Breaking News
light_mode

Kekerasan Anak Lampung Selatan: Dugaan Penganiayaan di Tanjung Bintang Dilaporkan ke Polda Lampung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • print Cetak

Kekerasan Anak Lampung Selatan: Laporan Resmi Masuk ke Polda Lampung

Lampung Selatan, INC MEDIA kekerasan anak Lampung Selatan kembali menjadi perhatian publik setelah seorang ibu berinisial L resmi melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya ke pihak berwenang. Laporan tersebut masuk melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung dan telah teregister secara resmi dalam sistem kepolisian.

Peristiwa ini diduga terjadi di wilayah Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada 15 Juni 2026. Proses pelaporan kemudian dilakukan pada 17 Juni 2026 dengan nomor laporan LP/B/449/VI/2026/SPKT/Polda Lampung.

Kronologi Dugaan Kekerasan Anak Lampung Selatan di Desa Serdang

Dalam laporan yang diterima kepolisian, pelapor menyebut seorang pria berinisial S sebagai pihak yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak. Tindakan tersebut mengarah pada dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur larangan keras terhadap segala bentuk kekerasan pada anak.

Korban dilaporkan mengalami luka memar pada bagian kepala serta menunjukkan tanda-tanda trauma psikologis. Kondisi tersebut membuat korban harus mendapatkan penanganan medis secara langsung.

Penegakan hukum dalam kasus kekerasan anak Lampung Selatan ini juga merujuk pada Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, yang memberikan sanksi pidana bagi pelaku kekerasan terhadap anak apabila unsur pidananya terbukti melalui proses penyidikan dan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Dugaan Korban Lain dalam Kasus Kekerasan Anak Lampung Selatan

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebut adanya dugaan korban lain yang pernah mengalami kejadian serupa. Namun, hingga saat ini, para korban tersebut diduga belum berani melapor secara resmi.

Alasan utama yang muncul adalah rasa takut serta kekhawatiran terhadap dampak sosial maupun tekanan dari lingkungan sekitar. Meski demikian, informasi tersebut masih berada pada tahap dugaan dan membutuhkan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Dalam konteks kekerasan anak Lampung Selatan, informasi tambahan ini menjadi bagian penting yang perlu diuji melalui proses investigasi yang objektif dan berbasis bukti hukum yang sah.

Dugaan Upaya Perdamaian dalam Kasus Kekerasan Anak Lampung Selatan

Setelah laporan resmi masuk ke kepolisian, muncul informasi bahwa pihak terlapor diduga melakukan upaya pertemuan dengan sejumlah pihak yang disebut sebagai korban lain. Pertemuan tersebut dikabarkan melibatkan Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat.

Namun, informasi ini masih bersifat dugaan dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh seluruh pihak yang disebutkan.

Apabila terbukti benar, langkah tersebut dapat menimbulkan pertanyaan hukum terkait potensi intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Meski demikian, penentuan ada atau tidaknya pelanggaran tetap berada dalam kewenangan penyidik berdasarkan alat bukti yang sah.

Penanganan Polda Lampung dan Proses Hukum Kekerasan Anak Lampung Selatan

Pihak kepolisian dari Polda Lampung menyampaikan bahwa proses penanganan perkara masih berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Pelapor juga diminta untuk bersabar menunggu tahapan pemeriksaan lanjutan.

Situasi ini menunjukkan bahwa kasus kekerasan anak Lampung Selatan masih berada dalam tahap penyelidikan awal, di mana aparat kepolisian melakukan pengumpulan bukti, klarifikasi saksi, dan pendalaman fakta hukum.

Perlindungan Anak dalam Perspektif Hukum

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya perlindungan anak sebagai bagian dari kewajiban negara. Sistem hukum Indonesia menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prinsip utama dalam setiap proses penanganan perkara.

Selain itu, penanganan kasus kekerasan terhadap anak juga harus bebas dari intervensi, menjunjung profesionalitas aparat, serta memastikan korban mendapatkan perlindungan hukum yang memadai.


