Breaking News
light_mode

Penyerobotan Tanah Azzahra, Ahli Waris H. Nawawi Desak Kapolda Lampung Gelar Perkara Khusus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

Ahli Waris Minta Penanganan Dugaan Penyerobotan Tanah Dilakukan Transparan

Bandar Lampung, incmedia.site – Dugaan Penyerobotan Tanah Azzahra kembali menjadi sorotan publik setelah ahli waris H. Nawawi mendesak Kapolda Lampung untuk segera menggelar perkara khusus terkait dugaan penyerobotan lahan yang disebut berkaitan dengan Sekolah Azzahra. Desakan tersebut muncul karena pihak ahli waris menilai perkara yang berjalan harus dibuka secara terang benderang demi memberikan kepastian hukum kepada semua pihak.

Informasi dan pernyataan narasumber dalam pemberitaan ini dikutip dari media lampungtoday.com.

Polemik sengketa lahan di Lampung memang menjadi persoalan serius yang berulang dan kerap memicu konflik berkepanjangan. Dalam kasus ini, ahli waris meminta aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada tahap pemeriksaan administrasi, tetapi juga mengusut dugaan pelanggaran secara menyeluruh.

Penyerobotan Tanah Azzahra Dinilai Harus Dibuka Secara Objektif

Pihak ahli waris menegaskan bahwa gelar perkara khusus diperlukan agar seluruh alat bukti, dokumen pertanahan, serta keterangan para pihak dapat diuji secara terbuka dan profesional. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari spekulasi liar di tengah masyarakat.

Kasus sengketa tanah sendiri memiliki konsekuensi hukum serius apabila ditemukan unsur pidana, termasuk dugaan pemalsuan dokumen, penguasaan tanpa hak, maupun penerbitan dokumen yang bertentangan dengan aturan pertanahan. Karena itu, aparat diminta bekerja secara objektif dan independen.

Dalam berbagai perkara pertanahan di Indonesia, gelar perkara khusus sering dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan berjalan transparan dan akuntabel. Sengketa lahan yang menyeret institusi pendidikan juga dinilai sensitif karena menyangkut kepentingan publik serta keberlangsungan aktivitas pendidikan.

Desakan Kepada Kapolda Lampung Menguat

Desakan kepada Kapolda Lampung untuk mengambil langkah tegas dinilai sebagai bentuk upaya mencari kepastian hukum. Ahli waris berharap tidak ada pihak yang diistimewakan dalam proses penanganan perkara.

Selain itu, publik juga meminta aparat penegak hukum menjaga profesionalisme agar kasus tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas. Penyelesaian sengketa pertanahan melalui mekanisme hukum yang sah dianggap menjadi jalan terbaik dibanding polemik berkepanjangan di ruang publik.

Kasus pertanahan di Lampung sebelumnya juga beberapa kali menjadi perhatian publik karena diduga melibatkan persoalan administrasi dan klaim kepemilikan yang saling bertentangan.

Sengketa Tanah Harus Diselesaikan Sesuai Aturan Hukum

Secara hukum, perkara sengketa tanah dapat masuk ke ranah pidana maupun perdata tergantung substansi persoalan yang ditemukan penyidik dan putusan pengadilan. Jika ditemukan dugaan penggunaan dokumen palsu atau penguasaan tanpa hak, maka penanganannya dapat mengacu pada ketentuan KUHP dan aturan pertanahan yang berlaku.

Karena itu, masyarakat berharap proses hukum dilakukan secara terbuka, profesional, dan bebas intervensi agar menghasilkan keputusan yang adil bagi seluruh pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut permintaan gelar perkara khusus tersebut.| Red

 

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Euis Novana, SH

Rekomendasi Untuk Anda

  • LANTANG Geruduk Kejati Lampung, Soroti Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Pemkab Lampung Utara

    LANTANG Geruduk Kejati Lampung, Soroti Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Pemkab Lampung Utara

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Aksi damai yang berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Selasa siang (27/5/2025), menjadi sorotan tajam publik. Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Analisis dan Pantau Anggaran (LANTANG) bersama elemen masyarakat mendesak pengusutan serius atas dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara […]

  • Kejar target Swasembada pangan Mentri Pertanian RI gandeng TNI AD 

    Kejar target Swasembada pangan Mentri Pertanian RI gandeng TNI AD 

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC Media — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggandeng TNI Angkatan Darat (TNI) dalam mengejar swasembada pangan padi yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto. “Hari ini kita kolaborasi, tanda tangan komitmen untuk mencapai swasembada (pangan) secepat-cepatnya, sesingkat-singkatnya, sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto),” kata Mentan di Jakarta, Kamis (12/12/2024). Kementerian Pertanian melakukan […]

  • Polri Pelajari Community Policing Jepang, Perkuat Peran Bhabinkamtibmas

    Polri Pelajari Community Policing Jepang, Perkuat Peran Bhabinkamtibmas

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Helmy
    • 0Komentar

    JAKARTA, INC MEDIA – Community policing menjadi salah satu pendekatan yang dipelajari Polri untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Melalui kunjungan delegasi Binmas Polri ke Jepang pada 3–11 September 2026, Polri mempelajari secara langsung pola pemolisian berbasis masyarakat yang diterapkan kepolisian Jepang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Pemerintah Jepang melalui […]

  • THR untuk Ormas? Pengusaha Dipaksa “Luwes” Demi Kelancaran Bisnis

    THR untuk Ormas? Pengusaha Dipaksa “Luwes” Demi Kelancaran Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta (incmedia.site) — Bukan hanya lonjakan permintaan dan operasional bisnis yang menyita perhatian para pengusaha menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ada fenomena lain yang kerap muncul setiap tahunnya: permintaan tunjangan hari raya (THR) dari kelompok organisasi masyarakat (Ormas). Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, secara blak-blakan mengakui bahwa praktik ini memang […]

  • Guru Diduga Lecehkan Siswi di MTs Negeri Pesawaran, Orang Tua Minta Perlindungan Anak

    Guru Diduga Lecehkan Siswi di MTs Negeri Pesawaran, Orang Tua Minta Perlindungan Anak

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, Lampung, INC MEDIA — Guru diduga lecehkan siswi di salah satu MTs Negeri di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Seorang guru Bahasa Inggris yang juga disebut menjadi pembimbing ekstrakurikuler drum band/marching band berinisial M dilaporkan oleh orang tua siswa karena diduga melakukan tindakan yang membuat anak merasa takut dan tidak nyaman di lingkungan sekolah. Dugaan tersebut […]

  • Ponpes Darussalamah Gelar Haul Ke VII KH. Ahmad Shodiq Cek Tanggalnya

    Ponpes Darussalamah Gelar Haul Ke VII KH. Ahmad Shodiq Cek Tanggalnya

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Timur, INC Media – Pondok Pesantren Darussalamah Braja Dewa akan menggelar Haul ke-7 As-Syaikh Al-Mursyid Al-Maghfurlah KH. Ahmad Shodiq pada Senin, 28 April 2025 M / 29 Syawal 1446 H.  Kegiatan ini akan menjadi momen istimewa bagi para santri, alumni, jamaah thoriqoh, serta masyarakat umum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan KH. Ahmad Shodiq dalam […]

expand_less