Polresta Cirebon Tanam 30 Pohon Mangga, Green Policing Digelar Serentak di 27 Polsek
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

CIREBON, INC MEDIA – Polresta Cirebon memperluas gerakan kepedulian lingkungan melalui program Green Policing. Tidak sekadar menggelar kerja bakti, kepolisian juga melakukan penanaman 30 bibit pohon mangga di Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran personel Polri terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Program penghijauan ini juga dilaksanakan secara serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon.
Pelaksanaan kegiatan di wilayah Sumber dipimpin Kabag SDM Polresta Cirebon Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H., didampingi Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H. Sejumlah pejabat utama, perwira, personel, serta aparatur sipil negara (ASN) Polresta Cirebon turut ambil bagian.
Tanam 30 Pohon Mangga dan Bersihkan Lingkungan
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama-sama membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar lokasi. Mereka juga menanam 30 bibit pohon mangga sebagai langkah konkret mendukung penghijauan.
Penanaman pohon menjadi salah satu bentuk investasi lingkungan jangka panjang. Selain memperindah kawasan, pohon yang tumbuh dan terawat berpotensi memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat sekitar.
Namun, keberhasilan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Perawatan dan pengawasan terhadap bibit yang telah ditanam juga menjadi bagian penting agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Green Policing Bergerak Serentak di 27 Polsek
Program Green Policing tidak hanya dipusatkan di Kelurahan Pasalakan. Polresta Cirebon menggerakkan seluruh 27 Polsek jajaran untuk melaksanakan kegiatan serupa secara serentak.
Pelaksanaan di berbagai wilayah tersebut menunjukkan upaya membangun kepedulian lingkungan secara lebih luas. Dengan melibatkan personel di tingkat polsek, pesan menjaga kebersihan dan kelestarian alam diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga lingkungan permukiman.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Green Policing bukan sekadar kegiatan seremonial. Program tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus dorongan agar seluruh personel terbiasa melakukan tindakan nyata dalam menjaga alam.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membersihkan kawasan sekitar, menanam pohon, dan merawat tanaman yang sudah ditanam.
Polri Diajak Berkontribusi Menjaga Kelestarian Alam
Gerakan Green Policing juga memperluas peran kepolisian dalam kehidupan masyarakat. Tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang mendukung kualitas lingkungan hidup.
Keterlibatan personel dalam kerja bakti dan penghijauan diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus menggerakkan partisipasi masyarakat. Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh elemen.
Polresta Cirebon berharap program tersebut mampu menumbuhkan budaya hidup bersih, sehat, dan peduli terhadap kelestarian alam. Kesadaran itu perlu dijaga melalui kegiatan yang konsisten, bukan hanya muncul ketika ada program atau agenda tertentu.
Melalui penanaman 30 pohon mangga dan pelaksanaan Green Policing di 27 Polsek jajaran, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lingkungan yang bersih, hijau, dan asri.
Ke depan, keberlanjutan program ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi perawatan tanaman serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.
Pewarta: Wahidin
- Penulis: Redaksi