Penutup

Redaksi menegaskan bahwa seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini masih berstatus dugaan. Asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Semua pihak memiliki hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Lampung Siap Kawal Suksesnya WSL Krui Pro 2025, 302 Peselancar Dunia Ramaikan Pesisir Barat

    Polda Lampung Siap Kawal Suksesnya WSL Krui Pro 2025, 302 Peselancar Dunia Ramaikan Pesisir Barat

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, INC MEDIA – Ajang internasional bergengsi World Surfing League (WSL) Krui Pro 2025 resmi dibuka hari ini, Selasa (10/6/25), di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Polda Lampung menyatakan kesiapannya untuk mengamankan dan mendukung penuh kesuksesan penyelenggaraan event olahraga selancar kelas dunia ini. Pembukaan acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai […]

  • GRIB Pesawaran Menyatakan Sikap Untuk Menangkan Aries Sandi – Supriyanto Pada Pilkada 2024

    GRIB Pesawaran Menyatakan Sikap Untuk Menangkan Aries Sandi – Supriyanto Pada Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Kabupaten Pesawaran, menyatakan sikap utuk memenangkan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Aries Sandi – Supriyanto, untuk memimpin Kabupaten Pesawaran di periode 2025-2030 mendatang. Pernyataan sikap tersebut di deklarasikan di posko kemenangan ASRI di Desa Bernung kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Senin (11/11/2024). […]

  • Testing Comments (Paginated)

    Testing Comments (Paginated)

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    This post test nested and paginated comments. Proin pretium, leo ac pellentesque mollis, felis nunc ultrices eros, sed gravida augue augue mollis justo. Vestibulum eu odio. Vestibulum dapibus nunc ac augue.. Curabitur suscipit suscipit tellus. Proin pretium, leo ac pellentesque mollis, felis nunc ultrices eros, sed gravida augue augue mollis justo. Fusce fermentum odio nec […]

  • KPU Batalkan Diskualifikasi Paslon Petahana Wahdi Siradjuddin-Qomaru Zaman

    KPU Batalkan Diskualifikasi Paslon Petahana Wahdi Siradjuddin-Qomaru Zaman

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC Media — Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Metro Lampung yang mendiskualifikasi pasangan calon petahana Wahdi Siradjuddin-Qomaru Zaman. Dilansir dari CNN Indonesia. Komisioner KPU RI Idham Holik mengatakan keputusan itu tidak sesuai peraturan perundang-undangan. Dia meminta KPUD Kota Metro untuk merevisi keputusan tersebut. “KPU […]

  • Aries Sandi Akan Gratiskan BPJS dan Berikan Bantuan Listrik Untuk Masyarakat Pesawaran 

    Aries Sandi Akan Gratiskan BPJS dan Berikan Bantuan Listrik Untuk Masyarakat Pesawaran 

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Calon Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut satu, Aries Sandi Dharma Putra, menjanjikan Jaminan kesehatan gratis dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan jika nanti terpilih. Hal tersebut disampaikan, Aries Sandi DP, dalam orasi politiknya usai melantik Tim Pemenangan Koordinator, Dusun, RT dan Desa serta Kecamatan di Kecamatan Kedondong, yang bertempat di […]

  • Diduga Rusli Bintang Kerahkan Preman Tekan Mahasiswa Kampus

    Diduga Rusli Bintang Kerahkan Preman Tekan Mahasiswa Kampus

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC Media— Suasana tegang mewarnai lingkungan Universitas Malahayati, Bandar Lampung, saat sekelompok pria berseragam mirip satpam masuk ke area kampus dan mendesak mahasiswa yang tengah melakukan aksi damai. Pria-pria tersebut diduga merupakan preman yang dikerahkan oleh Rusli Bintang, sosok yang belakangan menjadi sorotan dalam konflik internal kampus. Beberapa saksi mata menyatakan bahwa kedatangan […]

expand_less