Breaking News
light_mode

Digitalisasi Sertifikat Tanah: Solusi Keamanan atau Ancaman Baru?

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
  • print Cetak

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid saat ditemui wartawan di kantornya, 21 Februari 2025. 

Jakarta, INC MEDIA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa digitalisasi sertifikat tanah merupakan langkah besar dalam melindungi hak kepemilikan warga.

Meski menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat, Nusron optimistis sistem ini akan mengurangi praktik mafia tanah dan mencegah pemalsuan.

“Misalnya saat banjir melanda, sertifikat fisik bisa rusak atau hilang. Dengan digitalisasi, semua data tetap aman dan terlindungi,” ujar Nusron saat ditemui di Jakarta Barat, Senin (31/3/2025).

Menurutnya, sertifikat tanah konvensional lebih rentan disalahgunakan oleh oknum yang bekerja sama dengan pejabat nakal. Ia bahkan menyebut pihak yang menentang digitalisasi sebagai kelompok yang enggan beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Kalau masih pakai cara lama, justru lebih mudah diakali. Seperti dulu saat daftar ke rumah sakit, kalau kenal orang dalam, bisa cepat. Tapi dengan sistem digital, yang lebih dulu daftar, dia yang dapat,” kata Nusron memberi perumpamaan.

BACA JUGA : Lisa Mariana Akui Berbohong, Anaknya Bukan Anak Ridwan Kamil

Selain itu, Nusron menyoroti tingginya kasus sengketa tanah di Jabodetabek akibat ketidakjelasan peta kadastral pada sertifikat fisik.

“Banyak pemilik tanah yang tidak tahu riwayat kepemilikannya, sehingga lebih mudah diklaim oleh pihak lain. Ini yang sering menyebabkan tumpang tindih kepemilikan,” tambahnya.

Mengenai keamanan data, Nusron memastikan bahwa sistem yang diterapkan memiliki perlindungan tinggi terhadap kebocoran informasi dan serangan siber.

“Semua sudah dilengkapi dengan firewall, Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

BACA JUGA : Diterpa Isu Hoax, Menteri Agama Tunjukkan Sikap Negarawan

Meski demikian, skeptisisme publik masih tinggi. Banyak yang membandingkan program ini dengan e-KTP, yang dinilai memiliki sistem keamanan lemah dan rentan penyalahgunaan. Nusron menargetkan dalam lima tahun ke depan, 50% dari total 124 juta sertifikat tanah akan beralih ke sistem digital.

Seiring dengan perkembangan teknologi, pertanyaannya kini: apakah digitalisasi sertifikat tanah benar-benar solusi keamanan, atau justru membuka celah baru bagi kejahatan siber? (Red/*)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JMSI Lampung Dilantik, Siap Perangi Hoaks dan Perkuat Integritas Pers Digital

    JMSI Lampung Dilantik, Siap Perangi Hoaks dan Perkuat Integritas Pers Digital

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JMSI Lampung Dilantik, Perkuat Ekosistem Media Siber Profesional di Daerah Lampung, INC MEDIA — JMSI Lampung dilantik sebagai bagian dari penguatan organisasi media siber di daerah. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam mendorong profesionalisme, integritas, dan keberlanjutan industri pers digital di Provinsi Lampung. Pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung periode terbaru berlangsung […]

  • Masyarakat Desak Kejari Pesawaran Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Dinas Kominfo

    Masyarakat Desak Kejari Pesawaran Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Dinas Kominfo

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media – Masyarakat Kabupaten Pesawaran menanti tindakan tegas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran pasca laporan terkait dugaan korupsi yang diajukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Provinsi Lampung terhadap Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kabupaten Pesawaran. Laporan tersebut resmi disampaikan pada Senin, 16 Desember 2024 lalu. Dalam laporan […]

  • Bedah Rumah Pemasyarakatan: Lampung Hadirkan Harapan Baru untuk Mbah Surip

    Bedah Rumah Pemasyarakatan: Lampung Hadirkan Harapan Baru untuk Mbah Surip

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Bedah Rumah Pemasyarakatan menjadi langkah kemanusiaan yang kembali mencuri perhatian publik di Lampung, ketika program ini menyentuh kehidupan Mbah Surip yang selama ini hidup dalam kondisi hunian yang memprihatinkan. Program Bedah Rumah Pemasyarakatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga cermin hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan dasar warganya yang […]

  • HUT KO-WAPPI Pesawaran: LSM Maung Hadiri HUT Ke-7 DPD KO-WAPPI, Perkuat Sinergi Lembaga dan Media Menuju Indonesia Emas

    HUT KO-WAPPI Pesawaran: LSM Maung Hadiri HUT Ke-7 DPD KO-WAPPI, Perkuat Sinergi Lembaga dan Media Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Karim
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA – HUT KO-WAPPI Pesawaran menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan berbagai elemen masyarakat. Semangat kebersamaan itu terlihat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 DPD KO-WAPPI (Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia) Kabupaten Pesawaran yang digelar pada Sabtu (11/7/2026), sekaligus dirangkai dengan kegiatan bakti sosial […]

  • Sidak Polsubsektor Way Lima, Kapolres Pesawaran Pastikan Pelayanan Prima Anggota

    Sidak Polsubsektor Way Lima, Kapolres Pesawaran Pastikan Pelayanan Prima Anggota

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA – Sidak Polsubsektor Way Lima yang dilakukan Kapolres Pesawaran menjadi langkah nyata dalam memastikan kualitas pelayanan kepolisian tetap berjalan optimal hingga tingkat wilayah. Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S., melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Markas Polsubsektor Way Lima pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya ini bertujuan untuk […]

  • KPK Bantah Penyidik Cuti, Ini Alasan Febri Diansyah Batal Diperiksa

    KPK Bantah Penyidik Cuti, Ini Alasan Febri Diansyah Batal Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menepis kabar bahwa pemeriksaan Febri Diansyah batal dilakukan karena penyidik sedang cuti. Melalui juru bicaranya, Tessa Mahardika, KPK menegaskan bahwa penyidik tetap bekerja, tetapi tengah memeriksa saksi lain yang datang lebih dulu. Febri Diansyah dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Kamis, 27 Maret 2025, sebagai saksi dalam kasus dugaan […]

expand_less