Breaking News
light_mode

Wagub Aceh Dek Fadh Desak Normalisasi Sungai Dipercepat, Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir Berulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 10 menit yang lalu
  • print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Aceh bergerak cepat mempercepat penanganan serta pemulihan pascabencana. Ia menekankan pentingnya normalisasi sungai, kesiapsiagaan menghadapi banjir berulang, hingga percepatan penyerapan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).

Arahan tersebut disampaikan Dek Fadh saat memimpin Rapat Percepatan Penanganan dan Pemulihan Pascabencana bersama para bupati dan wali kota se-Aceh secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (4/11/2026).

Dalam rapat tersebut, Dek Fadh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT., M.T., serta Ketua Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) Wilayah Aceh, Imran. Sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan biro di lingkungan Pemerintah Aceh juga mengikuti pembahasan.

Rapat tersebut menjadi forum koordinasi untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus mempercepat langkah penanganan di daerah yang masih menghadapi dampak bencana.

Normalisasi Sungai Menjadi Prioritas

Dalam arahannya, Dek Fadh meminta setiap pemerintah kabupaten dan kota segera melakukan pendataan terhadap sungai-sungai yang membutuhkan normalisasi.

Pendataan tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat menentukan lokasi prioritas dan segera mengambil langkah penanganan. Normalisasi sungai diharapkan mampu mengurangi risiko banjir, terutama pada kawasan yang berulang kali terdampak luapan air.

Dek Fadh menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, penanganan sungai yang selama ini menjadi kewenangan pemerintah pusat akan dikoordinasikan agar dapat dilimpahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota.

Mekanisme tersebut direncanakan menyerupai pola penanganan material kayu sisa bencana yang sebelumnya telah dilakukan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah dapat melibatkan pihak ketiga untuk mengerjakan normalisasi sungai dengan tetap berada dalam pengawasan pemerintah.

Data sungai yang disampaikan masing-masing daerah nantinya menjadi bahan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum (APH). Langkah ini diharapkan memberikan kepastian dalam pelaksanaan pekerjaan sekaligus menjamin keamanan seluruh pihak yang terlibat.

Daerah Diminta Siaga Menghadapi Banjir Berulang

Selain normalisasi sungai, Dek Fadh meminta pemerintah kabupaten dan kota yang kembali dilanda banjir agar segera mengambil langkah sesuai kondisi dan kebutuhan penanganan di wilayah masing-masing.

Jika situasi memenuhi persyaratan, kepala daerah diminta menetapkan kembali status tanggap darurat bencana sesuai ketentuan yang berlaku.

Penetapan status tersebut menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat koordinasi penanganan, termasuk membuka akses dukungan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait bagi masyarakat terdampak.

“Bagi bupati/wali kota yang wilayahnya kembali dilanda banjir dan membutuhkan penanganan segera, silakan menetapkan kembali status tanggap darurat bencana sesuai ketentuan yang berlaku guna mempermudah proses penanganan,” ujar Wagub Dek Fadh.

Arahan tersebut menegaskan bahwa penanganan banjir tidak cukup hanya dilakukan setelah bencana terjadi. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat kesiapsiagaan, memperbarui data wilayah rawan, dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak segera tertangani.

Penyerapan Anggaran dan Kebutuhan Alat Berat

Persoalan anggaran turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Dek Fadh meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat penyerapan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Menurutnya, percepatan anggaran diperlukan agar program penanganan dan pemulihan di daerah tidak terhambat, terutama pada wilayah yang membutuhkan penanganan infrastruktur dan pemulihan fasilitas terdampak.

Sementara itu, Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan alat berat, khususnya bagi daerah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.

Dek Fadh menyampaikan bahwa proses pengadaan alat berat tersebut saat ini masih berlangsung di tingkat pemerintah pusat.

Dukungan alat berat diharapkan dapat mempercepat pekerjaan di lapangan, termasuk penanganan material sisa bencana dan pemulihan infrastruktur yang terdampak.

