Jelang Laga Sengit, Kapolres Kuningan Imbau Bobotoh dan Jakmania Nonton di Rumah
- account_circle Wahidin
- calendar_month 41 menit yang lalu
- print Cetak

KUNINGAN, INC MEDIA – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. mengimbau Bobotoh dan Jakmania di Kabupaten Kuningan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pertandingan sepak bola yang mempertemukan dua tim dengan basis suporter besar.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Kuningan saat menghadiri kegiatan Jumat Curhat di Masjid Miftahul Jannah, Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung, Jumat (11/9/2026).
Kapolres meminta para pendukung Persib Bandung maupun Persija Jakarta tidak menjadikan pertandingan sebagai alasan untuk melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Ia justru mengajak para suporter menikmati pertandingan secara tertib dari rumah bersama keluarga.
Kapolres Kuningan Minta Suporter Nonton di Rumah
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bellen Anggara Pratama menekankan pentingnya kedewasaan suporter dalam menyikapi pertandingan sepak bola. Menurutnya, dukungan terhadap klub kesayangan tetap dapat diberikan tanpa harus turun ke jalan atau berkumpul dalam jumlah besar.
“Kami mengimbau kepada seluruh saudara-saudara kita, baik kawan-kawan Bobotoh maupun Jakmania yang berada di Kabupaten Kuningan, agar dapat menikmati pertandingan dengan tenang dan mendukung tim kesayangannya dari rumah saja bersama keluarga,” tegas AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk mencegah munculnya gangguan Kamtibmas yang dapat terjadi sebelum, selama, maupun setelah pertandingan.
Bagi kepolisian, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Suporter, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga memiliki peran penting dalam memastikan pertandingan sepak bola berlangsung tanpa menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Kapolres Kuningan Larang Konvoi dan Aksi Provokatif
Kapolres juga mengingatkan Bobotoh dan Jakmania agar tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu pengguna jalan lain dan memicu kerawanan apabila dilakukan secara berlebihan.
Selain konvoi, kepolisian mengingatkan agar suporter tidak melakukan pengumpulan massa tanpa izin serta menghindari tindakan provokatif, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Perkembangan media sosial membuat sebuah unggahan dapat menyebar dengan cepat. Karena itu, Kapolres meminta para pendukung klub sepak bola menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan konten yang dapat memancing permusuhan antarsuporter.
Pesan tersebut menjadi penting karena rivalitas dalam sepak bola seharusnya berhenti pada dukungan terhadap klub. Perbedaan pilihan tim tidak semestinya berkembang menjadi konflik sosial di tengah masyarakat.
Jaga Kamtibmas, Rivalitas Jangan Berujung Konflik
AKBP Bellen Anggara Pratama mengajak seluruh suporter menunjukkan bahwa masyarakat Kuningan mampu menikmati pertandingan sepak bola dengan cara yang dewasa.
“Mari kita tunjukkan bahwa suporter sepak bola di Kuningan adalah masyarakat yang dewasa dan cinta damai. Tetap jaga kondusifitas daerah kita agar situasi Kamtibmas di Kabupaten Kuningan senantiasa aman, nyaman, dan harmonis,” tutupnya.
Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga Kuningan tetap aman dan kondusif. Menonton pertandingan dari rumah bersama keluarga dinilai menjadi salah satu pilihan paling sederhana untuk menikmati laga tanpa menambah potensi kerawanan di ruang publik.
Pada akhirnya, sepak bola merupakan olahraga yang seharusnya mempererat kebersamaan. Rivalitas antarklub boleh berlangsung di lapangan, tetapi keamanan dan persaudaraan masyarakat tetap harus menjadi prioritas.
INC MEDIA – Tegas, Objektif dan Terpercaya.
- Penulis: Wahidin







