Ketahanan Pangan Polri: Sinergi Polisi dan Petani Kuningan Perkuat Produksi Pangan Nasional
- account_circle Redaksi INC MEDIA
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Kuningan, incmedia.site — Ketahanan Pangan Polri kembali menjadi sorotan utama dalam upaya penguatan sektor pertanian nasional. Kapolres Kuningan turun langsung ke ladang jagung untuk menyerap aspirasi petani dan memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif di tingkat lapangan, Senin (22/6/2026).
Langkah ini menunjukkan pendekatan humanis Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah di sektor pangan. Kehadiran aparat tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani di daerah.
Ketahanan Pangan Polri di Tengah Ladang Jagung
Di tengah hamparan ladang jagung yang mulai menguning, jajaran Polres Kuningan melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi pertanian. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar S.I.K., M.Si hadir bersama Kasat Reserse Narkoba Jojo untuk melihat perkembangan tanaman yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Fokus utama kunjungan ini tidak hanya pada kondisi tanaman, tetapi juga pada realitas sosial dan ekonomi petani yang menjadi ujung tombak produksi pangan daerah.
Ketahanan Pangan Polri dan Suara Petani di Lapangan
Dalam dialog terbuka di tengah ladang, Kapolres mendengarkan langsung berbagai keluhan petani. Mulai dari keterbatasan pupuk, ketidakpastian cuaca, hingga fluktuasi harga hasil panen yang kerap menekan pendapatan mereka.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa kebijakan ketahanan pangan tidak bisa hanya berhenti di tingkat perencanaan. Dibutuhkan komunikasi langsung antara aparat negara dan masyarakat agar solusi yang dihasilkan lebih tepat sasaran.
Kapolres menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kehadiran kami di tengah petani adalah bentuk komitmen untuk mendengar langsung, memahami persoalan di lapangan, dan memastikan bahwa setiap kebijakan dapat berpihak pada kesejahteraan petani,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. di sela kegiatan.
Ketahanan Pangan Polri sebagai Stabilitas Sosial
Kasat Reserse Narkoba Jojo menambahkan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian memiliki dampak luas terhadap stabilitas sosial masyarakat. Ia menilai bahwa ketahanan ekonomi petani berbanding lurus dengan ketahanan sosial di lingkungan pedesaan.
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan program pemerintah, khususnya di bidang pangan.
Respons Petani dan Dampak Kehadiran Polri
Para petani menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka menilai kehadiran langsung aparat kepolisian memberikan ruang komunikasi yang lebih terbuka dan jujur.
Dialog di lapangan dianggap mampu menjembatani kesenjangan informasi antara masyarakat dan pemerintah, terutama terkait kendala teknis pertanian yang selama ini jarang tersampaikan secara formal.
Kolaborasi Menuju Ketahanan Pangan Nasional
Kegiatan ini menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan kerja bersama lintas sektor. Kehadiran Polri di tengah petani memperkuat peran negara dalam memastikan kesejahteraan masyarakat dari level paling dasar.
Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika global.
- Penulis: Redaksi INC MEDIA