Pemerintah Daerah Sampaikan Kendala di Lapangan

Dalam rapat tersebut, masing-masing pemerintah kabupaten dan kota turut menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana di wilayahnya. Mereka juga melaporkan berbagai kebutuhan, kendala, serta persoalan yang masih memerlukan dukungan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menyusun langkah penanganan yang lebih terarah dan menyesuaikan kebutuhan setiap daerah.

Pemerintah Aceh berharap koordinasi lintas pemerintahan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memastikan bantuan dan program penanganan bencana benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Percepatan normalisasi sungai, kesiapan menghadapi banjir berulang, ketersediaan alat berat, serta optimalisasi anggaran menjadi sejumlah pekerjaan yang membutuhkan tindak lanjut konkret.

Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Aceh mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota tidak hanya menyampaikan laporan, tetapi juga segera menerjemahkan hasil rapat menjadi langkah nyata di lapangan.

Pewarta: Helmy

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan dari Rumah Miring: Aksi Nyata Dua Organisasi di Pesawaran Bantu Pak Budi

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Sebuah aksi kemanusiaan menggugah hati dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Peduli Hukum Lampung bersama GRIB JAYA Kabupaten Pesawaran. Kedua organisasi ini turun langsung ke Dusun Pemindangan, Desa Kampung Baru, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Senin (14/4/2025), untuk mengunjungi rumah Pak Budi yang viral karena kondisinya yang nyaris roboh. Kunjungan […]

  • Warga Pesawaran Bersatu Siap Dukung Pasangan Dengan Jargon ” Asri ” Di Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Warga Pesawaran dari berbagai kalangan bersatu untuk mendukung pasangan Aries Sandi DP dan Supriyanto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2024-2029. Dukungan ini datang dari masyarakat lintas suku, agama, dan golongan, yang menginginkan terwujudnya pilkada 2024 yang langsung umum bebas, rahasia,  jujur dan adil (luber jurdil). Menurut sejumlah warga, Aries […]

  • Perjalanan Dinas DKPTPH Tahun 2024 Habiskan Rp5,6 Miliar Diduga Rawan Penyimpangan?

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA, – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung tercatat menghabiskan anggaran sebesar Rp5.680.450.000 sepanjang tahun 2024. Dana tersebut digunakan untuk membiayai 41 paket kegiatan perjalanan dinas yang terbagi dalam lima kategori perjalanan. Namun, besarnya anggaran perjalanan dinas ini menimbulkan dugaan adanya penyimpangan. Koordinator Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRAK) […]

  • Bantuan Pangan Merah Putih Harus Tepat Sasaran, Maulidah Zauroh: Jangan Sampai Hak Rakyat Berkurang

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Bantuan pangan Merah Putih untuk periode Oktober–Desember 2026 harus disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan tanpa potongan. Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, mendukung rencana pemerintah menyalurkan bantuan pangan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), tetapi mengingatkan agar pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat penerima. Kebijakan tersebut disampaikan […]

  • Penyaluran Jadup Tahap II Langsa Dimulai, Rp32,67 Miliar Disalurkan untuk 24.203 Jiwa

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kota Langsa, INC MEDIA – Penyaluran Jadup tahap II termin kedua bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kota Langsa resmi dimulai. Pemerintah Kota (Pemko) Langsa bersama PT Pos Indonesia Cabang Langsa menyalurkan bantuan kepada 24.203 jiwa dari 11.738 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp32.674.050.000. Penyaluran Jadup Tahap II Berlangsung Tujuh Hari Penyaluran […]

  • Kapolda Aceh Terima BPKP, Perkuat Sinergi Wujudkan Pengelolaan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDA ACEH – INC MEDIA – Akuntabilitas Keuangan Polda Aceh terus menjadi perhatian dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional. Komitmen tersebut terlihat saat Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Selasa […]

expand_less