Breaking News
light_mode

Lampung Jalur Favorit Penyelundupan Burung Liar

  • account_circle incmedia.site
  • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
  • print Cetak

INC MEDIA, BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung adalah wilayah yang merupakan jalur favorit pelaku burung liar Sumatera ke Jawa.

Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes) Umi Fadilah Astutik mengatakan dari beberapa kali tangkapan upaya penyelundupan itu diketahui sejumlah fakta di lapangan. “Memang Lampung ini termasuk jalur favorit untuk penyelundupan burung-burung liar, jalur darat melalui Lampung memiliki biaya rendah,” kata Umi, melalui keterangan diterima, Jumat (22/12).

Fakta ini juga terungkap dalam analisa Balai Karantina Lampung bersama Yayasan Flight Indonesia. Analisa yang dituangka dalam laporan berjudul “Burung Sumatera di Bawah Tekanan” itu menyebutkan ribuan burung dengan status dilindungi diperdagangkan secara ilegal dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tak terhitung sudah berapa kali upaya penyelundupan burung-burung liar itu digagalkan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni oleh kepolisian serta Balai Karantina Lampung.

Namun, pelaku penyelundupan seolah tidak kapok, para pelaku terus berusaha mengirim satwa liar ke Pulau Jawa. Berdasarkan catatan Polda Lampung, pada 2019 sebanyak lima kasus ditangani, kemudian pada 2020 sebanyak 12 kasus, tahun selanjutnya 2021 sebanyak 14 kasus, dan periode 2022 sebanyak 22 kasus. Provinsi Lampung adalah wilayah yang merupakan jalur favorit pelaku penyeludupan burung liar Sumatera ke Jawa.

“Banyak temuan, mulai dari perdagangan ilegal hewan jenis harimau, burung, hingga sisik trenggiling dan hewan dilindungi lainnya. Lampung itu adalah pintu gerbang,” kata Umi.

Menurut perwira menengah itu, perlu adanya sinergitas antara seluruh pihak untuk membebaskan Lampung dari aksi perdagangan satwa ilegal. “Seluruhnya dari hulu ke hilir melakukan cegah dan tangkal,” kata dia. Hal penting lainnya adalah mengedukasi masyarakat bahwa kelestarian satwa liar adalah tanggung jawab bersama. “Tentunya kalau tidak ada permintaan, maka tidak akan ada suplai. Jadi, edukasi kepada masyarakat pun termasuk penting,” kata dia. Diketahui, dalam laporan analisa Balai Karantina Lampung, sebanyak 8.618 ekor burung dari 26 spesies dilindungi ditemukan saat pengungkapan kasus. Jumlah ini termasuk tinggi karena para pelaku berani menyelundupkan satwa yang dilindungi undang-undang. (mar10/jpnn)

  • Penulis: incmedia.site

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tri indah: Pendampingan UMKM Pesawaran Dinilai Tidak Berkelanjutan dan Banyak Proyek Tanpa Hasil

    Tri indah: Pendampingan UMKM Pesawaran Dinilai Tidak Berkelanjutan dan Banyak Proyek Tanpa Hasil

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Selain membantu dalam pemerataan ekonomi, UMKM juga berperan dalam pengentasan kemiskinan serta menjadi sumber pemasukan devisa. Namun, pertanyaan muncul terkait keberlanjutan pendampingan UMKM di Kabupaten Pesawaran. Tri Indah, Presidium UMKM Provinsi Lampung, mengungkapkan keprihatinannya terkait pendampingan UMKM di Pesawaran. […]

  • Diserang Netizen, Bos Penghisap darah Kukuh Pinjaman Sesuai Prosedur

    Diserang Netizen, Bos Penghisap darah Kukuh Pinjaman Sesuai Prosedur

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    INC MEDIA – Perusahaan pinjaman online Adakami tengah menjadi pembicaraan karena cerita soal peminjam yang bunuh diri karena frustasi diteror debt collector. Bos Adakami menegaskan perusahaannya selalu taat terhadap standar yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Presiden Direktur Adakami Bernardino Moningka Vega, dalam program Profit di CNBC Indonesia TV, Jumat (22/9/2023), menyatakanbahwa Adakami selalu mengikuti […]

  • Demo LSM di PU Bandar Lampung, Soroti Proyek APBD 2025

    Demo LSM di PU Bandar Lampung, Soroti Proyek APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – Demo LSM di PU Bandar Lampung akan digelar besar-besaran pada Kamis, 4 Maret 2026. Sekretariatan Bersama yang terdiri dari LSM Kaki Lampung dan L@pakk Lampung menyatakan aksi ini sebagai respons atas dugaan persoalan infrastruktur pekerjaan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari […]

  • Ditindak Tegas, Pemerintah Bubarkan Koprasi Bermasalah Secara Besar-besaran 

    Ditindak Tegas, Pemerintah Bubarkan Koprasi Bermasalah Secara Besar-besaran 

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA — Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) telah membubarkan 82.000 koperasi sepanjang tahun 2014 hingga 2019. Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Kantor KemenKopUKM, Jakarta Selatan. Ahmad mengatakan jumlah koperasi aktif pada tahun 2014 ada sebanyak 209.000 unit. “Sekarang 130.119 unit koperasi aktif. […]

  • Tragedi di Kedaton: Mahasiswi Asal Way Kanan Meninggal Diduga Akibat Aborsi Ilegal

    Tragedi di Kedaton: Mahasiswi Asal Way Kanan Meninggal Diduga Akibat Aborsi Ilegal

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Suasana pagi di sebuah kamar kos di kawasan Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (19/6/2025), mendadak berubah sunyi dan menggetarkan hati. Seorang mahasiswi berinisial SL (20), asal Kecamatan Kasui, Way Kanan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Perempuan muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi itu meregang nyawa dalam kondisi mengenaskan, diduga akibat praktik […]

  • THR PT Iconet Dipersoalkan: Mitra Pengamanan Siap Tempuh Jalur Hukum

    THR PT Iconet Dipersoalkan: Mitra Pengamanan Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – THR PT Iconet dipersoalkan oleh salah satu mitra pengamanan yang mengaku tidak menerima hak sesuai perjanjian kerja sama. Dugaan pelanggaran komitmen ini kini berpotensi berlanjut ke ranah hukum setelah upaya komunikasi dinilai tidak membuahkan kejelasan. Febriyansah (43), warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, secara terbuka menyatakan akan […]

expand_less