Wisuda 807 Lulusan Unsam, Wali Kota Langsa Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pembangunan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 17 jam yang lalu
- print Cetak

KOTA LANGSA, INC MEDIA – Wisuda 807 lulusan Universitas Samudra (Unsam) menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., mendorong Unsam menjadi mitra strategis pemerintah daerah melalui penelitian dan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Jeffry saat menghadiri Wisuda Program Magister dan Sarjana Periode II Tahun 2026 di Gedung Multi Guna Universitas Samudra, Rabu (21/10/2026). Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, yakni 21–22 Oktober 2026.
Pada hari pertama, sebanyak 400 lulusan mengikuti prosesi wisuda. Sementara itu, 407 lulusan lainnya dijadwalkan mengikuti prosesi pada Kamis (22/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Jeffry menyampaikan orasi ilmiah bertema “Kampus Berdampak Melalui Penelitian Kebutuhan Daerah”. Ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah mendukung keberhasilan para lulusan.
Wisuda Unsam Jadi Momentum Pengabdian kepada Masyarakat
Jeffry menegaskan bahwa keberhasilan meraih gelar akademik bukanlah akhir perjalanan pendidikan. Sebaliknya, kelulusan menjadi awal bagi para sarjana dan magister untuk menerapkan ilmu pengetahuan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Nilai sejati pendidikan tinggi tidak hanya terletak pada gelar akademik yang berhasil diraih, tetapi juga pada seberapa besar ilmu tersebut memberikan manfaat bagi kehidupan manusia,” ujarnya.
Menurut Jeffry, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun daerah. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga menjadi sumber gagasan, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan sosial maupun ekonomi.
Karena itu, ia mendorong agar hubungan antara Pemerintah Kota Langsa dan Universitas Samudra semakin erat melalui kolaborasi yang terarah. Kerja sama tersebut perlu menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan daerah.
Wali Kota Langsa Dorong Penelitian Berbasis Kebutuhan Daerah
Dalam orasi ilmiahnya, Jeffry menyoroti pentingnya penelitian yang berangkat dari persoalan nyata di lapangan. Menurutnya, hasil penelitian perguruan tinggi seharusnya tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga menjadi dasar penyusunan kebijakan dan penerapan solusi yang dapat diukur manfaatnya.
Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi Pemko Langsa dan Unsam meliputi penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan ekonomi lokal, pengelolaan lingkungan, ketahanan bencana, peningkatan pelayanan publik, serta pengembangan sumber daya manusia dan kesempatan kerja bagi generasi muda.
Kolaborasi tersebut dapat membantu pemerintah daerah memperoleh rekomendasi berbasis data dan kajian ilmiah. Dengan begitu, perencanaan program pembangunan dapat disusun secara lebih terarah, sesuai kebutuhan masyarakat, dan mempertimbangkan dampak jangka panjang.
“Penelitian bukan semata-mata untuk membenarkan kebijakan yang telah dibuat, melainkan untuk membantu memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Jeffry juga mendorong penguatan agenda penelitian bersama berdasarkan prioritas pembangunan daerah. Selain itu, pemanfaatan data dalam proses perencanaan serta pelibatan mahasiswa dalam mencari solusi atas persoalan masyarakat perlu terus ditingkatkan.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis pemerintah dan masyarakat. Hasilnya diharapkan tidak hanya memperkaya kajian ilmiah, tetapi juga menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Pesan Wali Kota kepada 807 Lulusan Unsam
Selain mendorong peran kampus dalam pembangunan, Jeffry berpesan kepada para lulusan agar terus belajar dan mengembangkan kemampuan di tengah perubahan zaman.
Ia menilai kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi. Namun, penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme.
Para lulusan juga diharapkan mampu bersaing di dunia kerja sekaligus menjaga kepedulian terhadap daerah asal dan persoalan masyarakat di sekitarnya.
“Jangan pernah kehilangan kepedulian terhadap daerah dan masyarakat. Jadilah generasi yang tidak hanya bertanya apa yang dapat diperoleh dari ilmu pengetahuan, tetapi juga apa yang dapat dilakukan dengan ilmu pengetahuan untuk membantu sesama,” pesannya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur melalui pencapaian individu. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh juga diharapkan mampu membuka peluang kerja, mendorong inovasi, dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
Unsam dan Pemko Langsa Perkuat Sinergi Pembangunan
Pada kesempatan itu, Jeffry turut menyampaikan ucapan selamat milad ke-25 Kota Langsa. Ia berharap momentum tersebut semakin mempererat kerja sama antara Pemko Langsa dan Unsam melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan meningkatkan mutu pelayanan publik.
Sementara itu, Rektor Universitas Samudra, Prof. Dr. Hamdani, M.T., dalam pidatonya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia juga mengapresiasi dukungan keluarga, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah berperan dalam perjalanan akademik para lulusan.
Rektor berharap para lulusan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh, terus meningkatkan kompetensi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua dan anggota Senat Universitas Samudra, jajaran pimpinan dan civitas akademika Unsam, Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsam beserta pengurus, Ketua Ikatan Alumni Universitas Samudra, orang tua dan wali wisudawan, serta tamu undangan lainnya.
Melalui wisuda 807 lulusan ini, Universitas Samudra diharapkan tidak hanya terus melahirkan sumber daya manusia yang unggul, tetapi juga memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan. Kolaborasi yang berkelanjutan antara kampus, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong kemajuan Kota Langsa, Aceh, dan Indonesia.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi





