Pemko Langsa Akhiri Pembelajaran Daring, Sekolah Kembali Tatap Muka 22 Oktober 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

KOTA LANGSA, INC MEDIA – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa resmi mengakhiri pembelajaran daring dan mengizinkan seluruh satuan pendidikan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka mulai Kamis, 22 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil setelah hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan kondisi cuaca serta kualitas udara di Kota Langsa telah membaik.
Keputusan tersebut menjadi langkah untuk memulihkan aktivitas pendidikan di sekolah setelah sebelumnya pembelajaran dilaksanakan secara daring karena kondisi lingkungan memerlukan perhatian khusus.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyampaikan bahwa berakhirnya pembelajaran daring memungkinkan peserta didik kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah seperti biasa. Meski demikian, kesiapan lingkungan sekolah serta kesehatan dan keselamatan siswa tetap menjadi perhatian utama.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan, kondisi cuaca dan kualitas udara di Kota Langsa telah membaik. Oleh karena itu, pembelajaran secara daring berakhir pada Rabu, 21 Oktober 2026, dan mulai Kamis, 22 Oktober 2026, seluruh sekolah dapat kembali melaksanakan pembelajaran secara tatap muka seperti biasa,” ujar Jeffry Sentana S. Putra.
Pemko Langsa Pastikan Kesiapan Sekolah
Seiring dengan berakhirnya pembelajaran daring, Pemko Langsa meminta seluruh satuan pendidikan mempersiapkan kegiatan belajar mengajar secara optimal. Persiapan tersebut mencakup kesiapan fasilitas pembelajaran, kebersihan lingkungan, serta ketertiban di area sekolah.
Wali Kota juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah, tenaga pendidik, dan pihak terkait dalam memastikan proses pembelajaran berjalan aman dan kondusif.
“Saya mengimbau kepada seluruh pihak sekolah agar memastikan kesiapan fasilitas pembelajaran, menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah, serta tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan para siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung,” tambahnya.
Kesiapan tersebut penting agar kembalinya siswa ke sekolah tidak hanya memulihkan rutinitas pendidikan, tetapi juga memberikan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung proses pembelajaran.
Pihak sekolah diharapkan terus memperhatikan perkembangan kondisi lingkungan serta menyampaikan informasi yang diperlukan kepada orang tua apabila terdapat perubahan yang berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar.
Pembelajaran Tatap Muka Diharapkan Kembali Optimal
Pemko Langsa berharap kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Dengan kembali ke sekolah, peserta didik diharapkan dapat mengikuti pembelajaran secara langsung, berinteraksi dengan guru dan teman sebaya, serta menjalankan kegiatan pendidikan secara lebih optimal.
Selain mendukung proses akademik, pembelajaran tatap muka juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial, kedisiplinan, dan karakter melalui kegiatan di lingkungan sekolah.
Namun, pelaksanaan kegiatan belajar tetap membutuhkan perhatian bersama. Sekolah, orang tua, dan pemerintah perlu menjaga komunikasi agar kebutuhan serta keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas.
Pemko Apresiasi Dukungan Orang Tua dan Tenaga Pendidik
Pemko Langsa turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan pembelajaran daring selama kondisi cuaca dan kualitas udara membutuhkan perhatian khusus.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan selama masa penyesuaian kegiatan belajar mengajar.
Dengan berakhirnya kebijakan pembelajaran daring mulai 22 Oktober 2026, Pemko Langsa berharap seluruh satuan pendidikan dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal, dengan tetap mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan kualitas pembelajaran bagi seluruh peserta didik.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi





