Bupati Pringsewu Pimpin Harkitnas dan Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Persatuan Bangsa di Tengah Tantangan Global
- account_circle Doni Ramadana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Pringsewu, incmedia.site — Bupati Pringsewu Pimpin Harkitnas dan Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Selasa (2/6/2026). Momentum nasional tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta pengabdian dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa.
Upacara yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas dan diikuti jajaran aparatur pemerintah daerah serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati Pringsewu mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dan Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkokoh komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.
Bupati Pringsewu Pimpin Harkitnas dan Gaungkan Nilai Pancasila
Pada kesempatan tersebut, Bupati membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengusung tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara dan perekat bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadilan.
Dalam pidato itu juga ditegaskan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, dinamika geopolitik internasional, hingga potensi perpecahan sosial yang dapat mengancam persatuan nasional.
Karena itu, seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat.
Semangat Kebangkitan Nasional Harus Terus Dirawat
Selain memperingati Hari Lahir Pancasila, upacara tersebut juga menjadi momentum mengenang Hari Kebangkitan Nasional yang berakar dari lahirnya kesadaran kebangsaan melalui berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.
Menurut Bupati Pringsewu, semangat kebangkitan nasional tidak boleh berhenti sebagai peristiwa sejarah semata. Nilai-nilai tersebut harus terus dirawat dan diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi digital, pengembangan budaya gotong royong, serta solidaritas sosial menjadi bagian penting dalam menjaga daya tahan bangsa menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.
Dengan semangat kebangkitan nasional yang kuat, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas kebangsaan dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
ASN Diminta Jaga Netralitas dan Profesionalitas
Dalam amanatnya, Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa menjaga netralitas, meningkatkan profesionalitas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
ASN dinilai memiliki posisi strategis sebagai pelaksana kebijakan publik sekaligus motor penggerak pembangunan daerah. Oleh sebab itu, integritas, disiplin, dan komitmen pelayanan harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat nilai-nilai Pancasila, menjaga semangat kebangsaan, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.
(Doni Ramadana)
- Penulis: Doni Ramadana


