Breaking News
light_mode

Maulid Nabi dan Ngaji Kebangsaan di Kutowinangun, Ustaz H. Suparman Tekankan Akhlak dan Persatuan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • print Cetak

LAMPUNG TENGAH, INC MEDIA — Maulid Nabi dan Ngaji Kebangsaan di Kampung Kutowinangun, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW sekaligus meneguhkan persatuan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana religius dan dihadiri Kepala Kampung Kutowinangun, Ruri Yanto, Jumat Malam Sabtu, 11 September 2026.

Antusiasme jemaah Babussalam dan warga Kampung Kutowinangun, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, saat menghadiri rangkaian Maulid Nabi ﷺ dan Ngaji Kebangsaan. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi, nilai keagamaan, serta persatuan masyarakat. (Foto: Dokumentasi/INC MEDIA)

Kegiatan Maulid Nabi ﷺ tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Hadir di lokasi, Ruri Yanto selaku Kepala Kampung Kutowinangun. Kehadiran pemerintah kampung menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memiliki nilai edukatif, sosial, dan kebangsaan bagi masyarakat.

Sementara itu, tausiah dan pesan keagamaan disampaikan Ustaz H. Suparman Abdul Karim Hasan. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Maulid Nabi dan Ngaji Kebangsaan Tekankan Keteladanan

Menurut Ustaz H. Suparman Abdul Karim Hasan, peringatan Maulid Nabi semestinya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai yang terkandung dalam kehidupan Rasulullah SAW harus mampu diterapkan dalam kehidupan nyata.

Keteladanan tersebut, antara lain, tercermin melalui kejujuran, kesabaran, kepedulian, kasih sayang, serta sikap menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting dalam kehidupan masyarakat yang memiliki latar belakang dan pandangan yang beragam.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga hubungan baik antarsesama. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi menimbulkan permusuhan.

Ustaz H. Suparman Abdul Karim Hasan menilai bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus dibuktikan melalui akhlak dan perbuatan. Dengan demikian, Maulid Nabi dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Ngaji Kebangsaan Perkuat Persaudaraan

Dalam konteks kebangsaan, pesan keagamaan tersebut memiliki relevansi yang kuat. Masyarakat membutuhkan persatuan agar kehidupan sosial tetap berjalan harmonis.

Ngaji kebangsaan menjadi salah satu ruang untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta mengutamakan kepentingan bersama.

Ustaz H. Suparman Abdul Karim Hasan mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang dapat memecah persatuan. Perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang wajar, tetapi harus disikapi dengan kedewasaan dan saling menghormati.

Semangat tersebut dapat dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga dan masyarakat kampung. Sikap saling membantu, gotong royong, menghormati tetangga, dan menjaga kerukunan merupakan bentuk sederhana dari pengamalan nilai agama sekaligus nilai kebangsaan.

Ruri Yanto Hadiri Kegiatan di Kutowinangun

Kehadiran Ruri Yanto dalam kegiatan tersebut turut memberikan pesan bahwa kehidupan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun masyarakat.

Sebagai kepala kampung, dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang religius, harmonis, dan memiliki kepedulian sosial.

Kegiatan seperti Maulid Nabi dan Ngaji Kebangsaan juga dapat menjadi ruang silaturahmi. Masyarakat tidak hanya berkumpul untuk mengikuti pengajian, tetapi juga membangun komunikasi dan mempererat hubungan sosial.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat dituntut semakin bijak dalam menyikapi berbagai persoalan. Nilai agama dapat menjadi landasan moral, sementara semangat kebangsaan menjadi perekat dalam kehidupan bersama.

Bukan Sekadar Seremonial

Peringatan Maulid Nabi akan memiliki makna lebih besar apabila pesan yang disampaikan dapat diterapkan setelah kegiatan berakhir.

Keteladanan Rasulullah SAW harus terlihat dalam perilaku. Kejujuran diterapkan dalam pekerjaan, kepedulian diwujudkan dalam kehidupan sosial, sementara persaudaraan dijaga tanpa melihat perbedaan latar belakang.

Begitu pula dengan semangat kebangsaan. Masyarakat perlu membangun budaya dialog, menghindari provokasi, serta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik.

Maulid Nabi dan Ngaji Kebangsaan di Kutowinangun pada akhirnya bukan hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter masyarakat.

Pesan yang disampaikan Ustaz H. Suparman Abdul Karim Hasan menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diucapkan. Kecintaan tersebut harus tercermin melalui akhlak, kepedulian, persaudaraan, dan tindakan nyata.

Sementara kehadiran Ruri Yanto sebagai Kepala Kampung Kutowinangun memperlihatkan dukungan pemerintah kampung terhadap kegiatan masyarakat yang membawa pesan keagamaan dan kebangsaan.

Dari Kutowinangun, pesan itu sederhana tetapi penting: agama mengajarkan akhlak, kebangsaan membutuhkan persatuan, dan keduanya harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

INC MEDIA — Tegas, Objektif dan Terpercaya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Tamu Muktamar NU, Kampus Undar Jombang Disulap Jadi Penginapan Gratis

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JOMBANG, INC MEDIA – Kampus Undar Jombang ikut mengambil bagian dalam menyambut ribuan tamu Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Ruang-ruang perkuliahan yang selama ini menjadi tempat aktivitas akademik disiapkan untuk menampung peserta muktamar sebagai bentuk pelayanan dan khidmah kepada para tamu dari berbagai daerah. Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok […]

  • Dugaan Oli Palsu Lampung Selatan: Praktik Ilegal di Permukiman Warga, Aparat Diminta Bertindak Tegas

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Dugaan oli palsu Lampung Selatan mencuat setelah sebuah rumah berlantai dua di tengah permukiman padat Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, diduga menjadi lokasi pengolahan dan peredaran oli dalam kemasan drum. Aktivitas di rumah berpagar besi tertutup itu kini menjadi perhatian serius warga sekitar. Dugaan Oli Palsu Lampung Selatan di Permukiman […]

  • Investor China Tertarik Bangun Industri Furniture di Tanggamus, Bupati Beri Respons Positif

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Peluang Besar! Investor China Lirik Tanggamus untuk Industri Kayu dan Furniture Tanggamus, INC MEDIA – Kabupaten Tanggamus semakin dilirik investor asing! Pada Selasa (18/3/2025), Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, menerima kunjungan tim investor asal China yang ingin menjajaki peluang investasi di sektor industri furniture dan pengolahan kayu. Pertemuan yang berlangsung di Lamban Bulapis Batang […]

  • 6 Motor Hilang di Jati Agung, Warga Desak Polisi Bertindak

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Enam sepeda motor raib selama Juli 2025 di wilayah hukum Polsek Jati Agung. Meski pelaku terekam CCTV, hingga kini belum satu pun ditangkap. Lampung Selatan, INC MEDIA — Warga Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, hidup dalam kekhawatiran. Sepanjang Juli 2025, enam kasus pencurian sepeda motor terjadi di wilayah hukum Polsek Jati Agung. Meski beberapa aksi […]

  • Banjir dan Longsor Tengah Aceh, Mualem Kembali Ingatkan Ancaman Musim Hujan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, INC MEDIA – Banjir dan longsor tengah Aceh kembali menerjang sejumlah wilayah di Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Aceh Tengah pada 13–14 September 2026. Musibah tersebut merendam rumah warga, menutup akses jalan, merusak sejumlah fasilitas, hingga menelan korban jiwa. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikan keprihatinannya sekaligus meminta masyarakat dan seluruh unsur […]

  • Dugaan Jual Beli Seragam di SMPN 2 Telukjambe Timur Disorot, Aliansi Jurnalis Desak Disdik dan APH Bertindak

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KARAWANG, INC MEDIA – Dugaan praktik jual beli seragam di SMPN 2 Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian publik setelah awak media yang tengah melakukan investigasi mengaku mengalami dugaan penghalangan saat menjalankan tugas jurnalistik, Jumat (24/7/2026). Insiden tersebut memicu kecaman dari Aliansi Jurnalis dan Pemerhati Pendidikan yang menilai tindakan tersebut mencederai prinsip keterbukaan informasi publik […]

expand_less