Pengamanan Expo Aceh, 215 Personel Polda dan Polresta Banda Aceh Dikerahkan
- account_circle Helmy
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Banda Aceh, INC MEDIA – Pengamanan Expo Aceh diperkuat dengan pengerahan 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh. Personel tersebut diterjunkan untuk mengamankan Expo dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 Tahun 2026 di Balai Meuseuraya Aceh (BMA), Jumat (14/8/2026).
Langkah pengamanan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar berjalan aman, tertib, dan lancar. Polisi menempatkan personel di sejumlah titik strategis selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Pengamanan Expo Aceh Melibatkan 215 Personel
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan pengerahan ratusan personel tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Expo berjalan aman, tertib dan lancar.
“Benar, sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh diturunkan untuk melaksanakan pengamanan pergelaran Expo di Balai Meuseuraya Aceh dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh Tahun 2026,” ujar Joko.
Menurut Joko, personel pengamanan telah ditempatkan di sejumlah titik yang ditentukan. Penempatan tersebut bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat yang datang ke lokasi Expo.
Pola pengamanan itu juga diarahkan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan dalam suasana nyaman. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengawal kelancaran aktivitas publik selama acara berlangsung.
Gerakan Pangan Murah Jadi Perhatian Masyarakat
Expo Hari Damai Aceh tidak hanya menghadirkan rangkaian kegiatan peringatan. Sejumlah stan turut meramaikan kegiatan, termasuk Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program tersebut digelar Dinas Pangan Provinsi Aceh bersama Perum Bulog Kanwil Aceh dan Bank Indonesia Provinsi Aceh. GPM menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Joko mengatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu akses terhadap kebutuhan pokok.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan mudah,” katanya.
Personel Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Dalam pengamanan Expo Aceh, Kasat Pamobvit Polresta Banda Aceh Kompol Sofyanto, S.E., bertugas sebagai Perwira Pengendali (Padal) B Expo BMA.
Kehadiran personel di lapangan diarahkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai ketentuan. Polisi juga memantau situasi di sekitar lokasi guna mencegah munculnya gangguan yang dapat menghambat kegiatan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Kepala Dinas Pangan Provinsi Aceh Drs. Surya Rayendra, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Provinsi Aceh Yuni Saputri, S.TP., M.T., Ahli Madya Dinas Pangan Provinsi Aceh Nancy Ekariani, S.E., M.Si., Ak., Asisten Manager Bank Indonesia Rizky Basri serta Asisten Manager Perum Bulog Kanwil Aceh Zulfadli.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa Expo tidak hanya menjadi momentum memperingati Hari Damai Aceh, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat dengan berbagai program pelayanan publik.
Polda Aceh Pastikan Pelayanan Keamanan Berjalan Maksimal
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib. Situasi keamanan di sekitar lokasi juga terpantau kondusif.
Joko menegaskan, Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh akan terus memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap berbagai kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan yang melibatkan banyak warga.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Dengan pengaturan personel dan pengawasan di lapangan, seluruh kegiatan diharapkan dapat berlangsung tanpa gangguan berarti.
Polda Aceh juga memastikan kehadiran personel tidak sekadar berorientasi pada pengamanan acara. Polisi berupaya memberikan pelayanan yang responsif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
Joko menegaskan komitmen tersebut dengan memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, nyaman dan lancar.
- Penulis: Helmy







