Breaking News

Gus Yahya Ingatkan Pengasuh Pesantren soal Tanggung Jawab Dunia Akhirat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

Jakarta, incmedia.site — Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengingatkan para pengasuh pesantren agar memahami tanggung jawab besar dalam mendidik santri. Menurutnya, pendidikan pesantren bukan sekadar proses belajar biasa, melainkan amanah dunia dan akhirat yang harus dijaga secara sungguh-sungguh.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya saat memberikan arahan kepada pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama dalam doa bersama peringatan Harlah Ke-72 secara daring pada Rabu (20/5/2026).

Selain itu, Gus Yahya meminta seluruh program transformasi pesantren menjadikan kesadaran pengasuhan santri sebagai prioritas utama.

Pesantren Dinilai Memikul Amanah Lebih Besar

Gus Yahya menjelaskan pesantren yang menerima santri tinggal di asrama sebenarnya memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar dibanding lembaga pendidikan lainnya. Sebab, para orang tua menitipkan anak-anak mereka dengan kepercayaan penuh kepada pesantren.

“Pesantren dengan membuka dan menerima santri yang tinggal di asrama sebenarnya sedang mengambil tanggung jawab yang luar biasa besar, berlipat ganda dibanding lembaga pendidikan lain. Karena ini anak-anak yang diserahkan orang tuanya dengan kepasrahan lahir batin, dunia wa ukhrawi,” kata Gus Yahya.

Karena itu, ia menilai pesantren tidak boleh hanya fokus pada pembangunan fisik, bisnis, atau modernisasi kurikulum semata.

Gus Yahya Soroti Pentingnya Ruhaniyah dalam Pendidikan

Menurut Gus Yahya, kemajuan pesantren tidak akan berarti apabila nilai ruhaniyah dalam pendidikan mulai hilang. Ia menegaskan pesantren harus tetap menjaga tanggung jawab lahir dan batin terhadap santri.

“Percuma pesantren dibuat mandiri, punya bisnis maju, kurikulum canggih, kalau makna ruhaniyahnya tidak terjaga dan tidak mampu mengikhtiarkan tanggung jawab lahir batin dunia akhirat secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Yahya mengingatkan bahwa ulama terdahulu memiliki kekuatan spiritual dan keikhlasan luar biasa dalam mendidik santri. Karena itu, ia meminta pengasuh pesantren masa kini membangun kembali kesadaran tersebut.

Ia juga mengutip perkataan Ibnu Sirin, Inna hadzal ilma diinun, fanzhuru amman takhudzuuna diinakum yang berarti sesungguhnya ilmu agama adalah agama itu sendiri, maka perhatikanlah dari siapa mengambil agama.

Infrastruktur Pesantren Harus Mendukung Keamanan Santri

Selain aspek spiritual, Gus Yahya juga menyoroti pentingnya tata ruang dan infrastruktur pesantren yang aman. Menurutnya, desain lingkungan pesantren harus mampu mencegah perundungan maupun kekerasan.

“Kejahatan sering kali terjadi bukan karena niat buruk, tetapi karena ada kesempatan. Kalau desain tata ruangnya memungkinkan terjadinya perundungan, maka jangan kaget kalau perundungan benar-benar terjadi,” katanya.

Karena itu, ia meminta pengelola pesantren memperhatikan sistem pengawasan, pola pengasuhan, dan desain lingkungan yang mendukung pembentukan karakter santri.

RMI NU Diminta Fokus pada Karakter Pendidikan Pesantren

Gus Yahya meminta Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama tidak hanya mengejar program modernisasi pesantren menurut standar pendidikan umum.

Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki karakter berbeda karena tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk kehidupan sehari-hari santri secara lahir dan batin.

“Pertama-tama yang harus dikembalikan adalah kesadaran bahwa menerima santri berarti menerima tanggung jawab lahir batin dunia wa ukhrawi. Yang paling dahulu akan dimintai hisab adalah mereka yang mengampu pendidikan anak-anak itu,” tegasnya.

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Gembira!! Insentif ribuan honorer Pesawaran yang tertunda akan segera dibayarkan 

    Kabar Gembira!! Insentif ribuan honorer Pesawaran yang tertunda akan segera dibayarkan 

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar Audensi dengan perwakilan Guru Honor se-kabupaten Pesawaran di ruang rapat kerja ketua DPRD Pesawaran, Rabu (8/1/2025). Kegiatan Audensi tersebut digelar untuk membahas terkait insentif guru honorer yang tertunda pembayarannya hingga lima bulan dan juga BPJS yang terblokir serta pungutan iuran lewat PGHM dan […]

  • 16 juta KPM akan terima PBP Beras 10 Kg pada Januari – Februari 2025

    16 juta KPM akan terima PBP Beras 10 Kg pada Januari – Februari 2025

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC Media — Pemerintah bakal membagikan bantuan pangan berupa beras pada Januari sampai Februari 2025. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan bantuan akan diberikan kepada 16 juta keluarga penerima manfaat (KPM). “Di mana masing-masing PBP (penerima bantuan pangan) akan mendapatkan 10 kg beras, fokusnya ada di desil 1 dan 2,” katanya dalam […]

  • Konten TikTok UU ITE: Batasan Hukum dan Perlindungan di Indonesia

    Konten TikTok UU ITE: Batasan Hukum dan Perlindungan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Konten TikTok UU ITE dalam Perspektif Regulasi Digital Nasional Lampung, INC MEDIA – Konten TikTok UU ITE menjadi sorotan dalam dinamika hukum digital di Indonesia. Seiring meningkatnya penggunaan media sosial, publik kerap mempertanyakan apakah konten yang diunggah pengguna di platform seperti TikTok tunduk pada Undang-Undang Pers atau regulasi lain. Berdasarkan penjelasan resmi dari (Komdigi), terdapat […]

  • Mayat Pemulung Ditemukan Tewas Tersengat Listrik di Bengkel Las di Lampung Selatan

    Mayat Pemulung Ditemukan Tewas Tersengat Listrik di Bengkel Las di Lampung Selatan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan (INC Media) — Warga Desa Jatimulyo, digegerkan dengan penemuan mayat seseorang berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas di sebuah bengkel milik warga, Sukamto alias Mandra, yang terletak di Jalan Sriwedari, Dusun 2B, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Senin (3/22025) pagi. Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan pakaian panjang warna hitam dan celana pendek […]

  • Tragedi di Kedaton: Mahasiswi Asal Way Kanan Meninggal Diduga Akibat Aborsi Ilegal

    Tragedi di Kedaton: Mahasiswi Asal Way Kanan Meninggal Diduga Akibat Aborsi Ilegal

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Suasana pagi di sebuah kamar kos di kawasan Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (19/6/2025), mendadak berubah sunyi dan menggetarkan hati. Seorang mahasiswi berinisial SL (20), asal Kecamatan Kasui, Way Kanan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Perempuan muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi itu meregang nyawa dalam kondisi mengenaskan, diduga akibat praktik […]

  • Kakon Gunung Raya Maksimalkan Pembangunan di Desanya, insfratruktur Jalan menjadi Prioritas 

    Kakon Gunung Raya Maksimalkan Pembangunan di Desanya, insfratruktur Jalan menjadi Prioritas 

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Dana Desa (DD) sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di Desa, seperti peningkatan kesejahteraan, kualitas hidup, dan penanggulangan kemiskinan. Adanya Anggaran Dana Desa (ADD) sangat berperan penting bagi masyarakat untuk mencakup kepentingan masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur jalan di desa yang sangat memiliki banyak manfaat dalam Meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas, Meningkatkan […]

expand_less