus menjadi respons atas laporan yang sebelumnya dilayangkan pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos terhadap kliennya ke aparat kepolisian.

Edi menegaskan, pihaknya menilai laporan tersebut belum memiliki dasar hukum yang kuat. Selain itu, tim kuasa hukum juga mempertanyakan legalitas tim auditor yang disebut telah melakukan audit terhadap PT Faza Satria Gianny.

Legalitas Venos Karaoke Dipertanyakan dalam Proses Audit

Menurut Edi, audit keuangan perusahaan seharusnya dilakukan oleh auditor independen dan profesional dengan persetujuan direktur utama yang sah. Ia menyebut hingga saat ini Jaka Eryadi Gunawan masih tercatat secara administratif sebagai Direktur Utama perusahaan tersebut.

“Kami mempertanyakan keabsahan tim auditor yang melakukan audit terhadap keuangan PT Faza Satria Gianny. Audit seharusnya dilakukan auditor independen dan profesional serta mendapatkan persetujuan dari Direktur Utama yang sah, yakni Jaka Eryadi Gunawan, yang hingga saat ini masih tercatat secara administratif negara. Karena itu, kami menduga proses audit tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Edi.

Pernyataan itu mempertegas adanya polemik internal yang kini berpotensi berkembang ke ranah pidana maupun perdata apabila masing-masing pihak tetap mempertahankan klaim kewenangannya.

Kuasa Hukum Siapkan Laporan ke Polda Lampung

Tidak hanya mempertanyakan audit perusahaan, tim kuasa hukum juga memastikan akan segera melaporkan balik pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos ke Polda Lampung.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan legalitas dan izin perusahaan tanpa persetujuan dari direktur utama yang dinilai masih memiliki hak sah atas perusahaan.

“Kami tengah menyiapkan laporan resmi ke Polda Lampung terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan kewenangan atas penggunaan legalitas perusahaan milik klien kami yang hingga saat ini masih digunakan oleh pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos,” tegasnya.

Pihak kuasa hukum menduga legalitas perusahaan milik kliennya masih dipergunakan oleh pihak tertentu tanpa persetujuan maupun kompensasi kepada pihak yang dinilai berhak secara hukum.

Soroti Pemberitaan Media dan Potensi Laporan ke Dewan Pers

Selain jalur pidana, tim kuasa hukum juga menyoroti pemberitaan salah satu media daring yang dinilai tidak berimbang dan diduga melanggar prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik.

Edi menilai pemberitaan tersebut tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah dan cenderung menggiring opini publik terhadap kliennya sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Kami menilai pemberitaan tersebut tendensius dan tidak berimbang. Oleh karena itu, kami juga mempertimbangkan untuk melaporkan media terkait ke Dewan Pers,” katanya.

Saat ini, pihak kuasa hukum masih melakukan kajian lanjutan terkait kemungkinan adanya unsur pencemaran nama baik dalam pemberitaan dimaksud.

Dalam rencana laporannya, tim kuasa hukum mengacu pada sejumlah ketentuan pidana, di antaranya Pasal 263 KUHP terkait dugaan pemalsuan surat, serta Pasal 372 dan Pasal 374 KUHP mengenai dugaan penggelapan dan penggelapan dalam jabatan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos Karaoke and Lounge belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan atas pernyataan yang disampaikan tim kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan.*


 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Pejabat Pajak Terseret Kasus Gratifikasi Rp21,5 Miliar, KPK Ungkap Modus Licik

    Eks Pejabat Pajak Terseret Kasus Gratifikasi Rp21,5 Miliar, KPK Ungkap Modus Licik

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta (incmedia.site) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Para saksi yang dipanggil meliputi Bambang Suryono (Pegawai Negeri Sipil/PNS), Budi Satria (mantan Direktur Marketing BPR Cita Makmur Lestari periode 2006–2015), serta Dharsana Sulistijo (mantan Head of Marketing PT Matahari Department […]

  • Dimas Dwi Atmaja Putra Asli Lampung Selatan Berhasil menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026

    Dimas Dwi Atmaja Putra Asli Lampung Selatan Berhasil menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengumumkan daftar pemain yang akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026. Sebanyak 11 atlit pebola voli pantai putra dan putri terbaik se-lndonesia dipanggil untuk menjalani program pelatnas di Jogjakarta mulai 13 November sampai akhir Desember […]

  • Skandal Proyek Pemancingan Rp 312 Juta di Tubaba: Dugaan Korupsi, Mark-Up, dan Pembangunan Mangkrak!

    Skandal Proyek Pemancingan Rp 312 Juta di Tubaba: Dugaan Korupsi, Mark-Up, dan Pembangunan Mangkrak!

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA. – Proyek pembangunan taman wisata pemancingan yang dikerjakan pada tahun 2024 di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menuai sorotan tajam. Dugaan adanya penyimpangan dalam proyek tersebut mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk mengambil sikap tegas. Dalam waktu dekat, DPRD akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) […]

  • Kapolda Babel Geram, Tindak Tegas Kasat Lantas yang Rebut Ponsel Wartawan

    Kapolda Babel Geram, Tindak Tegas Kasat Lantas yang Rebut Ponsel Wartawan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pangkalpinang (INC Media) — Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo Geram dan akan melakukan tindakan tegas kepada Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat atas insiden perampasan telepon seluler milik salah satu wartawan saat meliput Operasi Keselamatan Menumbing 2025 di Mentok. “Bagi saya ini masalah serius karena saya sendiri dan pejabat utama di […]

  • Generasi Muda GRIB JAYA Gelar Pengajian, Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dan Kaum Dhuafa 

    Generasi Muda GRIB JAYA Gelar Pengajian, Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dan Kaum Dhuafa 

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Metro, INC MEDIA — DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung, menggelar kegiatan Pengajian dan Bhakti sosial dengan memberikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu serta membagikan ratusan sembako kepada warga miskin (fakir miskin,red) yang berada diwilyah kota Metro,Lampung. Kegiatan pemberian tali asih dan Bhakti sosial ini, bersamaan dengan kegiatan Rapat Kerja pengurus dan anggota DPD GRIB JAYA […]

  • Sikap Ketua KPU Pesawaran Tuai Kontroversi, Pers Dihadapkan pada Ancaman

    Sikap Ketua KPU Pesawaran Tuai Kontroversi, Pers Dihadapkan pada Ancaman

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA – Insiden kurang pantas terjadi di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran, ketika Ketua KPU, Fery Ikhsan, menunjukkan sikap yang menuai kontroversi terhadap awak media yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. Peristiwa ini bermula ketika sejumlah jurnalis mencoba mengonfirmasi dugaan keberpihakan seorang komisioner KPU terhadap salah satu pasangan calon bupati. Alih-alih memberikan jawaban […]

expand_less